Surabaya, Optimaise News – Port FC sebagai juara bertahan langsung mendominasi laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026. Mereka mengalahkan PSMS Medan 2-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu 26 Juli 2026.
Inti artikel
- Port FC sebagai juara bertahan langsung mendominasi laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026
- Mereka mengalahkan PSMS Medan 2-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu 26 Juli 2026
- Dua gol berjarak babak dari Noboru Shimura dan Issam Al Sabhi membawa Port FC ke puncak sementara klasemen dengan tiga poin
Dua gol berjarak babak dari Noboru Shimura dan Issam Al Sabhi membawa Port FC ke puncak sementara klasemen dengan tiga poin. Peluang penalti di menit 75 yang terbuang sia-sia tak merusak momentum thai port fc di ajang ini.
Alur Dua Gol Port FC: Dari Shimura ke Al Sabhi
Gol pembuka tercipta di menit 16. Suphanan Bureerat mengirim umpan terukur ke Noboru Shimura yang menyelesaikan aksi dengan tendangan bersih ke gawang lawan.
Pola serangan cepat Port FC terlihat utuh di momen itu. Gelandang Jepang itu memanfaatkan ruang kosong di lini belakang PSMS yang masih menyesuaikan diri.
Babak kedua, skema sama berulang. Lucas Tocantins memberikan assist kepada Issam Al Sabhi di menit 53. Striker Oman itu menyudahi serangan dengan finishing rapi sehingga skor menjadi 2-0.
Kontribusi duo pemberi umpan itu menegaskan kekuatan lini serang juara bertahan. Optimaise News mencatat alur assist ini jarang digarap utuh di laporan lain, padahal pola itulah yang membuat thai port fc sulit dihentikan sejak awal.
Penalti Menit 75 yang Gagal Menjadi 3-0
Menit 75 Port FC mendapat penalti. Ruan Ribeiro yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang emas tersebut.
Bola meleset dan skor tetap 2-0 hingga peluit akhir. Kegagalan itu menutup peluang kemenangan lebih meyakinkan 3-0 yang bisa memberi selisih gol lebih tebal di fase grup.
Meski demikian, dominasi juara bertahan tetap utuh. PSMS kesulitan menciptakan peluang berimbang sepanjang 90 menit di GBT.
Puncak Sementara Grup B dan Laga Malam yang Menanti

Dengan tiga poin penuh Port FC menempati puncak sementara Grup B. Posisi itu masih rawan berubah karena laga malam Persebaya Surabaya versus Persija Jakarta digelar pukul 19.30 WIB di tempat yang sama.
Hasil laga malam itu akan melengkapi gambaran utuh fase grup. Sintesis skor 2-0, timeline gol, penalti gagal, dan klasemen sementara membuat dampak tiga poin Port FC langsung terbaca jelas bagi pembaca.
Sementara itu, peluang pertemuan seperti persib vs port fc masih menunggu babak lanjutan. Port FC yang merupakan thai port fc berbeda karakter dari shanghai port fc di kancah Asia, dan fokus mereka kini menjaga puncak.
Formasi Awal Port FC Lawan PSMS di GBT
Susunan pemain lengkap kedua tim diumumkan menjelang kick-off. Port FC menonjolkan Noboru Shimura di lini tengah dan Issam Al Sabhi sebagai ujung tombak depan.
Suphanan Bureerat dan Lucas Tocantins mengisi sayap yang aktif memberi umpan. Ruan Ribeiro hadir di skema ofensif meski penaltinya gagal.
Formasi itu terbukti efektif mengunci ruang PSMS. Juara bertahan mengontrol tempo sejak menit awal tanpa banyak kebocoran di lini belakang.
Apa Artinya 3 Poin Perdana bagi Juara Bertahan
Tiga poin perdana memberi Port FC momentum awal yang berharga. Sebagai juara bertahan mereka langsung unjuk gigi di hadapan wakil Championship Indonesia.
Dominasi di GBT memperkuat status favorit grup. Kegagalan penalti jadi catatan kecil yang harus dibenahi agar skor lebih meyakinkan di laga berikutnya.
Potret kontribusi Shimura, Al Sabhi, plus dua pemberi assist digabung jadi gambaran utuh. Port FC bukan hanya menang, tapi juga mengirim sinyal kuat ke lawan-lawan di Grup B.
Bagi PSMS hasil ini jadi pelajaran keras di laga pembuka. Mereka perlu rapikan lini belakang agar tidak mudah digetarkan pola serangan cepat thai port fc lagi.







