Manchester United membantai Rosenborg 5-0 pada uji coba pramusim di Stadion Lerkendal, Trondheim, Jumat 24 Juli 2026 pukul 23.00 WIB. Empat dari lima gol dicetak pemain akademi, dilengkapi dua assist Jaydan Kamason serta clean sheet bergantian dua kiper muda.
Kemenangan telak ini jadi bukti nyata rotasi Michael Carrick usai Setan Merah kalah tipis 0-1 dari Wrexham. Laga di Norwegia jadi panggung penuh generasi muda yang main lepas dan produktif di bawah asuhan pelatih baru.
Urutan Lima Gol di Stadion Lerkendal
Shea Lacey membuka skor di menit 31. Gol itu jadi penanda awal dominasi Manchester United di depan rumah lawan Eliteserien. Joshua Zirkzee menyusul di menit 56 lewat sentuhan tajam di kotak penalti.
Jacob Devaney menambah keunggulan di menit 63. Harry Amass menyentuh angka empat di menit 72. Ethan Williams menutup pesta di menit 84. Kronologi gol ini membentuk gambaran utuh: serangan berlapis dari lini depan hingga sayap.
Dua assist Kamason menjadi penghubung penting di antara gol-gol tersebut. Ia memberi umpan matang yang langsung dieksekusi rekan-rekannya. Radek Vitek dan Dermot Mee berbagi clean sheet tanpa kebobolan satu bola pun.
Lacey Starter Sentral dan Generasi U-20 yang Mengisi Papan Skor

Lacey dipercaya main sejak awal. Ia diposisikan lebih ke tengah di belakang Zirkzee, bukan murni sayap. Gaya menusuk kaki kirinya langsung membuahkan hasil dan membuka jalan bagi rekan-rekan sebaya.
Tiga dari lima pencetak gol berusia di bawah 20 tahun. Empat gol keseluruhan berasal dari pemain muda akademi. Devaney, Amass, dan Williams melengkapi paket yang menunjukkan kedalaman skuad pramusim.
Posisi sentral Lacey memberi ruang gerak lebih bebas. Ia tidak hanya mencetak gol, tapi juga menarik perhatian bek Rosenborg. Generasi U-20 ini mengisi papan skor dengan ritme yang stabil dari babak pertama hingga akhir.
Carrick: Pemain Muda Main Lepas dan Layak Dapat Pujian
Michael Carrick menilai para pemain muda bermain sebagai satu tim. Mereka tampil lepas, tidak kaku, dan masing-masing punya potensi jelas. Pujian itu datang setelah laga yang penuh rotasi.
Carrick menekankan bahwa kesempatan ini dimanfaatkan baik. Bukan sekadar main, tapi mereka mampu membangun serangan bersama. Hasil 5-0 jadi bukti bahwa akademi siap mengisi slot di musim kompetitif.
Komentar pelatih itu menggarisbawahi dampak mental usai kekalahan tipis dari Wrexham. Tim langsung bangkit dan main lepas di Trondheim. Optimaise News mencatat pujian Carrick sebagai penegas arah pengembangan pemain muda.
Lawatan ke Klub Eliteserien yang Sudah Tengah Musim
Rosenborg sudah berada di tengah musim Eliteserien. Kondisi kebugaran mereka relatif lebih matang dibanding tim pramusim murni. Menang 5-0 atas lawan yang sudah kompetitif jadi sinyal positif.
Laga ini menyusul kekalahan 0-1 dari Wrexham. Perbedaan hasil mencolok menunjukkan respons cepat skuad Carrick. Lawatan ke Norwegia bukan sekadar uji coba ringan, tapi ujian ritme lawan yang sudah hidup di kompetisi resmi.
Paket dampak akademi terlihat utuh di sini. Empat gol pemain muda, dua assist Kamason, plus clean sheet Vitek dan Mee dalam satu malam. Semua itu terjadi melawan klub yang tak sedang pre-season.
Ujian Berikut: Atletico Madrid di Solna
Agenda pramusim berikutnya membawa Manchester United ke Stadion Strawberry Arena, Solna. Mereka akan menghadapi Atletico Madrid. Laga itu jadi tolok ukur lanjutan bagi rotasi pemain muda.
Setelah menghancurkan Rosenborg, ujian lawan klub La Liga akan lebih berat. Carrick bisa menguji kembali kedalaman akademi di level yang lebih tinggi. Hasil di Trondheim memberi modal percaya diri.
Pembaca kini punya gambaran lengkap: timeline lima gol, kontribusi non-gol Kamason dan dual kiper, pujian pelatih, konteks lawan Eliteserien, serta jembatan ke Solna. Semua membentuk satu kerangka dampak akademi pramusim tanpa potongan terpisah.







