Surabaya, Optimaise News – Persebaya Surabaya meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung 6-5 pada adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8). Tim Bajol Ijo menutup turnamen dengan lima pertandingan, lima kemenangan dan enam gol.
Inti artikel
- Tim Bajol Ijo menutup turnamen dengan lima pertandingan, lima kemenangan dan enam gol
- Perjalanan panjang ini melibatkan konsistensi dari lima pemain yang tampil penuh, menjadi fondasi tim dalam jadwal padat
- Risto Mitrevski menjadi pemain paling sering tampil dengan 489 menit bermain sebagai bek asal Makedonia Utara
Perjalanan panjang ini melibatkan konsistensi dari lima pemain yang tampil penuh, menjadi fondasi tim dalam jadwal padat.
Herois dalam Duel Padat: Peran Besar Lima Pemain Persebaya Selama Turnamen
Risto Mitrevski menjadi pemain paling sering tampil dengan 489 menit bermain sebagai bek asal Makedonia Utara. Ia menjaga kestabilan lini belakang sepanjang turnamen dengan kemampuan duel dan komunikasi.
Kepala analis tim Jose Filipe Carvalho menilai dia memberikan fondasi kuat bagi Persebaya di setiap laga.
Konsistensi Belakang yang Menjadi Fondasi Piala Presiden 2026
Jefferson Silva mencatat 459 menit dan menjadi pilihan utama di sisi kiri pertahanan. Ia disiplin bertahan sekaligus memberikan opsi serangan dari sayap.
Yuran Fernandes menambahkan 434 menit dan dua gol termasuk sundulan yang menentukan kemenangan 1-0 lawan Arema FC di semifinal.
Gelandang Rivera Raih Penghargaan Pemain Terbaik Sesuai Fakta
Francisco Rivera unggul 398 menit sebagai penghubung utama. Gelandang Meksiko ini mengendalikan tempo permainan dan menciptakan momen kritis di tengah.
Penampilan konsistennya akhirnya membuatnya dinobat sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2026.
Energi Sayap dan Gol Sundulan yang Menentukan Kemenangan
Miguel Pereira tampil 453 menit sebagai winger Portugal yang menyediakan energi tinggi di sayap. Kecepatannya menciptakan ancaman dan variasi serangan.
Peran tersebut membantu tim mengalahkan lawan-lawan berat di fase grup dan semifinal.
Lima Menit Paling Banyak Jadi Indikator Kedalaman Tim Persebaya
Persebayaa mengalahkan Persija Jakarta, PSMS Medan dan Port FC di fase grup sebelum ke semifinal dan final. Jadwal padat ini menuntut komposisi tim yang kuat.
Dari lima penggawa ini, Optimaise News mencatat bagaimana mereka menjaga keseimbangan hingga laga terakhir.
Hasil ini juga memicu persiapan Persib Bandung menuju Dewata Challenge Series setelah runner-up.







