Jawa Tengah, Optimaise News – Sudaryono dilantik Kepala Badan Gizi Nasional ke-3 pada 22 Juli 2026. Presiden Prabowo Subianto menunjuknya menggantikan Nanik S. Deyang setelah dua tahun sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Inti artikel
- Sudaryono dilantik Kepala Badan Gizi Nasional ke-3 pada 22 Juli 2026
- Presiden Prabowo Subianto menunjuknya menggantikan Nanik S
- Deyang setelah dua tahun sebagai Wakil Menteri Pertanian
Lompatan dari asisten pribadi Prabowo ke pimpinan BGN menandai pergeseran fokus Kabinet Merah Putih dari produksi pangan ke gizi nasional. Optimaise News merangkai jejak utuh tokoh ini berikut lonjakan harta Rp8,86 miliar ke Rp31 miliar.
Tempaan desa petani Grobogan hingga beasiswa luar negeri
Sudaryono lahir 23 Januari 1985 di Dukuh Mangunrejo, Grobogan. Ia putra tunggal petani Yahyo dan Suwarni.
Sejak kecil ia membantu orang tua memikul air dan jerami di sawah. Lingkungan desa membentuk daya tahan yang kelak menopang karier panjang.
Di SMA Taruna Nusantara ia lulus sebagai siswa terbaik 2003. Beasiswa kemudian membawanya meraih B.Eng. di Akademi Pertahanan Nasional Jepang tahun 2009.
Gelar M.M. dan MBA diraih di Swiss German University 2018. Puncak akademik datang lewat gelar doktor IPB 2025 dengan IPK sempurna 4,00. Jejak martinus sudaryono di kampus menunjukkan konsistensi prestasi tinggi.
Jaringan bisnis media-teknologi-pangan yang dibangun sejak 2014

Sejak 2014 Sudaryono merintis bisnis multi-sektor. Ia menjabat CEO Garuda TV sekaligus CEO Nusantara Telematics & Defense Tech.
Di pangan ia menjadi chairman PT Boga Halal Nusantara yang mengelola daging, telur, dan ikan. Jabatan Komisaris Utama Pupuk Indonesia juga digenggam.
Pengalaman rantai pasok Boga Halal langsung relevan dengan mandat BGN. Integrasi produksi pangan dan gizi menjadi modal praktis yang jarang dimiliki pejabat lain.
Lompatan politik Gerindra dan penunjukan pejabat tinggi

Di jalur politik Sudaryono naik cepat. Sejak 18 Oktober 2023 ia menjabat Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah menggantikan Abdul Wachid.
Posisi sudaryono gerindra memperkuat kedekatan dengan Prabowo Subianto. Sebelumnya ia menjadi asisten pribadi Presiden selama 2009-2014.
Ia sempat masuk bursa calon gubernur Jawa Tengah 2024. Namun menarik diri tepat setelah dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Transisi Wamentan ke Kepala BGN serta isu rangkap jabatan
Sudaryono dilantik Wakil Menteri Pertanian 18 Juli 2024. Ia mendampingi Amran Sulaiman di Kabinet Jokowi lalu berlanjut di era Prabowo hingga 22 Juli 2026.
Pindah ke Kepala BGN membawa dampak nyata bagi program gizi dan swasembada. Latar pertanian plus bisnis pangan memudahkan sinkronisasi kebijakan.
Isu rangkap jabatan muncul karena ia tetap Komisaris Utama Pupuk Indonesia. Putusan MK 128/PUU-XXIII/2025 melarang rangkap komisaris BUMN, namun praktik masih dijalankan.
Klarifikasi status ini penting bagi fokus penuh di BGN. Publik menanti penyesuaian agar mandat gizi nasional tidak terpecah.
Lonjakan harta dan tanda kehormatan yang menyertai karier
Data LHKPN mencatat harta bersih Sudaryono melonjak tajam. Dari Rp8,86 miliar pada Januari 2025 menjadi Rp31 miliar per Maret 2026.
Kenaikan hampir tiga kali lipat seiring lonjakan jabatan. Agustus 2025 ia menerima Bintang Mahaputera Pratama sebagai tanda kehormatan negara.
Penghargaan itu menutup rangkaian kontribusi di pertanian dan gizi. Karier lintas jalur dari desa hingga istana kini berpusat pada Badan Gizi Nasional.
Tanya Jawab Seputar Sudaryono dan BGN
Apa arti penunjukan Sudaryono bagi program gizi nasional?
Latar belakang pertanian, bisnis Boga Halal, dan pengalaman Wamentan membuatnya siap menyatukan swasembada dengan perbaikan gizi. Program BGN berpeluang lebih terintegrasi dari hulu ke hilir.
Bagaimana status rangkap jabatan setelah putusan MK?
Putusan MK 128/PUU-XXIII/2025 melarang pejabat rangkap komisaris BUMN. Sudaryono masih tercatat Komisaris Utama Pupuk Indonesia saat dilantik Kepala BGN.
Siapa yang digantikan dan kapan efektif jabatannya?
Ia menjadi Kepala BGN ke-3 menggantikan Nanik S. Deyang efektif sejak 22 Juli 2026 di bawah Presiden Prabowo.







