Anisa Bahar menanggapi keras klarifikasi Icha Chellow dan Mala Agatha soal ubahan lirik lagu Gapapa yang dinilai vulgar. Lewat unggahan di Instagram pribadi pada Selasa, 14 Juli 2026, pelantun asli lagu itu mengekspresikan kekesalannya.
Kisruh ini masih berlanjut meski kedua konten kreator sudah menurunkan video dan memberi penjelasan di media sosial. Sebagaimana dihimpun Optimaise News, reaksi Anisa justru semakin tegas setelah klarifikasi itu beredar.
Anisa Bahar tanggapi klarifikasi Icha Chellow dan Mala Agatha
Anisa Bahar membuka suara usai Icha Chellow dan Mala Agatha memberi klarifikasi terkait kisruh lirik Gapapa. Lewat video pendek di akun Instagram, ia menyampaikan rasa kesalnya pada keduanya.
Anisa menyebut pedangdut asal Jawa Timur itu sebagai sosok yang (maaf) tidak punya otak. Tanggapan itu muncul sehari sebelum sejumlah media memuat perkembangan kasus pada 15 Juli 2026.
Bagi Anisa, klarifikasi yang disampaikan tidak meredakan masalah. Justru, ia menilai penjelasan itu tidak sebanding dengan dampak ubahan lirik yang sudah beredar luas.
Awal kisruh lirik Gapapa yang diubah vulgar

Icha Chellow dan Mala Agatha sempat membawakan ulang lagu Gapapa yang dipopulerkan Anisa Bahar. Lirik aslinya diganti menjadi sangat vulgar di video klip yang menampilkan penampilan seksi.
Baca juga: Movieverse Review Film MANIS DI BIBIR dari 35 Member · Trauma Usai Kasus, Piche Kota Akui Masih Kurangi Aktivitas
Salah satu potongan lirik yang beredar berbunyi, “Aku ditidurin ya gapapa, aku dihamilin ya gapapa, aku dikelonin, aku dizinain, aku di***kin ya gapapa.” Video itu sempat menyebar sebelum akhirnya diturunkan pihak Icha dan Mala.
Perubahan lirik itulah yang memicu protes dari Anisa sebagai penyanyi yang mempopulerkan lagu tersebut. Publik dangdut pun ramai membahas batas adaptasi lagu dan tanggung jawab konten kreator.
Klarifikasi Mala Agatha dan Icha Chellow soal lagu Anisa

Mala Agatha-Icha Chellow beri klarifikasi soal lagu Anisa lewat media sosial usai video viral. Mereka merespons desakan publik setelah lirik vulgar dan visual seksi menjadi sorotan.
Dalam pantauan Optimaise News, klarifikasi itu justru menjadi titik balik. Alih-alih menutup polemik, penjelasan keduanya memicu Anisa untuk merespons lebih keras di ruang publik.
Kedua pihak juga disebut sempat menyinggung peran produser dalam proses pembuatan konten. Namun, Anisa tetap memfokuskan kekesalannya pada keputusan mengubah lirik tanpa rasa tanggung jawab.
Anisa Bahar somasi Icha Chellow dan Mala Agatha
Selain unggahan Instagram, Anisa Bahar somasi Icha Chellow dan Mala Agatha terkait ubahan lirik Gapapa. Langkah hukum itu menandai eskalasi dari polemik hiburan ke ranah formal.
Konten kreator Icha Chellow dan Mala Agatha juga dilaporkan atas kasus pornografi. Ada informasi ormas membawa perkara serupa ke Polresta Malang terkait tindakan yang dinilai mengandung unsur pornografi.
Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan rantai cepat di industri dangdut digital: cover lagu, reaksi publik, klarifikasi, lalu somasi. Bagi penonton, kasus ini jadi pengingat bahwa adaptasi lagu tetap terikat etika dan aturan hukum.
Hingga berita ini dirangkum, Anisa Bahar belum menunjukkan tanda meredakan sikapnya. Polemik Gapapa masih menjadi sorotan setelah bahar tanggapi klarifikasi yang dinilai tidak memadai.






