AS-Korsel Mulai Ulchi Freedom Shield Waspadai Taktik Korea Utara

Ulchi Freedom Shield AS-Korsel mulai 17 Agustus selama 11 hari. 18.000 pasukan Korsel dan 28.500 AS waspadai taktik Korea Utara dari Ukraina, fokus.

Author Image

Adel

AS-Korsel Mulai Ulchi Freedom Shield Waspadai Taktik Korea Utara

– Komando Pasukan Gabungan AS dan Korea Selatan memulai latihan militer Ulchi Freedom Shield pada 17 Agustus. Kegiatan ini berlangsung selama 11 hari dan melibatkan 18.000 pasukan Korea Selatan plus kontingen AS berjumlah 28.500 personel di semenanjung.

Inti artikel

  • Komando Pasukan Gabungan AS dan Korea Selatan memulai latihan militer Ulchi Freedom Shield pada 17 Agustus
  • Kolonel Ryan Donald dari Komando Pasukan Gabungan AS-Korsel mengonfirmasi jadwal tersebut
  • Pihak Pyongyang mengecam kegiatan tersebut sebagai persiapan invasi menurut laporan AFP

Kolonel Ryan Donald dari Komando Pasukan Gabungan AS-Korsel mengonfirmasi jadwal tersebut. Fokus latihan kini diarahkan pada perang drone, gangguan sistem GPS, serta serangan siber setelah pasukan Korea Utara memperoleh pengalaman tempur di Ukraina.

Reaksi Pyongyang dan Ancaman bagi Negara Pasifik

Pihak Pyongyang mengecam kegiatan tersebut sebagai persiapan invasi menurut laporan AFP. Optimaise News mencatat bahwa kecaman ini muncul di tengah ketegangan regional yang terus memanas.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebutkan penempatan 30.000 hingga 50.000 warga Korea Utara di wilayah Rusia. Ia menilai pengalaman tersebut berpotensi ancaman bagi negara-negara di kawasan Pasifik karena taktik yang dibawa pulang ke ibu kota.

Kolonel Ryan Donald menegaskan Korea Utara mengambil pelajaran dari medan Ukraina dan membawanya kembali ke Pyongyang. Perubahan ini membuat skenario latihan tahun ini lebih menyesuaikan dengan karakter perang modern yang dinamis.

Fokus Baru pada Drone dan Serangan Siber

Fokus Baru pada Drone dan Serangan Siber
Ilustrasi Fokus Baru pada Drone dan Serangan Siber.

Latihan mempertimbangkan perubahan karakter perang pasca keterlibatan personel Korea Utara di front Ukraina. Tahun ini skenario diperbesar ke ranah perang drone yang menuntut respons cepat dari satuan gabungan.

Gangguan sistem GPS menjadi bagian penting simulasi agar pasukan mampu beroperasi saat navigasi diganggu. Serangan siber juga dilatih secara intensif untuk melindungi jaringan komando di lapangan.

Kontingen AS yang sudah lama ditempatkan di Korea Selatan berjumlah 28.500 personel ikut memperkuat formasi. Mereka beroperasi berdampingan dengan 18.000 tentara Korea Selatan dalam skenario multidimensi yang mencerminkan ancaman aktual.

Di kalangan pengamat, penyebutan LSI seperti presiden korea utara sering muncul saat membahas kebijakan luar negeri Pyongyang. Bendera korea utara kerap jadi simbol visual dalam liputan internasional mengenai eskalasi militer di semenanjung.

Kontekstualisasi Ancaman Regional

Kontekstualisasi Ancaman Regional
Ilustrasi Kontekstualisasi Ancaman Regional.

Pengalaman tempur yang dibawa kembali ke Pyongyang mengubah cara militer Korea Utara menyusun doktrin. Hal ini mendorong AS dan Korea Selatan menyesuaikan Ulchi Freedom Shield agar tidak ketinggalan dari tren medan perang modern.

Zelensky menekankan potensi spillover ke negara-negara Pasifik. Optimaise News melihat pernyataan itu sebagai peringatan agar aliansi regional tetap waspada terhadap transfer taktik yang terjadi.

Jadwal 11 hari memungkinkan simulasi bertahap mulai dari manuver darat hingga operasi siber. Kolonel Ryan Donald menegaskan bahwa konfirmasi jadwal sudah final dan seluruh unit siaga sejak 17 Agustus.

Kecaman dari Pyongyang menurut AFP menyebut latihan sebagai gladiasi persiapan invasi. Meski demikian pihak AS-Korsel menekankan tujuan defensif murni untuk menjaga kesiapan menghadapi skenario real.

Tanya Jawab Seputar Latihan dan Dinamika Korea Utara
Mengapa Ulchi Freedom Shield tahun ini menekankan perang drone?
Karena perubahan karakter perang setelah pasukan Korea Utara memperoleh pengalaman di Ukraina. Fokus diperbesar pada drone, gangguan GPS, dan serangan siber agar pasukan terbiasa dengan ancaman mutakhir.
Bagaimana dampak penempatan warga Korea Utara di Rusia menurut Zelensky?
Presiden Ukraina menilai pengalaman tempur 30.000 hingga 50.000 personel tersebut berpotensi ancaman bagi negara-negara Pasifik setelah taktik dibawa pulang ke Pyongyang.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.