Jakarta, Optimaise News – Mulai 1 Februari 2027, kreator baru yang ingin masuk YouTube Partner Program (YPP) wajib punya minimal 1.000 subscriber plus 8.000 jam tayang valid setahun terakhir atau 20 juta tayangan Shorts dalam 90 hari. Ambang jam dan Shorts itu dua kali lipat dari aturan lama, sehingga jalur cuan untuk pemula terasa jauh lebih sempit.
Inti artikel
- Ambang jam dan Shorts itu dua kali lipat dari aturan lama, sehingga jalur cuan untuk pemula terasa jauh lebih sempit
- Floor 1.000 subscriber tidak berubah
- Yang melonjak adalah target performa
Optimaise News menghimpun dari sejumlah pemberitaan 10, 11 Agustus 2026 bahwa mitra lama tidak otomatis keluar YPP, tetapi tetap digencet kewajiban konsistensi: jaga tayangan, unggah rutin, atau risiko pause pool Shorts dan pencabutan status jika idle enam bulan. Deadline setujui ketentuan baru paling lambat 31 Januari 2027.
Angka ambang baru vs lama: subscriber tetap, jam dan Shorts digandakan
Floor 1.000 subscriber tidak berubah. Yang melonjak adalah target performa. Sebelumnya cukup 4.000 jam tayang setahun atau 10 juta tayangan Shorts dalam 90 hari. Sekarang angka itu jadi 8.000 jam atau 20 juta Shorts di periode yang sama.
Perubahan syarat masuk hanya menyentuh pendaftar baru. Kanal yang sudah di YPP tidak kehilangan status hanya karena ambang masuk digandakan. Fan Funding dan Shopping tetap pada aturan lama, menurut rangkuman dari blog dan liputan mitra platform.
Vice President Creator Product YouTube, Amjad Hanif, menyebut pembaruan ini pertama sejak 2018. Tujuannya menghargai kreator yang menarik penonton secara berulang, bukan sekadar satu video viral. YouTube juga menyinggung pertumbuhan lebih dari 200 miliar tayangan Shorts per hari dan lebih dari satu miliar jam tonton di TV setiap hari sebagai latar naik ambang.
Benteng 10 juta tayangan Shorts per 90 hari agar pool pendapatan tak putus

Bagi yang fokus Shorts, moneter dari Shorts Creators Pool diikat ambang retensi baru. Minimal 10 juta tayangan kualifikasi setiap 90 hari. Turun di bawah itu, monetisasi Shorts dihentikan sementara untuk 90 hari berikutnya.
Kanal tidak langsung diusir dari YPP. Pendapatan dari video panjang tetap jalan. Setelah kembali menembus 10 juta tayangan dalam 90 hari, aliran dari pool Shorts bisa kembali. Di bawah ambang, YouTube menyebut skema insentif lain seperti bonus Shopping, kolaborasi merek, atau memulai tren, tanpa menghapus tekanan volume harian yang tinggi.
Opsi bertahan mitra lama: 1.000 jam, 1 juta Shorts, atau unggah rutin
Mitra yang sudah aktif harus menjaga minimal 1.000 jam tayang tahunan atau 1 juta tayangan Shorts. Alternatif ketiga: unggah minimal dua video panjang atau lima Shorts setiap 90 hari. Itu jalur praktis bagi kanal yang jarang viral tapi tetap rutin produksi.
YouTube akan mencabut status monetisasi kanal yang tidak mengunggah sama sekali (inactive) selama minimal enam bulan. Sintesis ringkas untuk cek status sendiri: masuk baru butuh 1.000 sub + 8.000 jam/20 juta Shorts; Shorts retain butuh 10 juta/90 hari; lama retain lewat 1.000 jam, 1 juta Shorts, atau unggah 2/5; idle enam bulan = risiko cabut.
Dalam rangkuman Optimaise News, deadline 31 Januari 2027 untuk menyetujui ketentuan YPP baru menjadi penanda jadwal operasional sebelum ambang resmi 1 Februari 2027 berlaku penuh untuk pendaftar baru.
Premium Lite meluas: janji bagi hasil lebih tinggi vs basis 125 juta pelanggan
YouTube merencanakan perluasan Premium Lite ke seluruh negara yang sudah punya YouTube Premium. Paket hemat fokus menonton tanpa iklan di sebagian besar video, unduh offline, dan putar di latar belakang, tanpa fitur musik streaming penuh.
Platform mengklaim ketika pengguna berlangganan, mitra rata-rata mendapat lebih banyak daripada saat penonton hanya menonton iklan. Contoh alokasi yang disebut: 55 persen pendapatan ke kreator video panjang dan 45 persen ke Shorts; versi lain menyebut 60 persen pendapatan bersih Premium Lite dan 30 persen Premium dialirkan ke dana yang lalu dibagi berdasar waktu tonton dan tayangan member.
Total pelanggan berbayar YouTube sekitar 125 juta, jauh di bawah 2,7 miliar pengguna aktif bulanan. Angka itu menjelaskan kenapa ekspansi Lite digadang-gadang menambah basis, sekaligus mengapa sebagian pengamat masih menunggu bukti scale yang nyata.
Langkah Seasons dan acara eksklusif di tengah transformasi mirip Netflix
Di luar YPP, YouTube mengizinkan pengelompokan video ke format “Musim” (Seasons) mirip serial televisi dan mengamankan hak siar acara besar, termasuk program Trevor Noah. Sinyal itu dibaca sebagai dorongan platform menuju pengalaman streaming yang lebih rapi, bersanding dengan Netflix atau HBO Max.
YouTube menyatakan berharap penghasilan kreator di 2027 lebih besar dibanding 2026, dengan YPP yang lebih menghargai kontribusi aktif. Di sisi lain, bagi kreator Indonesia yang baru merintis, lompatan 2x jam tayang dan Shorts plus benteng 10 juta views per 90 hari berarti ladang cuan membutuhkan jadwal unggah dan retensi yang jauh lebih ketat.






