Vietnam Akui Timnas Indonesia Sulit Diremehkan di AFF 2026

Tuoitre akui naturalisasi Super League bikin Timnas Indonesia sulit diremehkan di AFF 2026. Fakta Grup A, skuad sementara, dan persiapan John Herdman di Bali.

Author Image

Dwi

Vietnam Akui Timnas Indonesia Sulit Diremehkan di AFF 2026

– Media Vietnam lewat Tuoitre menilai kualitas naturalisasi Timnas Indonesia jauh unggul dibanding pemain lokal murni sehingga Garuda tetap sulit diremehkan di Piala AFF 2026. Turnamen sepuluh negara itu digelar 24 Juli hingga 29 Agustus 2026, dengan Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, serta Timor Leste.

Inti artikel

  • Skuad sementara dipimpin John Herdman tanpa sejumlah nama besar Eropa dan mayoritas diisi pemain Super League
  • Posisi Indonesia di Grup A menempatkan mereka berhadapan langsung dengan tuan rumah potensial Vietnam plus tiga rival Asia Tenggara lain
  • Turnamen regional ini menjadi ajang pembuktian bagi pelatih John Herdman setelah menata ulang komposisi

Skuad sementara dipimpin John Herdman tanpa sejumlah nama besar Eropa dan mayoritas diisi pemain Super League. Optimaise News mencatat pengakuan ini muncul saat Vietnam juga memperkuat diri, termasuk dengan eks pemain liga Inggris, namun tetap menaruh hormat pada rival grupnya.

Grup A dan Sinyal Awal dari Media Vietnam

Posisi Indonesia di Grup A menempatkan mereka berhadapan langsung dengan tuan rumah potensial Vietnam plus tiga rival Asia Tenggara lain. Turnamen regional ini menjadi ajang pembuktian bagi pelatih John Herdman setelah menata ulang komposisi. Media setempat tidak fokus pada absensi bintang Eropa, melainkan pada ketebalan kualitas naturalisasi yang kini mengisi lini tengah dan belakang.

Persiapan rival grup, termasuk Vietnam yang mendatangkan eks liga Inggris, justru memperkuat alasan Tuoitre untuk tidak menyepelekan Garuda. Konteks ini membuat laga-laga grup diprediksi ketat sejak awal. Optimaise News melihat nada hormat tersebut sebagai indikasi bahwa Super League dianggap mampu menghasilkan material kompetitif di level AFF.

Skuad Sementara Tanpa Nama Eropa dan Dominasi Super League

Skuad Sementara Tanpa Nama Eropa dan Dominasi Super League
Ilustrasi skuad Sementara Tanpa Nama Eropa dan Dominasi Super League.

Daftar sementara tidak memasukkan Jay Idzes. Emil Audero absen. Maarten Paes dan Calvin Verdonk juga tidak termasuk. Mayoritas nama berasal dari Super League. Sandy Walsh hadir. Jordi Amat ikut memperkuat lini belakang. Shayne Pattynama tersedia di sisi sayap. Thom Haye mengisi opsi gelandang. Jens Raven melengkapi daftar depan. Rizky Ridho, Raihan Hanan, dan Saddil Ramdani turut dicantumkan.

Komposisi ini mencerminkan pergeseran rekrutmen. Naturalisasi yang dulu banyak di Eropa kini direkrut langsung klub Super League. John Herdman memanfaatkan ketersediaan mereka untuk membangun chemistry lebih cepat. Skuad final masih belum dirilis, memberi ruang penyesuaian menjelang kickoff.

Alasan Tuoitre Sebut Naturalisasi Super League Lebih Unggul

Alasan Tuoitre Sebut Naturalisasi Super League Lebih Unggul
Ilustrasi Alasan Tuoitre Sebut Naturalisasi Super League Lebih Unggul.

Tuoitre secara gamblang menilai level naturalisasi jauh lebih baik daripada pemain lokal murni. Mereka lahir di luar negeri lalu dibesarkan di sana. Kini para pemain itu tidak lagi berlaga di Eropa, melainkan bergabung ke Super League dan langsung diserap Timnas. Perbedaan kualitas teknis dan fisik menjadi poin utama mengapa Indonesia dinilai tetap berbahaya.

Pandangan tersebut membedakan era sekarang dengan periode sebelumnya. Rekrutmen berbasis Super League memudahkan adaptasi budaya dan intensitas latihan lokal. Media Vietnam melihat kombinasi ini mampu menutup celah pengalaman internasional yang hilang karena absensi pemain Eropa. Hasilnya, lawan grup diminta waspada meski daftar nama tampak “domestik”.

Pemusatan di Bali hingga Ambang Kickoff

Timnas menjalankan pemusatan latihan di Bali sampai 24 Juli 2026. Periode ini digunakan John Herdman untuk merapatkan skema dan menguji opsi formasi. Skuad final belum diumumkan, sehingga setiap sesi masih terbuka bagi penyesuaian nama. Lokasi Bali dipilih agar recovery dan intensitas seimbang menjelang fase grup.

Fokus latihan diperkirakan pada soliditas belakang dan transisi cepat, memanfaatkan kelebihan fisik naturalisasi Super League. Dengan turnamen berlangsung hampir lima minggu, daya tahan menjadi kunci. Persiapan ini menjadi jawaban nyata atas pengakuan media Vietnam bahwa Indonesia bukan lawan yang bisa dianggap remeh.

Tanya Jawab Seputar Indonesia di Piala AFF 2026

Kapan dan di mana Piala AFF 2026 digelar?

Turnamen digelar 24 Juli hingga 29 Agustus 2026 dengan partisipasi sepuluh negara. Indonesia masuk Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, serta Timor Leste.

Mengapa media Vietnam menganggap Timnas sulit diremehkan?

Tuoitre menilai kualitas naturalisasi Super League jauh unggul dibanding pemain lokal murni. Para pemain itu lahir di luar negeri lalu dibesarkan di sana dan kini direkrut klub domestik, memberi keunggulan teknis yang jelas.

Siapa saja yang absen di skuad sementara?

Daftar sementara tidak memuat Jay Idzes. Emil Audero absen. Maarten Paes dan Calvin Verdonk juga tidak masuk. Mayoritas diisi nama Super League seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Thom Haye, Jens Raven, Rizky Ridho, Raihan Hanan, dan Saddil Ramdani.

Siapa pelatih dan di mana pemusatan latihan?

John Herdman memimpin skuad. Pemusatan berlangsung di Bali hingga 24 Juli 2026. Skuad final belum dirilis.

Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.