Reza Arap mengaku bukan orang yang menguasai taktik maupun statistik sepak bola, meski dipercaya sebagai Official Broadcast Partner ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026. Musisi sekaligus YouTuber itu menegaskan dirinya hanya penikmat pertandingan, terutama saat Timnas Indonesia tampil.
Pernyataan itu disampaikan saat ditemui di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (16/07/2026). Sebagaimana dihimpun Optimaise News, ketertarikannya pada bola selama ini lebih sering muncul saat menyaksikan Timnas atau ajang Piala Dunia.
Reza Arap akui tak paham sepak bola, tetap jadi penikmat
Meski tak menguasai seluk-beluk permainan, Arap tetap antusias menayangkan turnamen lewat kanal YouTube pribadinya. Baginya, atmosfer pertandingan jauh lebih penting daripada angka dan formasi di papan statistik.
Ia menggambarkan dirinya sebagai penonton biasa yang menikmati laga tanpa beban analisis. “Saya tuh sebenernya paling bodoh soal bola. Saya enggak ngerti. Saya cuma penikmat, penikmat bola. Timnas? Of course Timnas. Dan nonton World Cup juga, enggak absen nonton World Cup dari awal sampai sekarang,” ujar Reza Arap.
Sikap jujur itu justru memperjelas posisinya: bukan pakar, melainkan fan yang ingin berbagi tontonan. Pengalaman menikmati laga sebagai penonton menjadi alasan utama ia menerima proyek siaran tersebut.
Dukungan untuk Timnas di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026
Baca juga: Trailer Film ‘KETOK MEJIK’ Resmi Dirilis, Ananta Rispo · [Wawancara Eksklusif] CHANYEOL Tentang ‘Upside Down’ dan

Arap juga mengakui tidak hafal seluruh pemain, rekam jejak, maupun posisi mereka di lapangan. Namun, keterbatasan itu tidak mengurangi dukungannya agar Timnas meraih hasil terbaik di ajang Asia Tenggara.
“Kalau semua kayaknya enggak ya. Rekam jejak, posisi, gitu-gitu yang lainnya maaf saya lupa kalau lagi kayak gini. Tapi ya, all the best, all the best buat Timnas dan hopefully di Cup ini, amin juara, amin,” ujarnya.
Harapan juara itu disampaikan tanpa pretensi teknis. Pantauan Optimaise News, nada bicaranya lebih ke doa penikmat setia daripada prediksi pelatih atau analis.
Momen merinding di stadion jadi alasan emosional
Pengalaman menonton langsung Timnas di stadion menjadi momen yang paling berkesan baginya. Ia berharap turnamen yang akan digelar segera bisa menghadirkan kembali sensasi serupa.
“Gua pribadi pernah nonton Timnas di stadion dan itu merinding banget sih, jadi pengen ngerasain lagi,” katanya. Rasa merinding itu, bukan penguasaan taktik, yang membuatnya tetap dekat dengan bola.
Dengan peran sebagai Official Broadcast Partner, Arap membuka ruang bagi penonton YouTube untuk ikut merasakan atmosfer turnamen regional. Ia tetap berharap Indonesia juara, meski mengaku hanya penikmat biasa di bangku penonton.







