Jakarta, Optimaise News – Pusat Laboratorium Forensik Polri menyatakan dokumen akademik Presiden ke-7 Joko Widodo asli setelah memeriksa arsip kelulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Tim Puslabfor dikerahkan menyusul laporan masyarakat yang masuk ke Bareskrim Polri terkait isu keaslian ijazah tersebut.
Inti artikel
- Tim Puslabfor dikerahkan menyusul laporan masyarakat yang masuk ke Bareskrim Polri terkait isu keaslian ijazah tersebut
- Konfirmasi ini disampaikan Dekan Fakultas Kehutanan UGM Ir Sigit Sunarta dalam klarifikasi resmi di YouTube UGM pada 22 Agustus 2025
- Pemeriksaan forensik dimulai dari laporan TPUA yang kemudian dilanjutkan ke Bareskrim
Konfirmasi ini disampaikan Dekan Fakultas Kehutanan UGM Ir Sigit Sunarta dalam klarifikasi resmi di YouTube UGM pada 22 Agustus 2025. Pemeriksaan forensik dimulai dari laporan TPUA yang kemudian dilanjutkan ke Bareskrim.
Rantai Laporan TPUA ke Bareskrim yang Memicu Uji Puslabfor
Laporan masyarakat berupa TPUA masuk ke Bareskrim Polri saat polemik ijazah Jokowi menggelora. Bareskrim kemudian meneruskan berkas tersebut ke tim Pusat Laboratorium Forensik. Sigit Sunarta menjelaskan proses tersebut berlangsung sejak awal pelaporan.
Keterangan lengkapnya diberikan Sigit dalam klarifikasi YouTube resmi UGM. “Pada saat awal dulu waktu pelaporan TPUA ke Bareskrim. Bareskrim meneruskan tim Pusat Laboratorium Forensik itu,” ujarnya. Laporan itu menjadi titik masuk tim Puslabfor menindaklanjuti kekhawatiran publik.
Apa Saja yang Diperiksa: dari NIM hingga Material Usia Puluhan Tahun
Tim Puslabfor tidak hanya memeriksa data administrasi seperti Nomor Induk Mahasiswa atau registrasi akademik. Mereka juga menguji unsur material dokumen akademik yang sudah berusia puluhan tahun.
Analisis meliputi tinta, kertas, dan komponen fisik lainnya. Hal ini dilakukan karena arsip telah lama tersimpan. Hasilnya diharapkan menjadi bukti keabsahan dokumen pendidikan tinggi tersebut.
Konfirmasi Dekan Kehutanan UGM di Klarifikasi YouTube Resmi
Dekan Fakultas Kehutanan UGM Ir Sigit Sunarta menyampaikan hasil sementara dalam klarifikasi publik. Pernyataan itu diberikan setelah tim Puslabfor menyelesaikan pemeriksaan. UGM mengklaim aparat penegak hukum sudah turun tangan menelusuri dokumen akademik Jokowi.
Konfirmasi ini disampaikan di akun YouTube resmi universitas. Sigit menegaskan pemeriksaan mencakup berbagai aspek fisik dokumen. Langkah itu diambil untuk menjawab kekhawatiran masyarakat.
Hasil Akhir Laboratorium: Dokumen Dinyatakan Otentik
Tim Puslabfor menyatakan arsip akademik Joko Widodo memiliki keaslian yang baik setelah uji material. Hasil itu mencakup verifikasi tinta dan kertas. Sigit menegaskan dokumen tersebut memang otentik asli.
Kutipan lengkapnya terdengar dalam klarifikasi. “Untuk mengecek dokumen-dokumen keaslian dokumen-dokumen. Mulai dari tintanya, kertasnya, dan lain sebagainya itu dan dinyatakan bahwa hasilnya itu memang otentik asli. Memang otentik asli,” ungkapnya. Hasil uji itu kini menjadi bahan pertimbangan publik.
Optimaise News mencatat pemeriksaan Puslabfor menjadi bukti hukum keabsahan dokumen pendidikan tinggi milik mantan Kepala Negara tersebut. Langkah itu mengakhiri kekhawatiran soal keaslian arsip akademik Jokowi. Konfirmasi ini muncul di tengah perdebatan yang terus bergulir.







