Jakarta, Optimaise News – Persija Jakarta mengalahkan Arema FC 3-1 dalam perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Kamis malam WIB. Kemenangan ini membuat Macan Kemayoran finis di peringkat ketiga turnamen pramusim bergengsi tersebut. Menurut pantauan Optimaise News, tim asuhan Shin Tae-yong menutup penampilan mereka dengan hasil memuaskan sebelum melanjutkan persiapan Liga 1 2026.
Inti artikel
- Kemenangan ini membuat Macan Kemayoran finis di peringkat ketiga turnamen pramusim bergengsi tersebut
- Witan Sulaeman menjadi sorotan utama karena terlibat langsung dalam tiga gol Persija
- Kontribusinya tak hanya soal gol, tapi juga assist yang membuka celah bagi rekan-rekannya
Witan Sulaeman menjadi sorotan utama karena terlibat langsung dalam tiga gol Persija. Kontribusinya tak hanya soal gol, tapi juga assist yang membuka celah bagi rekan-rekannya.
Gol Pembuka dari Witan Sulaeman di Menit Awal
Persija langsung unggul pada menit ketujuh. Umpan Faturrahman disambut Witan Sulaeman yang menjebol gawang Arema lewat tembakan ke sudut sempit. Gol cepat itu mengubah permainan dan membuat tim Ibu Kota tampil percaya diri sejak awal.
Arema FC baru bisa menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-28. Tendangan bebas Gustavo Franca memicu kemelut di depan gawang Persija, dan Salim Tuharea berhasil memanfaatkannya. Babak pertama berakhir imbang 1-1 meski Arema sempat berpeluang mencetak gol kedua pada menit ke-43 melalui Marcos Vinicius, namun gol itu dianulir wasit setelah review video assistant referee karena pelanggaran terhadap pemain Persija.
Serangan Balik Persija yang Mengamankan Kemenangan
Memasuki babak kedua, Persija kembali mengembangkan serangan balik yang mematikan. Pada menit ke-61, peluang emas melalui umpan Fabio Calonego dari Gustavo Almeida masih ditepis kiper Arema Syahrul Trisna. Namun, pada menit ke-73, Witan Sulaeman yang mengirim tembakan dari jarak dekat. Bola muntah langsung disambar Arliansyah Abdulmanan yang menjadi gol kedua Persija.
Keunggulan semakin jelas pada menit ke-87. Umpan terobosan Witan Sulaeman dimanfaatkan Victor Dethan yang meloloskan diri dari pertahanan Arema dan menjebol gawang dengan tenang. Skor menjadi 3-1, dan gol Witan pada menit ke-90+6 pun dianulir karena Victor Dethan lebih dulu berada offside. Tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kontribusi Pemain Muda Persija di Pertandingan Penting
Arliansyah Abdulmanan dan Victor Dethan tampil sebagai pencetak gol kedua dan ketiga, menunjukkan kedalaman skuad Persija. Mereka menjadi bukti bahwa tim asuhan Shin Tae-yong mampu mengandalkan pemain muda untuk menentukan hasil di laga krusial ini. Turnamen ini sekaligus menjadi panggung bagi talenta muda yang siap bersaing di Liga 1 2026.
Kiper Arema Syahrul Trisna berhasil menepis beberapa tembakan berbahaya Persija, termasuk peluang emas pada menit ke-61. Namun, pertahanan Arema tak kuat menahan tekanan Macan Kemayoran yang semakin agresif di babak kedua.
Perspektif Pelatih Shin Tae-yong Pasca Laga
Shin Tae-yong menyatakan puas dengan hasil ini. Menurut pantauan Optimaise News, pelatih kepala Persija menganggap laga ini menjadi ajang pemanasan yang baik sebelum memasuki Liga 1 2026. “Kami sudah menunjukkan karakter yang baik, dan ini menjadi modal penting untuk persiapan berikutnya,” ujarnya.
Kemenangan 3-1 ini juga memastikan Persija membawa pulang hadiah sebesar Rp2,5 miliar sebagai peringkat ketiga. Sementara itu, Arema FC harus puas di posisi keempat dengan Rp1,5 miliar. Hasil ini menandakan bahwa kedua tim masih memiliki potensi untuk tampil lebih baik di turnamen bergengsi ini.







