Gelandang Manchester City Rodri memberi lampu hijau kepada Barcelona untuk membuka negosiasi transfer dengan klubnya. Keputusan itu muncul setelah pembicaraan dengan Real Madrid mentok di perbedaan valuasi, dan media Spanyol serta Fabrizio Romano mencatat fokus pemain kini beralih ke proyek Hansi Flick.
Inti artikel
- Gelandang Manchester City Rodri memberi lampu hijau kepada Barcelona untuk membuka negosiasi transfer dengan klubnya
- Mundo Deportivo memberitakan Rodri menyampaikan keyakinan penuh pada rencana olahraga yang dipimpin Flick
- Ia mengizinkan manajemen Katalan memulai pembicaraan resmi dengan Manchester City
Pantauan Optimaise News merangkum, pejabat Barca semula yakin prioritas Rodri bila kembali ke La Liga adalah Madrid, tapi sikapnya berbalik total dalam hitungan hari. Kesepakatan final dengan pemain maupun City belum final, namun izin resmi untuk bicara dianggap langkah terpenting yang sudah digenggam Blaugrana.
Rodri pastikan sikap ke proyek Flick, Barca dapat izin bicara ke City
Mundo Deportivo memberitakan Rodri menyampaikan keyakinan penuh pada rencana olahraga yang dipimpin Flick. Ia mengizinkan manajemen Katalan memulai pembicaraan resmi dengan Manchester City. Marca menambahkan langkah itu secara praktis menutup opsi kepindahan ke Real Madrid karena fokus pemain sudah penuh ke Camp Nou.
Fabrizio Romano menegaskan untuk pertama kalinya Rodri membuka pintu negosiasi dengan Barcelona. Ia menyatakan kesiapan membahas syarat pribadi. Sumber internal yang dikutip media lokal menyebut klub hari ini lebih dekat dibanding kemarin setelah persetujuan pemain didapat, meski transfer belum dijamin.
Sport melaporkan lingkaran terdekat Rodri memberitahu Barcelona pada Rabu malam bahwa negosiasi dengan Madrid berakhir di jalan buntu finansial. Barca sempat menjalin kontak usai Frenkie de Jong cedera lutut serius, tapi menahan diri sampai keinginan sejati pemain jelas. Syarat itu kini terpenuhi.
Negosiasi Madrid macet di angka: Calafat coba turunkan harga, City tolak
Menurut laporan Detik, Madrid sempat sepakat soal kontrak dan gaji dengan pemain terbaik Piala Dunia 2026 itu. Masalah muncul saat City menuntut 75-80 juta euro, sementara Madrid menilai Rodri maksimal 55 juta euro karena kontraknya habis 2027. Penundaan itu dimanfaatkan Barcelona.
Sergio Valentín dari Radio Marca mengungkap Rodri sempat sangat dekat pindah ke Madrid dan kesepakatan hampir rampung juga dengan City. Campur tangan Juni Calafat yang meyakinkan Florentino Pérez untuk menekan harga membekukan proses. City menolak mentah-mentah tawaran lebih rendah.
Rodri awalnya tetap ingin ke Madrid, tapi proses yang berlarut membuat kesabarannya habis. Catatan Optimaise News menunjukkan City kemudian memasukkan Barcelona ke dalam race, sehingga leverage harga terhadap Madrid berubah. Madrid yang semula ingin murah kini berisiko harus membayar premium jika ingin merebut inisiatif kembali.
Kisah belakang layar: Deco, Flick, dan rekan Timnas Spanyol masuk
Valentín menjelaskan Deco masuk negosiasi langsung dengan pemain. Flick menghubungi lewat telepon untuk memaparkan proyek musim depan. Sejumlah rekan Timnas Spanyol di skuad Barca juga menelepon, menekankan lingkungan familiar yang mempercepat adaptasi.
Faktor lain yang disebut media Spanyol: keyakinan pada gaya main Barca yang dinilai lebih cocok, serta terhambatnya jalur Madrid-City di biaya tinggi. Kebutuhan Flick akan gelandang berpengalaman meningkat setelah De Jong diperkirakan absen berbulan-bulan.
Barca belum mengajukan tawaran resmi ke City maupun ke pemain, tetapi suasana di klub digambarkan optimis. City dikabarkan bersedia melepas bila tawaran cocok, dengan patokan di kisaran 60 juta euro karena sisa kontrak satu tahun.
Tantangan gaji Ballon d’Or dan plafon Barca vs tuntutan City 55-70 juta
Sport menempatkan nilai transfer di rentang 55 hingga 70 juta euro. City memegang plafon tertinggi, tapi ada ruang jika pemain mendesak pergi. Barca disebut siap maksimal sekitar 70 juta euro. Detik menambahkan Rodri menerima tawaran kontrak Barca yang lebih rendah dari gaji City sekitar 220 ribu paun per pekan, belum bonus.
Gaji pasca Ballon d’Or menjadi tantangan besar. Rodri mengharapkan kontrak setara statusnya, memaksa manajemen mencari celah di plafon gaji La Liga. Persetujuan pemain memberi ruang mencari solusi finansial yang sebelumnya terasa mustahil ketika prioritas masih di Madrid.
Variasi angka antar media (50-80 juta euro atau pound) mencerminkan tawar-menawar yang belum resmi. Yang pasti, lampu hijau pemain mengubah kalkulasi plafon Barca: peluang realisasi naik, tetapi tekanan gaji dan fee tetap tinggi.
Apa artinya bagi lini tengah La Liga: De Jong cedera, Madrid butuh gelandang
Bagi Barcelona, Rodri bisa menjadi pengganti berkualitas sekaligus pemimpin lini tengah saat De Jong absen. Banyak rekan Timnas di skuad membuat transisi lebih mulus. Madrid, di sisi lain, tetap butuh gelandang bertahan; spekulasi melepas Tchouameni dan Camavinga demi dana transfer sempat muncul, meski keduanya dikabarkan ingin bertahan.
Jose Mourinho dilaporkan meragukan Camavinga, sementara Tchouameni masih pilihan. Paket 150 juta euro dari Manchester United bisa jadi pertimbangan jika bidik Rodri dilanjutkan. Tanpa balasan cepat, Madrid berisiko kehilangan inisiatif yang sempat digenggam.
Kronologi utuh dari hampir deal Madrid, campur tangan Calafat, habisnya kesabaran Rodri, hingga masuknya Deco-Flick-rekan Timnas menjelaskan kenapa topik Rodri naik di tren pencarian. Bursa transfer La Liga kini berputar pada satu pertanyaan: seberapa cepat Barca dan City menyepakati angka.




