Jalan buntu kenaikan gaji pada perpanjangan kontrak Ousmane Dembele di PSG membuka celah godaan finansial Al Hilal. Pemain Prancis itu masih terikat kontrak hingga Juni 2028 dan tawaran resmi antarklub belum ada sama sekali.
Inti artikel
- Jalan buntu kenaikan gaji pada perpanjangan kontrak Ousmane Dembele di PSG membuka celah godaan finansial Al Hilal
- Pemain Prancis itu masih terikat kontrak hingga Juni 2028 dan tawaran resmi antarklub belum ada sama sekali
- Komunikasi awal dengan perwakilan pemain sudah dilakukan
Komunikasi awal dengan perwakilan pemain sudah dilakukan. Optimaise News merangkum posisi nego yang macet, angka gaji lengkap, kapasitas Saudi, serta dua jalur karier yang kini dihadapi penyerang andalan Luis Enrique.
Di Mana Posisi Negosiasi Kontrak Dembele dengan PSG
Perpanjangan kontrak Dembele dengan PSG belum mencapai kesepakatan. PSG dikabarkan siap menyiapkan paket sekitar 25,5 juta poundsterling per tahun.
Angka itu setara 29,5 juta euro atau Rp 603 miliar. Namun tuntutan sang pemain hampir dua kali lipat dari tawaran tersebut.
Sisa kontrak yang masih panjang hingga 2028 membuat posisi tawar klub Paris relatif kuat. Mereka ingin mempertahankan Dembele sebagai bagian inti proyek pelatih Luis Enrique.
Performa di Piala Dunia 2026 menambah nilai pasar pemain ini. PSG juga terus memantau dinamika bursa, termasuk minat paralel pada nama seperti Barcola.
Cara Al Hilal Menguji Minat Pemain Sebelum Dekati PSG

Al Hilal Incar Bintang PSG Ousmane Dembele lewat pendekatan bertahap. Klub Saudi sudah melakukan komunikasi awal dengan perwakilan pemain.
Mereka ingin mendapat sinyal positif dulu dari Dembele sebelum menempuh jalur resmi ke PSG. Strategi ini mengurangi risiko penolakan di tahap awal.
Pola serupa pernah terlihat saat Al Hilal merekrut Crysencio Summerville. Klub itu terus berburu bintang Eropa untuk memperkuat ambisi kompetitifnya.
Tanpa lampu hijau dari pemain, pembicaraan antarklub belum akan dibuka. Ini menegaskan bahwa isu transfer masih dalam tahap uji minat, bukan deal yang sudah panas.
Angka Gaji: Tawaran PSG, Tuntutan Dembele, Kapasitas Saudi

Tawaran PSG berada di kisaran 25,5 juta poundsterling setahun. Dembele dikabarkan meminta hampir dua kali lipat nominal tersebut.
Konversi ke rupiah membuat dampaknya langsung terbaca: sekitar Rp 603 miliar per tahun dari PSG. Selisih tuntutan mendekati dua kali lipat angka itu.
Kapasitas finansial klub Saudi terlihat jelas lewat kasus Karim Benzema. Ia dikaitkan dengan pendapatan hampir 170 juta poundsterling per tahun termasuk bonus dan hak citra.
Dengan skala paket seperti itu, nominal tinggi yang diminta Dembele bukanlah hambatan besar. Al Hilal bisa menutup selisih lewat struktur gaji, bonus, dan hak citra yang jauh lebih longgar.
Dua Jalur Karier yang Kini Dihadapi Penyerang Prancis Itu
Jalur pertama adalah bertahan di PSG. Itu berarti tetap di kompetisi puncak Eropa, peluang gelar Liga Champions, dan peran utama di skema Luis Enrique.
Jalur kedua membuka pintu ke Al Hilal. Lonjakan finansial signifikan menanti, namun harus meninggalkan intensitas dan prestise kompetisi tertinggi di dunia.
Pilihan ini menempatkan Dembele di persimpangan antara prestise olahraga dan keamanan finansial jangka panjang. Sinyal minat yang ia kirim akan menentukan arah negosiasi berikutnya.
Bagi PSG, kehilangan Dembele bisa mengganggu proyek jangka menengah. Sebaliknya Al Hilal mendapat bintang yang masih berada di puncak usia dan form.
Syarat Agar Pembicaraan Transfer Resmi Bisa Dimulai
Syarat utama adalah sinyal positif dari Ousmane Dembele sendiri. Baru setelah itu Al Hilal akan mendekati PSG untuk membuka negosiasi formal.
Saat ini belum ada tawaran resmi yang diajukan ke klub Paris. Kedua belah pihak juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait isu ini.
Jika sinyal datang, proses bisa bergerak relatif cepat mengingat kapasitas belanja klub Saudi. Selama nego gaji di PSG masih macet, celah godaan tetap terbuka lebar.
Situasi ini menjadikan Dembele salah satu nama yang dipantau ketat di bursa. Sisa kontrak panjang justru memperkuat posisi tawarnya di meja perundingan.







