Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Bracer

Remake Trails in the Sky 1st Chapter rilis bersamaan di Steam, PS5, dan Switch. Pintu masuk modern ke seri JRPG Nihon Falcom lewat Estelle dan Joshua.

Author Image

Bagus

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Bracer

Trails in the Sky 1st Chapter hadir sebagai remake visual 3D dari The Legend of Heroes: Trails in the Sky FC yang pertama kali rilis pada 2004. Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake ini menyoroti bagaimana judul berusia dua dekade itu dibuka ulang untuk pemain baru tanpa memutus benang cerita seri Trails.

Game rilis global di Steam, PlayStation 5, dan Nintendo Switch dengan tanggal yang sama dengan versi Jepang. Artinya, spoiler dari pasar Jepang tidak lagi mendahului pengalaman pemain di wilayah lain, termasuk Indonesia.

Rilis global bersamaan jadi keunggulan nyata

Judul ini diumumkan di Nintendo Direct pada 2024, lalu resmi hadir di tiga platform utama. Tidak seperti sejumlah game Trails modern yang versi globalnya terlambat, 1st Chapter menyamakan jadwal rilis Jepang dan internasional.

Menurut pantauan Optimaise News, pola rilis serentak itu relevan bagi pemain yang ingin menikmati cerita tanpa harus menghindari media sosial berbulan-bulan. Studio di balik waralaba ini adalah Nihon Falcom, yang sudah membangun dunia Trails lewat total 13 judul saling terhubung.

Remake menjanjikan visual 3D yang lebih ciamik serta mekanisme pertarungan yang lebih bersahabat bagi gamer non-RPG. Janji itu menempatkan 1st Chapter sebagai gerbang yang lebih ramah dibanding memulai dari rilis orisinal berusia dua puluh tahun.

Estelle, Joshua, dan jalan menjadi Bracer

Estelle, Joshua, dan jalan menjadi Bracer

Alur mengikuti cerita orisinal Trails in the Sky FC. Cerita dibuka dengan cutscene ayah yang membawa “kado” berupa anak lelaki terluka bernama Joshua untuk putrinya, Estelle.

Lima tahun kemudian, Estelle Bright dan saudara angkatnya Joshua ingin bergabung ke Bracer Guild. Bracer Guild digambarkan sebagai organisasi non-pemerintah yang membantu warga, menjaga perdamaian, serta melindungi sipil dari krisis, terorisme, hingga konflik antarnegara.

Setelah menjadi Junior Bracer, keduanya menuntaskan kasus yang ditinggalkan ayah mereka, Cassius Bright, bersama mentor Scherazard Harvey. Mereka berkeliling kerajaan Liberl demi surat rekomendasi Senior Bracer sambil menunggu Cassius yang tiba-tiba pergi bekerja di luar kota.

Kasus Capua Sky Bandits dan misteri pesawat Linde

Kasus Capua Sky Bandits dan misteri pesawat Linde

Di kota Rolent, Estelle, Joshua, dan Scherazard membongkar perampokan berlian dari rumah walikota oleh Capua Sky Bandits. Saat para tersangka hendak diinterogasi, pesawat induk bandit datang menyelamatkan kawannya dan menyebut ada masalah di kota Bose.

Bandit kabur, berlian berhasil diamankan, dan Estelle serta Joshua mendapat surat rekomendasi promosi dari cabang Rolent. Di saat yang sama, kabar datang bahwa pesawat Linde yang ditumpangi Cassius menghilang setelah terbang dari Bose.

Estelle merespons dengan semangat cerianya: melanjutkan latihan mengelilingi Liberl, mencari jejak ayah, dan mengejar rekomendasi guild di kota besar lain. Pertanyaan besar tetap terbuka—hubungan bandit dengan hilangnya pesawat, serta identitas asli Joshua yang dulu datang penuh luka.

Pintu masuk ke seri Trails yang saling menyambung

Seri Trails dikenal punya komunitas setia karena kesinambungan cerita dan konflik karakter di satu dunia yang sama. Memulai dari remake 1st Chapter memberi konteks awal sebelum melangkah ke judul-judul lanjutan Falcom.

Optimaise News mencermati bahwa angle “remake terindah untuk JRPG klasik” yang muncul di sejumlah ulasan sejalan dengan posisi game ini sebagai jembatan generasi. Veteran bisa menikmati ulang petualangan Liberl, sementara pendatang baru mendapat visual dan alur yang lebih mudah didekati.

Bagi pemain di Indonesia yang mencari JRPG berfokus cerita di PC, PS5, atau Switch, Trails in the Sky 1st Chapter menawarkan titik start yang rapi. Cerita Bracer Guild, misteri keluarga Bright, dan bayang Capua Sky Bandits menjadi undangan untuk masuk ke dunia yang sudah dibangun Falcom selama dua dekade.

Kalau kamu penasaran siapa Joshua sebenarnya dan apa yang terjadi di Bose, jawaban itu memang disimpan di dalam game. Remake ini tidak mengubah kerangka plot orisinal, melainkan membungkusnya agar terasa segar di platform modern.

Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.