Jakarta, Optimaise News – Paspampres mengerahkan 1.174 personel beserta alutsista untuk menjaga keselamatan rangkaian HUT ke-81 RI. Momen kemerdekaan ini menuntut pengamanan super ketat mulai dari apel hingga upacara resmi. Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha memimpin apel di Lapangan Hitam Mako Paspampres pada 10 Agustus lalu, menandai langkah awal satuan yang siaga penuh.
Inti artikel
- Paspampres mengerahkan 1.174 personel beserta alutsista untuk menjaga keselamatan rangkaian HUT ke-81 RI
- Momen kemerdekaan ini menuntut pengamanan super ketat mulai dari apel hingga upacara resmi
- Angka ini sedikit melampaui catatan 1.147 personel yang tercatat dalam apel kesiapan oleh kompetitor
Angka ini sedikit melampaui catatan 1.147 personel yang tercatat dalam apel kesiapan oleh kompetitor. Sebagian orang mungkin melihatnya sebagai bentuk persiapan standar, tetapi bagi pemimpin institusi, setiap personel menjadi aset utama menjaga martabat negara. Satuan ini juga mengandalkan peralatan pendukung yang presisi.
Apel Gelar Kesiapan Satu Satu VVIP
Danpaspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha membuka sesi gelar di lapangan hitam, di mana ratusan personel sudah berkumpul lebih awal. Acara ini menjadi puncak dari simulasikan kesiapan Satuan Pengamanan VVIP sebelum jadwal utama tiba. Setiap gerakan diulang untuk memastikan kelancaran rangkaian bertemu.
Persiapan untuk Akar 14 Agustus

151 personel dikhususkan menggembleng upacara apel kehormatan dan renungan suci pada 14 Agustus. Tim ini harus hadir dengan dress code khusus dan siap menjaga ketenangan suasana secara fisik maupun mental. Langkah ini mencerminkan kepekaan satuan terhadap momen suci yang sering menjadi ikon nasional.
Amankan Sidang DPR MPR di 15 Agustus
277 personel ditempatkan dalam tim tugas khusus untuk sidang ratu DPR dan MPR. Mereka harus menjaga jalur evakuasi agar tidak terganggu oleh kerumunan. Proses pemasangan dan pengecekan area dilakukan bertahap sejak pagi hingga sore hari penuh antusiasme.
Upacara Penaikan Sang Merah Putih pada 17 Agustus
294 personel siap menyambut kenaikan dan penurunan bendera merah putih di acara simbolis 17 Agustus. Tata cara upacara harus rapi dan tepat waktu untuk mencerminkan kesan profesional. Setiap anggota diawasi mulai dari posisi sampai koordinasi jam.
Acara Pesta Rakyat dan Upacara Resmi
205 personel bertugas mengamankan pesta rakyat, sementara 70 personel Paskibraka plus 150 personel pasukan upacara dipersiapkan untuk elemen penyambutan massal. Koordinasi mereka mencakup jalur utama agar tidak terjadi kemacetan di titik-titik kunci. Semua tiap gerakan sudah dipersiapkan matang oleh komandan lapangan.
Pangkas Persenjataan dan Alutsista
Senapan Caracal, Dasan, SS1 V3, dan MP7 disiapkan di samping pistol jenis G2 Combat, HK, Glock 17 19 43X serta Sig Sauer. Sniper SPR 3 Pindad dan AW juga masuk dalam inventaris utama. Kendaraan anti-drone Koopsudnas dan satu unit Maung arteleri pertahanan udara siap dioperasikan kapan saja.







