Jakarta, Optimaise News – Ketua Perbanas meyakini pemerintah segera menunjuk Gubernur Bank Indonesia yang kredibel demi menjaga stabilitas ekonomi nasional. Keyakinan itu muncul setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri efektif 25 Juli 2026 dan Dewan Gubernur BI menunjuk pejabat sementara sehari kemudian.
Inti artikel
- Ketua Perbanas meyakini pemerintah segera menunjuk Gubernur Bank Indonesia yang kredibel demi menjaga stabilitas ekonomi nasional
- Pelaku pasar dan dunia usaha, termasuk UMKM, kini menunggu kepastian kebijakan moneter di tengah masa transisi ini
- Ketua organisasi itu menilai pasar dan dunia usaha menantikan proses pergantian agar arah kebijakan tetap terprediksi
Destry Damayanti dilantik sebagai pejabat gubernur sementara pada rapat 26 Juli 2026 merujuk pasal 50 ayat 2 UU BI yang diubah UU Nomor 4 Tahun 2026. Pelaku pasar dan dunia usaha, termasuk UMKM, kini menunggu kepastian kebijakan moneter di tengah masa transisi ini.
Perbanas Soroti Kredibilitas demi Kerja Sama Perbankan
Perbanas menekankan pemilihan Gubernur BI baru yang kredibel menjadi kunci stabilitas moneter sekaligus menjaga koordinasi dengan industri perbankan. Ketua organisasi itu menilai pasar dan dunia usaha menantikan proses pergantian agar arah kebijakan tetap terprediksi.
Optimaise News mencatat pesan tersebut langsung relevan bagi pelaku usaha kecil menengah yang bergantung pada likuiditas dan suku bunga yang stabil. Tanpa kepastian, perencanaan kredit dan ekspansi bisa tertahan sementara.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan publik cukup menunggu daftar nama calon yang akan diajukan Presiden Prabowo kepada DPR setelah periode Perry berakhir. Ia tidak merinci siapa yang akan masuk daftar.
Destry Fokus Tugas Sementara dan Mekanisme Resmi

Destry Damayanti mengakui pemerintah belum mengajukan calon pengganti Perry Warjiyo. Ia hanya menjalankan aturan yang berlaku dan memusatkan perhatian pada tugas pejabat sementara sambil menanti keputusan resmi.
Komisi XI DPR RI masih belum menerima usulan Presiden karena parlemen sedang masa reses. Berdasarkan UU P2SK, usulan maksimal tiga nama, lalu dipilih Presiden setelah mendapat persetujuan DPR.
Destry menegaskan ia akan mengikuti mekanisme pencalonan anggota Dewan Gubernur yang sudah diatur. Langkah itu mencakup proses fit and proper serta persetujuan legislatif sebelum penunjukan final.
Jejak Destry di BI dan Harapan Transisi Lancar
Destry Damayanti sebelumnya terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 25 Juli 2019 melalui sidang paripurna DPR. Komisi XI menyetujui secara musyawarah mufakat setelah menjalani fit and proper test.
Dalam uji kelayakan 1 Juli 2019, ia membawa tema Menjadi Bank Sentral yang Adaptif dan Inovatif dan menjawab 20 pertanyaan dari anggota Komisi XI. Pengalaman itu menjadi bekal saat ia memegang estafet sementara.
Bagi Optimaise News, pesan Perbanas tentang kredibilitas dan kepastian moneter menjadi penanda bahwa dunia usaha ingin transisi berjalan tanpa gejolak. Pemerintah dan DPR diharapkan segera menyelesaikan proses agar kebijakan BI tetap dipegang pejabat yang kuat dan teruji.
Pasar terus memantau langkah berikutnya setelah pejabat sementara dilantik. Kepastian nama Gubernur BI definitif diyakini mampu meredam spekulasi dan menjaga kepercayaan investor serta perbankan yang melayani UMKM.







