Bali, Optimaise News – Bali United resmi bermitra apparel dengan adidas Indonesia hingga 2029. Klub Pulau Dewata ini menjadi yang pertama di antara mitra adidas Super League yang membeberkan desain jersey musim 2026/2027.
Inti artikel
- Bali United resmi bermitra apparel dengan adidas Indonesia hingga 2029
- Klub Pulau Dewata ini menjadi yang pertama di antara mitra adidas Super League yang membeberkan desain jersey musim 2026/2027
- Pengumuman digelar di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat 24 Juli 2026 malam
Pengumuman digelar di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat 24 Juli 2026 malam. Langkah brand elevation lewat seragam kelas dunia ini perkuat identitas budaya Bali sekaligus dongkrak performa di lapangan.
Kontrak Adidas Berlaku sampai 2029, Diumumkan di Gianyar
Acara berlangsung di markas latihan klub. Adidas Indonesia menyediakan perlengkapan tempur lengkap untuk seluruh elemen Bali United. Kerja sama dinilai terobosan sejarah demi naikkan citra merek, nilai komersial, dan daya saing internasional.
Sponsorship ini bukan sekadar ganti logo di dada. Optimaise News mencatat momen tersebut sebagai sinyal serius klub menatap Super League dengan dukungan manufaktur global yang mapan. Kontrak panjang memberi kepastian perencanaan skuad dan merchandising multi-musim.
Jersey Merah-Hitam-Putih Dapat Sentuhan Budaya Bali Plus Teknologi Ringan

Jersey utama tetap merah-hitam-putih. Desainnya mendapat sentuhan modern elegan yang memadukan identitas budaya lokal Bali. Material dibuat lebih ringan berteknologi tinggi dengan sirkulasi udara optimal.
Tujuan utamanya dongkrak performa pemain di bawah panas terik. Detail motif kultural disisipkan halus tanpa mengorbankan kenyamanan gerak. Supporter langsung bisa mengenali ciri khas Dewata di setiap helai seragam baru.
Pemilihan warna klasik dipertahankan agar ikatan emosional fans tetap kuat. Teknologi kain membantu pemain lebih frekuensi berlari tanpa rasa berat di tubuh. Kombinasi itu jadi nilai jual utama di ritel resmi klub.
Dukungan Full dari Skuad Senior hingga Akademi Junior

Adidas tidak hanya menyiapkan kaos untuk tim utama. Perlengkapan perang juga mengalir ke seluruh tingkatan junior dan akademi. Lini muda mendapat akses seragam sekelas profesional sejak dini.
Integrasi ini mempercepat standarisasi kualitas di dalam klub. Anak-anak akademi terbiasa dengan material yang sama dipakai pemain senior. Efeknya, transisi ke tim utama jadi lebih mulus secara mental dan teknis.
Harapan Yabes Tanuri dan Adidas: Semangat Baru plus Inspirasi Sepakbola Nasional
CEO Bali United Yabes Tanuri menyebut seragam tempur baru ini sebagai pemicu semangat juang. Ia berharap skuad meraih prestasi terbaik di Super League. Seragam itu diharapkan menumbuhkan rasa bangga setiap kali pemain melangkah ke lapangan.
President Director adidas Indonesia Benjamin Handradjasa menyampaikan harapan lebih luas. Kolaborasi ini diinginkan mampu menginspirasi supporter dan sepakbola Indonesia secara keseluruhan. Adidas melihat Bali United sebagai mitra yang paham pentingnya identitas lokal di pentas nasional.
Kedua pihak sepakat bahwa apparel kelas dunia bukan hanya soal tampilan. Ia menjadi jembatan antara tradisi budaya dan ambisi kompetitif klub di kancah yang semakin ketat. Optimaise News menilai kutipan keduanya mempertegas dimensi inspiratif di balik kontrak panjang.
Posisi Bali United di Antara Klub Adidas Lain: Pertama yang Buka Desain
Persija Jakarta dan PSM Makassar sudah lebih dulu bermitra dengan adidas. Namun keduanya belum membeberkan desain jersey Super League 2026/2027. Bali United mengambil langkah lebih cepat dengan merilis visual resmi terlebih dahulu.
Posisi ini memberi keuntungan pemasaran di musim pra-kompetisi. Fans bisa langsung memesan jersey baru lebih awal dibanding supporter klub mitra adidas lain. Keunggulan first-mover itu berpotensi mengerek penjualan merchandise dan engagement digital klub.
Strategi brand elevation lewat apparel kelas dunia membedakan Bali United dari sekadar berita transfer. Klub menempatkan identitas budaya dan teknologi performa sebagai inti narasi. Dampaknya dirasakan pada citra komersial sekaligus daya saing internasional jangka panjang.







