Tangerang, Optimaise News – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S Deyang. Pelantikan resmi digelar Rabu 22 Juli 2026. LHKPN yang diserahkan ke KPK pada 29 Maret 2026 mencatat harta kekayaan pejabat baru ini sebesar Rp31,39 miliar.
Inti artikel
- Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S Deyang
- Pelantikan resmi digelar Rabu 22 Juli 2026
- LHKPN yang diserahkan ke KPK pada 29 Maret 2026 mencatat harta kekayaan pejabat baru ini sebesar Rp31,39 miliar
Angka bersih itu muncul setelah aset properti besar diimbangi utang di atas Rp60 miliar. Optimaise News merangkum rincian 21 bidang tanah-bangunan, kendaraan, surat berharga, serta kas yang membentuk posisi keuangan Sudaryono sebelum naik jabatan.
Jadwal Pelantikan dan Riwayat Jabatan Wakil Menteri
Pelantikan Sudaryono berlangsung di Istana Negara pada 22 Juli 2026. Ia langsung mengisi kursi Kepala BGN usai penunjukan resmi dari Presiden Prabowo. Transisi ini menandai pergantian kepemimpinan di lembaga yang menangani gizi nasional.
Sebelumnya Sudaryono menjabat Wakil Menteri Pertanian. Pengalaman di kementerian itu menjadi bekal untuk mengurus isu gizi yang beririsan dengan ketahanan pangan. Jabatan lama ditinggalkan seiring pelantikan di BGN.
Rincian 21 Bidang Properti Tanah-Bangunan di LHKPN

Laporan harta mencantumkan 21 bidang tanah dan bangunan senilai total Rp69,69 miliar. Lokasi tersebar di Bogor, Tangerang Selatan, Depok, serta sejumlah titik lain. Nilai properti ini mendominasi daftar aset Sudaryono.
Sebagian besar berupa tanah dan bangunan hunian atau komersial. Rincian alamat lengkap tidak dipublikasikan secara terbuka, namun data agregat menunjukkan konsentrasi di kawasan Jabodetabek. Aset tetap ini menjadi tulang punggung kekayaan pejabat tersebut.
Aset Kendaraan hingga Surat Berharga dan Kas

Kendaraan pribadi tercatat senilai Rp1,07 miliar. Rinciannya mencakup dua unit Toyota Fortuner, dua unit Toyota Innova, dan satu sepeda motor bebek. Komposisi ini mencerminkan kebutuhan transportasi keluarga dan dinas.
Surat berharga mencapai Rp7,64 miliar. Kas dan setara kas menambah Rp13,34 miliar. Gabungan aset likuid ini memberikan ruang manuver keuangan di luar properti tetap.
Perhitungan Bersih Setelah Utang Rp60 Miliar Lebih
Total aset kotor diperkirakan mendekati Rp91,74 miliar sebelum dikurangi kewajiban. Utang yang dilaporkan mencapai Rp60,36 miliar. Setelah pengurangan itu, harta bersih resmi di angka Rp31,39 miliar.
Berikut ringkasan posisi keuangan dalam tabel:
| Komponen | Nilai (Rp miliar) |
|---|---|
| Tanah dan bangunan (21 bidang) | 69,69 |
| Kendaraan | 1,07 |
| Surat berharga | 7,64 |
| Kas dan setara kas | 13,34 |
| Utang | 60,36 |
| Harta bersih | 31,39 |
Utang tinggi ini lazim terkait pembiayaan properti atau pinjaman bank. LHKPN tetap menunjukkan saldo positif setelah kewajiban dilunasi secara laporan.
Latar Pengunduran Diri Pejabat BGN Sebelumnya
Nanik S Deyang digantikan melalui penunjukan resmi Presiden. Posisi Kepala BGN kosong diisi Sudaryono tanpa jeda panjang. Pergantian ini menuntaskan transisi kepemimpinan di badan tersebut.
Tidak ada detail publik mengenai alasan pengunduran diri pejabat lama di luar proses penunjukan baru. Fokus kini beralih ke program gizi nasional di bawah komando pejabat yang baru dilantik.
Tanya Jawab Seputar Penunjukan dan Harta Sudaryono
Kapan Sudaryono dilantik sebagai Kepala BGN?
Pelantikan resmi digelar Rabu 22 Juli 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Berapa harta bersih yang dilaporkan di LHKPN?
Rp31,39 miliar setelah dikurangi utang Rp60,36 miliar dari total aset properti, kendaraan, surat berharga, dan kas.
Di mana saja lokasi 21 bidang properti Sudaryono?
Sebagian besar berada di Bogor, Tangerang Selatan, Depok, serta lokasi lain yang tercantum dalam laporan KPK.
Apa jabatan Sudaryono sebelum menjadi Kepala BGN?
Ia sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian sebelum ditunjuk menggantikan Nanik S Deyang.







