Jakarta, Optimaise News – Thailand mengalahkan Myanmar 2-0 pada laga terakhir Grup B Piala AFF 2026 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (8/8/2026) pukul 20.00 WIB. Dua gol penalti yang dikonfirmasi VAR mencerminkan dominasi tuan rumah yang sudah unggul poin sebelum kick-off.
Inti artikel
- Thailand mengalahkan Myanmar 2-0 pada laga terakhir Grup B Piala AFF 2026 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (8/8/2026) pukul 20.00 WIB
- Dua gol penalti yang dikonfirmasi VAR mencerminkan dominasi tuan rumah yang sudah unggul poin sebelum kick-off
- Optimaise News merangkum alur dari pratinjau hidup-mati hingga skor final dan pasangan semifinal
Hasil Thailand vs Myanmar itu memastikan War Elephants juara grup tanpa kebobolan sepanjang fase grup, sementara Myanmar gagal merebut tiket semifinal meski sempat digadang mampu kejutan. Optimaise News merangkum alur dari pratinjau hidup-mati hingga skor final dan pasangan semifinal.
Posisi Grup B sebelum kick-off: Thailand sembilan poin sempurna, Myanmar-Malaysia 6-6
Menjelang duet penutup, Thailand duduk di puncak dengan sembilan poin dari tiga laga. Skuad Anthony Hudson belum kebobolan sama sekali, termasuk setelah menang 1-0 atas Filipina.
Myanmar dan Malaysia sama-sama mengoleksi enam poin. Filipina punya tiga poin, Laos nol dari empat laga. Myanmar wajib menang jika ingin bertahan di jalur semifinal; Thailand hanya butuh hasil imbang untuk memastikan lolos.
Momentum Myanmar datang usai hancurkan Laos 7-2. Sebelumnya mereka cuma mencetak satu gol kontra Malaysia dan empat gol versus Filipina, sehingga ledakan tujuh gol ke gawang Laos menjadi indikator ketajaman yang diandalkan.
Andersen andalkan ledakan lini serang usai 7-2 ke Laos, Hudson pilih pemulihan kondisi
Pelatih Myanmar Jørn Andersen menekankan perkembangan serangan sebagai modal utama. “Hal itu menunjukkan lini serang kami semakin berkembang. Para pemain semakin terbiasa menciptakan peluang, mencetak gol, dan memenangkan pertandingan,” ujar Andersen.
Ia menyebut laga di markas Thailand sebagai final Grup B. “Jika kami menang di Thailand, kami akan lolos ke babak berikutnya. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, bermain tanpa tekanan, dan mungkin saja kami bisa memberikan kejutan,” katanya.
Anthony Hudson tetap membidik kemenangan meski satu poin sudah cukup. Fokusnya memulihkan kondisi pemain usai jadwal padat dan perjalanan melelahkan. Formasi yang diunggulkan pratinjau: Thailand 4-4-2 dengan Pathom-Attakul; Hemviboon, Weerawatnodom, Thiangkham, Bihr; Yooyen, Otton, Kanitsribumphen, Autra; Mamah, Saelao. Myanmar 4-3-3: Zin Nyi Nyi Aung; Hein Zeyar Lin, Myat Phone Khant, Soe Moe Kyaw, Zwe Khant; Myat Kaung Khant, Kyaw Min Oo, Wai Lin Aung; Win Naing Tun, Than Paing, Lwin Moe Aung.
Rekor head-to-head lima pertemuan terakhir sepenuhnya milik Thailand tanpa imbang atau kalah. Soliditas clean sheet tiga laga grup (5-0 Laos, 2-0 Malaysia, 1-0 Filipina) kontras dengan 12 gol Myanmar di tiga laga, yang dibayar mahal di lini belakang.
Skenario lolos bersamaan: duel ganda Thailand-Myanmar dan Malaysia-Filipina
Dua pertandingan digelar bersamaan. Kalau Myanmar menang tapi Malaysia juga menang atas Filipina, Myanmar tetap di luar karena poin Malaysia menjadi sembilan sementara Myanmar maksimal sembilan dengan selisih gol yang sudah tertinggal sebelumnya.
Hanya kemenangan Myanmar plus hasil imbang atau kalah Malaysia yang membuka celah runner-up. Pada kenyataannya skor Thailand vs Myanmar 2-0 dan Malaysia menang 1-0 lewat gol Pavithran menit 16 mengunci dua tiket: Thailand juara grup, Malaysia runner-up sembilan poin.
Pasangan semifinal langsung terbentuk. Thailand menghadapi Singapura; Malaysia bertemu Vietnam. Bagi pembaca di Indonesia, peta itu menegaskan jalur ASEAN yang makin rapat tanpa Indonesia di empat besar grup A.
Apa yang dituntut di Stadion Rajamangala 20.00 WIB 8 Agustus 2026
Pratinjau menuntut Myanmar jegal tuan rumah di kandang. Realisasi di lapangan berbeda: Thailand unggul lewat dual penalti. Worachit mencetak gol penalti menit 11, Jehhanafee Mamah menambah di menit 52, keduanya disahkan VAR.
Susunan inti yang tampil: Thailand memakai Pathomakkakul; Thiangkham, Hemviboon, Bihr, Narubadin; Kanitsribumphen, Otton, Yooyen, Autra; Saelao, Mamah. Dua penyelamatan tiang gawang turut membantu Gajah Perang menjaga nol di belakang.
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, catatan sempurna grup plus penalti VAR menutup fase grup Thailand tanpa cacat. Myanmar, yang sempat digambarkan dalam frasa perang Thailand vs Myanmar di ruang tren, harus pulang tanpa semifinal.
Skor Thailand vs Myanmar 2-0 sekaligus menutup spekulasi live streaming dan rotasi. Laga yang semula digadang setara myanmar vs thailand di level senior (bukan sekadar Thailand U23 vs Myanmar U23) berakhir dengan dominasi tuan rumah di Rajamangala.







