Surakarta, Optimaise News – Manchester United membantai Rosenborg 5-0 di Stadion Lerkendal. Tiga dari lima gol dicetak pemain di bawah 20 tahun. Angka itu jadi sinyal kuat kedalaman akademi Carrington usai kalah tipis dari Wrexham.
Laga uji coba pramusim 2026-2027 digelar Jumat, 24 Juli 2026 pukul 23.00 WIB di Trondheim. Michael Carrick memadukan senior dan muda. Babak kedua makin didominasi anak-anak akademi yang tampil lepas.
Kronologi Lima Gol di Lerkendal: Lacey hingga Williams
Babak pertama sempat panas. Rosenborg menekan agresif di awal. Bryan Mbeumo hampir buka skor, tapi peluangnya gagal. Tembakan Patrick Dorgu dan sundulan Leny Yoro membentur tiang. Near-miss itu jadi peringatan dini.
Shea Lacey akhirnya buka keunggulan menit 31. Ia lepas tembakan melengkung kaki kiri yang tak terjangkau kiper. Skor 1-0 bertahan hingga istirahat. Babak kedua berubah total.
Joshua Zirkzee gandakan keunggulan menit 56. Jacob Devaney menambah menit 63. Harry Amass cetak gol keempat menit 72. Ethan Williams tutup pesta menit 84. Tiga pencetak gol berusia di bawah 20 tahun.
Zirkzee Solo Dribble, Lacey Dipasang di Belakangnya

Gol Zirkzee jadi momen visual terbaik. Ia terima bola, melewati dua bek Rosenborg dengan dribble solo, lalu selesaikan rapi. Aksi itu bikin Stadion Lerkendal terdiam sejenak.
Carrick ubah posisi Lacey di babak kedua. Pemain muda itu dipasang lebih ke tengah, tepat di belakang Zirkzee. Peran lebih bebas membuat Lacey bebas berkreasi dan tetap berbahaya.
Kombinasi itu membuahkan hasil. Lacey jadi penghubung, Zirkzee jadi finisher. Susunan campuran senior-muda terbukti efektif. Akademi Carrington unjuk gigi tanpa beban.
Carrick: Pemain Muda Berani Ekspresikan Diri di Babak Kedua

Michael Carrick puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia bilang pemain muda tampil percaya diri dan berani unjuk skill. Mereka terus mendorong potensi masing-masing di lapangan.
Babak kedua jadi panggung mereka. Carrick banyak menurunkan pemain akademi. Hasilnya gawang bersih dan lima gol. Kutipan pelatih itu menegaskan evaluasi positif pramusim.
Lacey, Devaney, Amass, dan Williams jadi bukti. Mereka tidak hanya mengisi, tapi memimpin serangan. Carrick melihat data segar untuk dipertimbangkan di musim baru.
Rosenborg Lebih Fit karena Eliteserien, Tetap Kalah Telak
Rosenborg tengah menjalani musim Eliteserien. Kondisi fisik mereka lebih matang dibanding MU yang baru mulai pramusim. Tekanan awal laga membuktikan itu.
Namun dominasi total Setan Merah tak terbantahkan. Setelah gol pertama, tuan rumah kesulitan bangkit. MU kendalikan tempo dan ciptakan peluang demi peluang.
Kontras kebugaran versus kualitas skuad terlihat jelas. Rosenborg fit, tapi MU punya kedalaman dan ide. Skor 0-5 jadi bukti telak di kandang sendiri.
Arti Pesta Gol Pramusim bagi Persiapan Musim Baru MU
Pesta gol ini lebih dari sekadar skor. Tiga dari lima gol U-20 menandai rebound positif. Usai kalah 0-1 dari Wrexham, MU temukan ritme dan kepercayaan diri.
Carrick dapat gambaran jelas. Akademi Carrington siap suplai pemain. Senior seperti Zirkzee tetap tajam. Keseimbangan itu penting menjelang kompetisi resmi.
Uji coba di Lerkendal jadi batu loncatan. MU bawa pulang gawang bersih, lima gol, dan sinyal kuat. Persiapan musim baru kini punya fondasi lebih kokoh.





