Kediri, Optimaise News – Ancaman sanksi kepegawaian tegas datang dari Sekretaris Daerah Tabanan I Gede Susila. Oknum PPPK paruh waktu berinisial IGBBY (32) terlibat peredaran sabu dan berisiko dipecat tanpa hormat bila syarat hukum terpenuhi.
Inti artikel
- Ancaman sanksi kepegawaian tegas datang dari Sekretaris Daerah Tabanan I Gede Susila
- Oknum PPPK paruh waktu berinisial IGBBY (32) terlibat peredaran sabu dan berisiko dipecat tanpa hormat bila syarat hukum terpenuhi
- Polres Tabanan menangkapnya Minggu 19 Juli
Polres Tabanan menangkapnya Minggu 19 Juli. Barang bukti sabu netto 280,92 gram disita. Pemkab Tabanan langsung siapkan pencegahan internal bagi seluruh ASN agar kasus serupa tak terulang.
Status Kepegawaian PPPK Paruh Waktu di Ujung Tanduk
Status I Gede Budi Berata Yasa alias IGBBY sebagai PPPK paruh waktu kini di ujung tanduk. Meski berstatus perjanjian kerja, ia tetap terikat disiplin ASN yang ketat.
Sekda I Gede Susila menegaskan nol toleransi. Jika proses hukum membuktikan kesalahan, Pejabat Pembina Kepegawaian bisa menjatuhkan pemberhentian tidak dengan hormat.
Bagi ASN lain, ketentuan terpenuhi berarti putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau bukti kuat dari penyidikan. Risiko ini menyentuh karier dan integritas pejabat daerah secara langsung.
PPPK paruh waktu bukan pegawai tetap. Namun aturan kepegawaian tetap memberlakukan sanksi berat bila terbukti terlibat narkotika.
Pemkab Tunggu Proses Hukum Resmi Sebelum Jatuhkan Sanksi

Pemerintah Kabupaten Tabanan belum menerima surat resmi dari polisi. Sanksi kepegawaian belum bisa dijatuhkan seketika.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM ditugaskan berkoordinasi penuh. Langkah ini menjaga agar proses internal selaras dengan hukum.
Sintesis antara penangkapan polisi dan konsekuensi kepegawaian menunjukkan komitmen Pemkab. Optimaise News mencatat penundaan bersifat administratif, bukan pembiaran pelanggaran.
Koordinasi terus digencarkan agar data lengkap. Begitu berkas resmi tiba, proses PTDH bisa berjalan cepat sesuai aturan.
Peringatan Keras: Narkoba dan Judi Online Dilarang Keras bagi ASN

Sekda mengeluarkan peringatan keras ke seluruh aparatur. Narkotika dan judi online dilarang mutlak tanpa kompromi.
Kedua pelanggaran itu dinilai merusak citra pemerintah daerah. Produktivitas kerja dan kepercayaan publik ikut terancam.
ASN diminta menjaga diri serta keluarga. Lingkungan kerja harus bersih dari godaan yang merusak moral dan disiplin.
Peringatan ini berlaku merata. Tidak ada kekebalan bagi pejabat atau staf berstatus apa pun di lingkungan Pemkab Tabanan.
Rencana Tes Urine Acak dan Koordinasi dengan BNK
Pemkab merancang tes urine acak sebagai pencegahan berlapis. Kegiatan digelar bersama Badan Narkotika Kabupaten Tabanan.
Koordinasi dengan kepolisian juga diperketat. Tujuannya memantau perkembangan kasus dan mencegah peredaran di lingkungan ASN.
Gambaran pencegahan berlapis ini memberi nilai edukatif. ASN di daerah lain bisa mengambil pelajaran agar integritas terjaga.
Tes acak dirancang mendadak. Hasil positif akan ditindak sesuai aturan kepegawaian dan hukum pidana yang berlaku.
Barang Bukti dan Pengembangan Jaringan Masih Berlanjut
Barang bukti sabu netto 280,92 gram atau bruto sekitar 296 gram disita lengkap. Ada 20 paket, 133 microtube, timbangan, bong, HP Oppo, dan motor Astrea.
Penangkapan berlangsung di kamar Banjar Jadi Babakan, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan pukul 21.30 Wita. Info masyarakat menyebut sosok Kipli dengan ciri tato di lengan.
Tersangka mengaku barang bukti miliknya. Kasus masih dikembangkan untuk mengungkap jaringan lebih luas. Pemeriksaan laboratorium forensik berjalan.
Riwayat pidana IGBBY nol. Namun pengembangan terus digali agar pelaku lain ikut terungkap dan peredaran di Tabanan terputus.
FAQ: Ancaman PTDH dan Pencegahan Narkoba ASN Tabanan
Apa sanksi yang mengancam oknum PPPK paruh waktu IGBBY?
Jika syarat hukum terpenuhi, ia terancam pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH dari Pejabat Pembina Kepegawaian Pemkab Tabanan.
Mengapa Pemkab belum menjatuhkan sanksi sekarang?
Karena belum ada surat resmi dari Polres Tabanan. BKPSDM ditugaskan berkoordinasi dulu agar proses sesuai ketentuan.
Langkah pencegahan apa yang disiapkan untuk ASN lain?
Rencana tes urine acak, koordinasi intens dengan BNK, serta peringatan tegas menjauhi narkoba dan judi online bagi seluruh aparatur.
Bagaimana status kasus saat ini menurut Optimaise News?
Tersangka sudah mengakui kepemilikan barang bukti. Pengembangan jaringan masih berlanjut dan pemeriksaan forensik terus digelar.







