Jawa Tengah, Optimaise News – Sudaryono resmi diangkat menjadi Kepala Badan Gizi Nasional ke-3 sejak 22 Juli 2026 di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia menggantikan Nanik S. Deyang setelah menuntaskan periode Wakil Menteri Pertanian ke-7 yang berlangsung 18 Juli 2024 hingga hari pelantikan tersebut.
Inti artikel
- Sudaryono resmi diangkat menjadi Kepala Badan Gizi Nasional ke-3 sejak 22 Juli 2026 di bawah Presiden Prabowo Subianto
- Deyang setelah menuntaskan periode Wakil Menteri Pertanian ke-7 yang berlangsung 18 Juli 2024 hingga hari pelantikan tersebut
- Politikus dan pengusaha berusia 41 tahun itu membawa pengalaman lintas kabinet Jokowi-Prabowo serta jejak usaha di sektor pangan
Politikus dan pengusaha berusia 41 tahun itu membawa pengalaman lintas kabinet Jokowi-Prabowo serta jejak usaha di sektor pangan. Optimaise News merangkum perjalanan Martinus Sudaryono dari putra petani Grobogan hingga memegang kendali institusi gizi nasional.
Latar Keluarga dan Pendidikan Martinus Sudaryono
Ia lahir 23 Januari 1985 di Grobogan, Jawa Tengah. Sebagai putra tunggal pasangan petani Yahyo dan Suwarni, kehidupan awalnya berakar di kawasan Toroh, Desa Tambirejo.
Rekam jejak akademiknya menonjol sejak dini. Ia lulus terbaik dari SMA Taruna Nusantara tahun 2003, kemudian meraih B.Eng. dari Akademi Pertahanan Nasional Jepang pada 2009. Gelar M.M. dan MBA didapat di Swiss German University, dilanjutkan gelar doktor dari IPB.
Rangkaian pendidikan itu membekali dirinya dengan kombinasi wawasan pertahanan, manajemen, dan ilmu pertanian. Latar belakang tersebut relevan dengan isu ketahanan pangan yang menjadi domain Badan Gizi Nasional.
Jejak Politik Sudaryono Gerindra hingga Transisi ke BGN

Sebelum menempati posisi nasional, Sudaryono pernah menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto. Sejak 18 Oktober 2023 ia memegang pimpinan DPD Partai Gerindra untuk wilayah Jawa Tengah.
Masa jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian membuatnya mendampingi Menteri Amran Sulaiman. Periode itu mencakup pergantian kabinet sehingga ia menjadi salah satu figur yang berpengalaman melintasi dua pemerintahan.
Pengangkatan ke pucuk Badan Gizi Nasional menandai kelanjutan kepercayaan terhadap rekannya di partai. Pengalaman di kementerian pertanian memberi jembatan langsung ke isu gizi dan konsumsi pangan nasional.
Portofolio Usaha Pangan serta Isu Rangkap Jabatan
Di dunia bisnis ia pernah memimpin Garuda TV sebagai CEO. Ia juga pernah memimpin PT Nusantara Telematics System dan PT Indonesian Defense and Security Technologies.
Di rumpun farmasi dan pangan ia menjabat chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma. Ia juga menjadi chairman PT Boga Halal Nusantara yang fokus pada daging sapi dan kambing, telur ayam, serta ikan.
Ia sempat memegang peran Komisaris Utama Pupuk Indonesia secara bersamaan. Langkah itu berlangsung terlepas dari larangan Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 128/PUU-XXIII/2025.
Situs resmi yang menampung profil dan kegiatan terkini tersedia di sudaryono.id. Perpaduan jejak petani, pendidikan tinggi, bisnis pangan, dan politik partai menjadikannya sosok yang membawa perspektif praktis ke institusi gizi.
Optimaise News akan terus mengikuti arah kebijakan yang digulirkan di bawah kepemimpinannya di Badan Gizi Nasional.







