Team Vision juara Teamfight Tactics Esports World Cup 2026 di Paris usai menyapu Aurora Gaming 3-0 di grand final. Debut divisi TFT mereka pada 2026 langsung puncaki dunia lewat comeback lower bracket, meraih hadiah utama US$150.000 setara sekitar Rp2,7 miliar.
Inti artikel
- Team Vision juara Teamfight Tactics Esports World Cup 2026 di Paris usai menyapu Aurora Gaming 3-0 di grand final
- Gelar itu juga menyumbang 1.000 poin Club Championship
- Organisasi yang baru buka cabang TFT langsung masuk hitungan race klub overall, menggantikan Weibo Gaming di tahta judul ini
Gelar itu juga menyumbang 1.000 poin Club Championship. Organisasi yang baru buka cabang TFT langsung masuk hitungan race klub overall, menggantikan Weibo Gaming di tahta judul ini.
Skuad Empat Pemain Tiongkok di Format Squads 4v4 Paris
Turnamen TFT EWC 2026 memakai format Squads 4v4. Enam belas tim terbaik lolos lewat kualifikasi regional, lalu bertarung sebagai unit kolektif, bukan duel individual.
Roster Team Vision diisi Flancy, Koyui, ZhenBai, dan MoGG. Mayoritas berasal dari skena kompetitif Tiongkok yang selama ini menguasai meta set terkini. Empat nama itu membentuk fondasi solid di panggung Paris.
Format skuad memaksa koordinasi ketat antar pemain. Setiap putaran menuntut pembagian peran jelas, dari scouting board hingga eksekusi late game. Team Vision memanfaatkannya penuh.
Jalur Lower Bracket: Tumbangkan Virtus.pro dan Flash Wolves
Jalan Team Vision ke final tak mulus. Mereka sempat terlempar ke lower bracket usai kekalahan di fase atas. Dari situ mereka bangkit dengan menumbangkan Virtus.pro lalu Flash Wolves beruntun.
Timeline ringkasnya jelas. Kalah di upper, bangkit lawan Virtus.pro, lanjut sapu Flash Wolves, baru lolos ke grand final melawan Aurora Gaming. Setiap kemenangan di lower memberi momentum mental yang krusial.
Comeback semacam itu jarang terjadi di format Squads yang padat. Tekanan eliminasi ganda justru memaksa empat pemain saling menutup celah. Hasilnya mereka tiba di final dengan ritme yang matang.
Final Sempurna 3-0 plus Flancy sebagai Sony Finals MVP
Di grand final Team Vision tak memberi celah. Mereka menyapu Aurora Gaming 3-0 dengan eksekusi set yang rapi dan tempo konsisten. Yan Lingyu atau Flancy dinobatkan Sony Finals MVP.
Flancy menekankan kemenangan sebagai tebusan kerja keras panjang. Performa individunya menonjol di momen krusial, namun ia tetap menempatkan koordinasi empat orang sebagai penentu utama.
Sweep 3-0 menutup drama lower bracket dengan bersih. Aurora Gaming yang sudah menunggu di final tak mampu membalik momentum. Skor final itu sekaligus mengunci hadiah utama dan poin klub.
Debut Divisi 2026, Dual Peran MoGG, dan Fondasi Kolektivitas
Divisi TFT Team Vision baru dibentuk tahun 2026. Meski debut, mereka langsung menggeser Weibo Gaming sebagai juara TFT EWC. Dominasi skena Tiongkok kembali terkonfirmasi di level klub global.
MoGG menjalankan dual peran sebagai coach sekaligus pemain. Ia secara eksplisit menempatkan kolektivitas sebagai kunci sukses debut. Tanpa kerja sama empat orang yang solid, sapu bersih final mustahil terjadi.
Dual peran itu jarang dibahas di liputan lain. MoGG mengatur strategi di sela-sela permainan aktif. Pendekatan itu membuat lineup tetap fleksibel tanpa kehilangan arahan di tengah set.
1.000 Poin Club Championship serta Ganti Tongkat Weibo
Gelar TFT menyumbang 1.000 poin Club Championship. Sebelum final, Team Vision tercatat di angka 750 poin. Setelah penambahan, posisi mereka melonjak ke 1.750, sejajar puncak NAVI yang sudah mengantongi 1.750, sementara Vitality berada di 1.400.
Bobot 1.000 poin dari satu judul TFT menjadi krusial bagi organisasi yang baru buka divisi. Poin itu memperketat race juara klub overall EWC 2026. Syarat formal juara Club Championship dan ambang top-8 makin ketat usai pekan multi-title yang padat.
Data klasemen sementara yang dihimpun Optimaise News menunjukkan lonjakan itu langsung mengubah peta. Team Vision resmi menggantikan Weibo Gaming di tahta TFT EWC. Satu gelar debut sekaligus mengangkat status organisasi di tabel klub.
Dampaknya terasa di level organisasi, bukan sekadar line-up. Debut 2026 yang langsung menyumbang 1.000 poin membuktikan investasi divisi baru bisa langsung menghasilkan di race Club Championship.




