Veda Pratama Lolos Q2 Moto3 Inggris 2026, Gap Cuma 0,071 Detik

Rookie Honda Team Asia Veda Ega Pratama finis P3 Practice Moto3 di Silverstone, gap 0,071 detik ke Perrone, tiket Q2 langsung dibuka.

Author Image

Adel

Veda Pratama Lolos Q2 Moto3 Inggris 2026, Gap Cuma 0,071 Detik

– Rookie Indonesia Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) menempati peringkat ketiga Practice Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Jumat (7/8/2026). Catatan waktunya 2:09,639 detik, hanya 0,071 detik di belakang Valentin Perrone, sekaligus mengunci 14 tiket otomatis ke Q2.

Inti artikel

  • Catatan waktunya 2:09,639 detik, hanya 0,071 detik di belakang Valentin Perrone, sekaligus mengunci 14 tiket otomatis ke Q2
  • Debut di trek legendaris Inggris itu langsung membawa Veda ke zona depan, usai FP1 finis keempat
  • Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) meraih puncak Practice dengan 2:09,568 detik di menit-menit penutup

Debut di trek legendaris Inggris itu langsung membawa Veda ke zona depan, usai FP1 finis keempat. Optimaise News merangkum data multi-sumber bahwa sesi 35 menit itu menentukan start grid akhir pekan, sementara rookie Malaysia Hakim Danish tertahan di luar 14 besar.

Perrone, Ogden, dan Veda: Selisih 0,071 Detik yang Menentukan Tiket Q2

Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) meraih puncak Practice dengan 2:09,568 detik di menit-menit penutup. Scott Ogden (CIP Green Power) finis kedua, hanya 0,010 detik lebih lambat di 2:09,578, di depan penonton tuan rumah.

Veda melengkapi tiga besar dengan 2:09,639 (+0,071). Beberapa laporan menyebut selisih ke pemuncak sekitar 0,70 detik; sintesis data ridertua dan MotoGP menunjukkan angka akurat ke puncak adalah 0,071 detik, sementara 0,010 detik menggambarkan jarak Ogden ke Perrone, bukan Veda ke runner-up.

Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) keempat dan Casey O’Gorman (SIC58 Squadra Corse) kelima. David Almansa keenam, Maximo Quiles (pemimpin klasemen) ketujuh, diikuti Alvaro Carpe, Adrian Cruces, dan Joel Esteban di sepuluh besar.

Pos Pembalap Tim Waktu/Gap
1 Valentin Perrone Red Bull KTM Tech3 2:09,568
2 Scott Ogden CIP Green Power +0,010
3 Veda Pratama Honda Team Asia +0,071
4 Brian Uriarte Red Bull KTM Ajo +0,100
5 Casey O’Gorman SIC58 Squadra Corse +0,183
14 Ryusei Yamanaka A-M MSi Racing +0,676
16 Hakim Danish A-M MSi Racing +0,791

Empat rider lain yang lolos langsung: Eddie O’Shea, Marco Morelli, Adrian Fernandez, dan Yamanaka di batas zona 14. Sesi Practice sekaligus menjadi penentu tiket Q2, bukan sekadar latihan santai.

Dari FP1 ke Practice: Perjalanan Veda Bangkit di Silverstone

Di FP1, Veda sempat terlempar ke bawah formasi, bahkan menyentuh urutan ke-16 saat sisa lima menit. Ia naik ke-7, turun lagi ke-9, lalu menutup latihan bebas pertama di peringkat keempat. David Almansa menjadi yang tercepat FP1 dengan 2:10,533 detik.

Pada Practice, pembalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta, itu sempat memimpin di awal sesi. Tengah sesi posisinya longsor ke sepuluh sebelum putaran penutup mengangkatnya kembali ke P3. Mesin Honda Team Asia dipacu di level kompetitif meski Silverstone baru pertama kali dijajalnya.

Pola serupa sempat muncul di Moto3 Jerman 2026 di Sachsenring: Veda pernah menjadi yang tercepat Practice, unggul 0,008 detik atas Joel Esteban. Kecepatan di latihan berulang, namun konversi ke start grid dan hasil balapan tetap menjadi ujian berikutnya.

Hakim Danish dan 14 Batas Lolos: Siapa Tersingkir ke Q1

Aturan Practice jelas: hanya 14 pembalap tercepat yang langsung ke Q2. Ryusei Yamanaka di P14 (+0,676) menjadi ambang terakhir. Hakim Danish (A-M MSi Racing) finis ke-16 dengan 2:10,359 (+0,791), tertinggal 0,115 detik dari batas Yamanaka, sehingga harus lewat Q1.

Frame Asia hari itu kontras: rookie Indonesia mengamankan Q2 otomatis, rookie Malaysia digeser ke jalur kualifikasi pertama. Di FP1, Danish sempat di urutan 11 saat Veda berjuang naik dari zona bawah. Selisih yang tipis menunjukkan marginalitas papan atas Moto3 di Silverstone.

Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, daftar 15, 16 dan seterusnya tetap punya peluang lewat Q1, tetapi tekanan psikologis berbeda dibanding yang sudah “free pass” ke Q2.

Apa Artinya P3 Debut bagi Peluang Start Rookie Honda Team Asia

P3 Practice plus tiket Q2 bukan jaminan podium race. Moto3 terkenal rapat; error kecil di start atau ban cukup mengubah urutan. Bagi pembaca Indonesia, nilai praktisnya lebih ke posisi start: barisan depan di kualifikasi memperbesar ruang manuver di 15 putaran Minggu (9/8).

Kualifikasi Moto3 Inggris dijadwalkan Sabtu (8/8) malam sekitar pukul 19.45 WIB, setelah Free Practice 2. Veda tidak perlu membuang energi di Q1, sehingga fokus penyesuaian setup untuk Q2. Rival di depan, Perrone dan Ogden, sudah menunjukkan pace selevel.

Potensi podium disebut media lokal sebagai aspirasi wajar usai hari pertama, bukan janji. Konsistensi lap, manajemen traffic, dan start tetap kunci. Rekan tim Honda Team Asia Kiattisak Singhapong masih jauh di belakang (P24 di Practice), sehingga spotlight nasional lebih tertuju ke Veda.

FAQ
Siapa yang tercepat Practice Moto3 Inggris 2026?
Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) dengan 2:09,568 detik, diikuti Scott Ogden (+0,010) dan Veda Ega Pratama (+0,071).
Apakah Veda sudah lolos Q2?
Ya. Finis di 14 besar Practice memberinya tiket otomatis ke Q2; kualifikasi digelar Sabtu sekitar 19.45 WIB.
Kenapa selisih waktu kadang disebut 0,70 dan 0,071?
Data terperinci multi-sumber menempatkan gap Veda ke Perrone di 0,071 detik. Angka sekitar 0,70 di satu laporan berdekatan dengan framing gap ke puncak yang perlu dibaca bersama tabel waktu resmi; gap Ogden ke Perrone terpisah di 0,010 detik.
Di mana posisi Hakim Danish?
P16 Practice (+0,791), di luar 14 besar, sehingga harus berjuang lewat Q1.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.