Serang, Optimaise News – Juventus menundukkan Palermo 2-0 dalam laga pramusim di Stadion Optus, Perth, Australia, pada Selasa 11 Agustus 2026 waktu setempat. Gol Kenan Yildiz di menit ke-44 dan Arkadiusz Milik di menit ke-86 mengunci hasil yang menutup tur Australia Si Nyonya Tua, demikian catatan klub dan rangkuman Optimaise News dari sejumlah sumber.
Inti artikel
- Juventus menundukkan Palermo 2-0 dalam laga pramusim di Stadion Optus, Perth, Australia, pada Selasa 11 Agustus 2026 waktu setempat
- Duel Palermo vs Juventus itu menjadi bekal langsung menjelang uji coba internal di Turin serta kickoff Serie A 2026/2027
- Sejak peluit awal, Juventus mengambil inisiatif
Duel Palermo vs Juventus itu menjadi bekal langsung menjelang uji coba internal di Turin serta kickoff Serie A 2026/2027. Penguasaan bola Bianconeri dilaporkan lebih dari 70 persen, sementara pelatih Luciano Spalletti menghadapi rekan satu negara Filippo Inzaghi di sisi lawan.
Tekanan Awal Bianconeri dan Terobosan Menit 44
Sejak peluit awal, Juventus mengambil inisiatif. Kombinasi Kenan Yildiz dan Randal Kolo Muani beberapa kali merepotkan barisan belakang Palermo di Optus Stadium.
Francisco Conceicao menambah tekanan di lini depan, meski penyelesaian akhir belum langsung menghasilkan gol. Kebuntuan baru pecah menjelang turun minum.
Pada menit ke-44, umpan matang Zeki Celik dikonversi Yildiz. Skor 1-0 bertahan hingga istirahat. Tekanan duo Yildiz-Kolo Muani di babak pertama memaksa Palermo bertahan lebih dalam tanpa sempat menyeimbangkan peluang serupa.
Dominasi Lanjutan serta Gol Pengunci di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Juventus tidak menurun. Kolo Muani hampir mencatatkan namanya lewat sundulan tajam, tetapi bola masih keluar dari jangkauan jala.
Edon Zhegrova juga mengancam dari sayap. Tendangannya diamankan kiper Palermo Jesse Joronen. Ancaman berulang itu tanpa gol tambahan memperlihatkan kedalaman penyelamatan lawan di tengah dominasi bola.
Juventus menggandakan keunggulan di menit ke-86. Arkadiusz Milik menuntaskan peluang dan mengunci 2-0 hingga peluit panjang. Hasil itu menjadi modal penting sebelum kompetisi resmi musim baru.
Susunan dan Peran Pemain Kunci di Perth

Berdasarkan rangkuman Optimaise News dari report pre-match, Juventus cenderung memakai 4-2-3-1. Rekrutan seperti Kerim Alajbegovic dan Randal Kolo Muani diproyeksikan menopang skema itu, dengan Alajbegovic sebagai playmaker di belakang striker.
Yildiz dan Alajbegovic diposisikan debut starter bersama. Douglas Luiz dan Weston McKennie digadang mengisi pivot ganda, sementara Teun Koopmeiners, Zeki Celik, Federico Gatti, dan Juan Cabal memperkuat lini belakang empat.
Palermo juga digambarkan dengan skema serupa 4-2-3-1. Jesse Joronen di bawah mistar; Cassandro, Magnani, Ceccaroni, dan Augello di belakang; duo midfield plus dukungan Gyasi, Hernani, dan Johnsen untuk Pohjanpalo di depan.
Di lintasan pramusim, kemenangan atas Palermo menambah daftar hasil positif. Rekam jejak sebelumnya mencakup kemenangan atas Standard Liège, Nice, dan Chelsea, serta kekalahan dari Inter di Australia, plus seri Basel di sejumlah laporan tur.
Langkah Selanjutnya di Turin Sebelum Kompetisi Resmi
Usai agenda di Perth, Juventus dijadwalkan kembali ke Italia. Mereka akan melakoni uji coba penutup pramusim melawan Juventus Next Gen di Stadion Allianz, Turin, pada Senin 17 Agustus waktu setempat.
Laga kekeluargaan yang tetap kompetitif itu menjadi jembatan mental menuju buka musim. Pembukaan kompetisi resmi digadang 23 Agustus melawan Frosinone, sehingga hasil bersih atas Palermo dinilai sebagai bekal fokus tanpa gangguan skor balasan.
Bagi pembaca di Indonesia, rangkaian skor, menit gol, penguasaan bola di atas 70 persen, formasi, dan agenda Turin-Frosinone bisa dibaca sebagai satu alur singkat: kemenangan pramusim terakhir di luar negeri digabung latihan internal lalu langsung ke Serie A 2026/2027.







