Vietnam vs Kamboja 3-1, Dinh Bac Raih Bola Emas AFF 2026

Vietnam menang 3-1 atas Kamboja di AFF 2026. Dinh Bac cetak dua gol dan dinobatkan Hyundai Player of the Match, membawa The Golden Warriors juara Grup A.

Author Image

Adel

Vietnam mengalahkan Kamboja 3-1 dalam laga penutup Grup A Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi pada Jumat 7 Agustus 2026. Dinh Bac menjadi bintang pertandingan setelah mencetak dua gol sekaligus dinobatkan Hyundai Player of the Match, sementara gol bunuh diri I. Vakhim menjadi tumpuan kemenangan tuan rumah. Kemenangan ini membuat Vietnam mengamankan posisi pertama Grup A dengan 10 poin.

Inti artikel

  • Dinh Bac menjadi bintang pertandingan setelah mencetak dua gol sekaligus dinobatkan Hyundai Player of the Match, sementara gol bunuh diri I
  • Vakhim menjadi tumpuan kemenangan tuan rumah
  • Kemenangan ini membuat Vietnam mengamankan posisi pertama Grup A dengan 10 poin

Vietnam Mengamankan Juara Grup A dengan Dominasi Bermulut Gol

Tim asuhan Kim Sang-sik langsung menekan sejak menit pertama dan berhasil mengalahkan Kamboja 3-1. Gol pertama tercipta pada menit ke-18 lewat aksi individu Nguyen Dinh Bac yang menusuk kiper Koy Salim. Vietnam menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 75 persen dan expected goals 2,27 dibandingkan Kamboja hanya 0,31.

Memasuki babak kedua, Kamboja sempat menyamakan kedudukan lewat gol Iago Bento di menit 71. Namun, tekanan Vietnam tak surut. Gol bunuh diri I. Vakhim pada menit ke-84 mengembalikan keunggulan menjadi 2-1, diikuti striker 21 tahun ini mencetak gol penutup di menit ke-89 lewat lob yang melengkapi skor 3-1.

Dinh Bac Raih Bola Emas dan Catatan Emas di AFF 2026

Nguyen Dinh Bac yang menjadi andalan lini depan Vietnam tampil luar biasa di tengah jaringan pertahanan Kamboja. Kedua golnya sekaligus menjadikan koleksi gol pemain 21 tahun ini mencapai lima di seluruh turnamen Piala AFF 2026. Pencetakan gol tersebut membuatnya naik ke peringkat teratas daftar pencetak gol sementara turnamen.

Kemenangan 3-1 ini semakin mengukuhkan posisi Vietnam sebagai juara bertahan ASEAN Cup. Dengan empat pertandingan, mereka meraup tiga kemenangan dan satu imbang untuk menyegel empat laga Grup A dengan 10 poin. Hasil ini membuat Vietnam melangkah ke semifinal sebagai juara Grup A.

Indonesia Wajib Menang untuk Ikut Semifinal, Singapura Jadi Runner-Up

Status juara Grup A Vietnam tak hanya menguntungkan tuan rumah tetapi juga memberi peluang langsung ke babak semifinal dua leg. Pertandingan leg pertama dijadwalkan 16 Agustus 2026, sementara leg kedua di kandang sendiri 19 Agustus 2026.

Kedua negara yang masih bertanding di sisa Grup A kini harus menunjukkan yang terbaik. Singapura lolos sebagai runner-up Grup A dengan 8 poin, sementara Indonesia perlu mengalahkan Singapura untuk menggembus posisi ketiga mereka yang saat ini di posisi tiga dengan tujuh poin. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya kemenangan terakhir Grup A bagi ketiga negara Asia Tenggara tersebut.

Kamboja Berusaha Penuh Semangat sepanjang Laga

Meski kalah telak, Kamboja menunjukkan usaha maksimal sepanjang laga. Mereka mampu bertahan lama hingga babak kedua dan hanya tertembak ketiga di menit-menit krusial. Pemain naturalisasi Iago Bento menjadi satu-satunya yang mencetak gol bagi tim tamu.

Penampilan Kamboja ini masih menjadi pelajaran berharga mengingat mereka merupakan salah satu tim yang sedang dalam proses pembangunan di balik satu pelatih Jepang, Koji Gyotuku. Vietnam, di sisi lain, semakin nyaman memimpin dan siap menghadapi lawan yang belum diketahui dari Grup B.

Optimaise News merangkum bahwa kemenangan bersejarah ini memberikan modal penting bagi Vietnam untuk mempertahankan gelar ASEAN Cup mereka di tahun 2026. Bagi pembaca, pertandingan ini menjadi pengingat betapa gampangnya tim yang diunggulkan dapat mencetak banyak gol jika serangan mereka dilancarkan dengan tajam.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.