Perpanjangan kontrak satu musim membuka peluang Luka Modric menyalip rekor pemain tertua AC Milan milik Zlatan Ibrahimovic. Rossoneri mengikat gelandang veteran Kroasia itu hingga akhir musim 2026/2027.
Inti artikel
- Perpanjangan kontrak satu musim membuka peluang Luka Modric menyalip rekor pemain tertua AC Milan milik Zlatan Ibrahimovic
- Rossoneri mengikat gelandang veteran Kroasia itu hingga akhir musim 2026/2027
- Langkah ini datang usai Piala Dunia 2026
Langkah ini datang usai Piala Dunia 2026. Bukan cuma konfirmasi bertahan, perpanjangan jadi taruhan pengalaman demi kebangkitan tim sambil tantang marka sejarah klub.
Amorim Desak Manajemen Pertahankan Gelandang Gaek
Ruben Amorim mendesak manajemen AC Milan untuk pertahankan gelandang gaek Luka Modric. Pelatih Portugal itu menilai pengalaman sang pemain masih krusial buat proyek kebangkitan.
Amorim ingin Modric atur menit bermain secara selektif. Ketenangan di tengah lapangan bantu jaga stabilitas skuad yang sedang dibangun ulang.
Desakan itu jadi pendorong utama. Manajemen akhirnya setuju perpanjang kontrak demi jaga kualitas di lini tengah. Pengalaman internasionalnya diandalkan untuk bantu anak muda beradaptasi di level tinggi.
Negosiasi Tertunda Usai Kroasia Tersingkir di Babak 32 Besar

Pembicaraan kontrak tertunda karena Luka Modric fokus ke Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026. Kroasia tersingkir Portugal di babak 32 besar.
Begitu turnamen usai dan ia pulang, negosiasi dilanjutkan. Kesepakatan satu musim tercapai tanpa hambatan berarti.
Alur sebab-akibat jelas. Jadwal turnamen tunda dulu, lalu dilanjut pasca eliminasi. Prosesnya cepat setelah itu dan tanpa drama transfer besar.
Jalur ke Rekor Usia: September ke-41 dan Target Akhir Musim
Luka Modric genap 41 tahun di September 2026. Jika bertahan sampai akhir musim, ia berpeluang pecahkan rekor pemain tertua klub milik Zlatan Ibrahimovic.
Rekor Ibrahimovic tercatat di 41 tahun 5 bulan 14 hari. Milestone itu jadi payoff utama di balik perpanjangan setahun ini.
Bagi fans, ini arti lebih dari retensi. Pengalaman Modric diandalkan bangkit sambil catat sejarah usia di San Siro. Sintesis penundaan pasca Piala Dunia, desakan Amorim, dan kontrak setahun akhirnya mengarah ke peluang rekor itu.
Kontribusi Musim Lalu: 37 Laga, Cedera Wajah di Penghujung
Musim lalu Luka Modric main 37 laga. Ia cetak 2 gol plus 3 assist untuk AC Milan di semua kompetisi.
Di pengujung ia absen empat laga terakhir Serie A. Penyebabnya cedera wajah yang sempat ganggu kondisi fisik.
Data ringkas itu disandingkan dengan milestone usia September biar pembaca nilai risiko manfaat. Klub tetap percaya kontribusinya layak diperpanjang meski ada absen itu.
Pernyataan Klub: Figur Ruang Ganti dan Ambisi Prestasi Baru
Sejak bergabung, klub sebut Luka Modric figur penting di dalam dan luar lapangan. Ia jadi contoh etos di ruang ganti yang bantu jaga fokus skuad.
Perpanjangan ini selaras ambisi prestasi baru di era Amorim. Optimaise News mencatat langkah itu sebagai investasi pengalaman untuk tiket Eropa dan stabilitas mental.
Luka Modric ingin kembali berlaga di Liga Champions. Target itu jadi motivasi tambahan ia pilih bertahan di Milan musim depan sambil bantu proyek regenerasi.







