Pembalap AEON Credit MT Helmets MSI Hakim Danish gagal menuntaskan balapan seri ke-12 Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026). Rider asal Terengganu, Malaysia, itu terjatuh pada lap kelima di chicane 16-17 setelah sempat saling salip dengan Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia.
Inti artikel
- Start dari grid sembilan, Danish sempat terlempar keluar 10 besar lalu bangkit ke posisi sembilan lagi sebelum DNF
- Optimaise News merangkum kronologi, kutipan pasca-balapan, dan dampaknya ke klasemen rookie yang kini makin tipikal untuk Veda
- Danish memulai dari urutan kesembilan
Start dari grid sembilan, Danish sempat terlempar keluar 10 besar lalu bangkit ke posisi sembilan lagi sebelum DNF. Optimaise News merangkum kronologi, kutipan pasca-balapan, dan dampaknya ke klasemen rookie yang kini makin tipikal untuk Veda.
Start posisi 9, Danish turun lalu saling salip Veda di Silverstone
Danish memulai dari urutan kesembilan. Tiga putaran awal justru mengusirnya ke luar 10 besar. Momentum start yang goyah membuka ruang bagi Veda, yang berangkat dari posisi 15, untuk menyalip rider Malaysia tersebut.
Setelah menata ulang irama, Danish berhasil menyalip kembali Veda dan kembali menempati posisi sembilan. Drama singkat saling salip itu jadi potret ketatnya perburuan rookie di gelaran Silverstone sebelum belokan chicane memutus semuanya.
Detik crash chicane 16-17: hindari O’Gorman yang sundul Cruces

Insiden di chicane 16-17 dipicu Casey O’Gorman dari SIC58 Squadra Corse yang menyundul Adrian Cruces dari CIP hingga keduanya crash. Danish berada terlalu dekat dengan rantai kecelakaan itu.
Dia berusaha menghindar, namun motornya ikut jatuh di lap kelima. Danish tampak kecewa karena balapan yang baru saja membangun kepercayaan diri berakhir tanpa finis.
Kutipan Danish usai DNF: percaya diri podium tapi nasib buruk
Mengacu pada data sumber yang dirangkum Optimaise News, Danish berbicara lewat SPOTV Malaysia usai insiden. “Setelah terjatuh tadi, syukur alhamdulillah saya tidak mengalami cedera apapun,” katanya.
“Dalam balapan tadi saya tampil sangat baik dengan motor dan sangat percaya diri untuk berada di grup podium.” Dia menambahkan: “Setelah start posisi saya agak turun, saya mencoba untuk kembali dan bisa menyusul grup terdepan.” Kalimat penutupnya ringkas: “Saya terjatuh ketika mencoba menghindari pembalap yang terjatuh di depan saya.”
Dampak ke klasemen rookie: Uriarte tetap puncak, Veda makin jauh
Tiga nama teratas klasemen rookie Moto3 2026 sebelum dan sesudah Silverstone tetap Brian Uriarte, Veda Ega Pratama, dan Hakim Danish. Uriarte (Red Bull KTM Ajo) masih memegang puncak dengan 127 poin meski crash di lap terakhir balapan 15 putaran dan gagal menambah angka.
Danish crash di depan Veda pada lap kelima, sehingga gagal menipiskan jarak. Sebelum seri Inggris, selisih Danish ke Veda hanya empat poin. Setelah Veda finis kesembilan, gap melebar menjadi sembilan poin. Doa legenda MotoGP Malaysia untuk Danish di Silverstone pun tak terkabul. Bos KTM juga menyayangkan akhir pahit Uriarte yang buang peluang podium di putaran penutup.
Sembilan kali top 10 Veda jadi konteks drama seri ke-12
Bagi pembaca yang mengikuti jalur rookie, konsistensi Veda menjadi penanda seberapa mahal satu DNF Danish. Veda sudah finis 10 besar sebanyak sembilan kali dari 12 balapan pertamanya di kelas Moto3, termasuk hasil Silverstone yang menambah jarak poin.
Seri ke-12 di Inggris dengan demikian memperdalam celah di papan rookie: Uriarte tetap tangguh di puncak meski kosong poin, Veda menjauh, Danish harus memulai lagi dari nol di lomba berikutnya. Konteks sembilan finis top-10 Veda membuat gap sembilan poin terasa lebih nyata daripada sekadar angka di klasemen.







