Newport vs Roma 1-4, Debut Kandang Mullins Berakhir Pahit

Newport vs Roma di Rodney Parade berakhir 1-4. Hermoso, Castro, Koulierakis, dan Soule cetak gol; Cameron balas. Mullins siap Carabao Cup vs Wimbledon.

Author Image

Adel

Newport County menutup pramusim dengan kekalahan 1-4 dari AS Roma di Rodney Parade. Laga persahabatan itu jadi ujian akhir Hayden Mullins di hadapan penonton sold-out, empat hari sebelum debut kompetitif di Carabao Cup.

Inti artikel

  • Newport County menutup pramusim dengan kekalahan 1-4 dari AS Roma di Rodney Parade
  • Laga persahabatan itu jadi ujian akhir Hayden Mullins di hadapan penonton sold-out, empat hari sebelum debut kompetitif di Carabao Cup
  • Gol penghibur Kyle Cameron di menit-menit akhir tak menghapus jarak kelas

Gol penghibur Kyle Cameron di menit-menit akhir tak menghapus jarak kelas. Optimaise News mencatat Giallorossi bangkit setelah kalah 4-1 dari Cardiff City pekan sebelumnya, sementara Exiles segera beralih ke AFC Wimbledon pada Sabtu, 8 Agustus pukul 15.00 BST.

Skor 1-4 dan urutan gol Roma di Rodney Parade

Babak pertama hanya 0-1. Newport rapi di awal, Harrison Biggins hampir buka skor lewat lob yang ditahan Mile Svilar, lalu Christian Doidge ditepis di jarak dekat. Kapten Roma Mario Hermoso memecah kebuntuan dari jarak dekat setelah lini bela tuan rumah ditembus.

Babak kedua Roma menjauh. Thomas Castro mengeksekusi penalti setelah Hermoso dijatuhkan di kotak penalti. Konstantinos Koulierakis menambah angka ketiga dari umpan silang Paulo Dybala. Matias Soule menutup pesta lewat tendangan terukur dari tepi kotak penalti.

Lima menit sebelum usai, Cameron menyundul free-kick Biggins. Gol itu jadi satu-satunya jawaban League Two di malam glamor itu. Catatan Optimaise News menunjukkan prediksi pra-laga sempat menempatkan Roma unggul telak, sejalan dengan form pramusim Newport yang berganti-ganti.

Mullins turunkan enam rekrutan baru plus trialist

Ini kekalahan pertama Mullins di digout kandang. Sebelumnya ia menang 2-1 atas Yeovil pada 1 Agustus. Ia menurunkan skuat sekuat mungkin, termasuk enam rekrutan musim panas, plus trialist tak bernama di sayap kiri bela.

James Crole absen cedera pergelangan kaki. Organisasi bertahan League Two diuji langsung oleh juara Serie A tiga kali. Empat hari menuju laga kompetitif, trialist itu jadi bagian penilai kesiapan lini belakang menghadapi intensitas yang jauh berbeda dari pramusim lokal.

Biggins dan Doidge hampir mencuri keunggulan dini. Namun setelah Hermoso buka skor, jarak kualitas individu Roma makin terasa. Laga ini bukan sekadar skor persahabatan, melainkan cermin seberapa cepat rekrutan baru beradaptasi sebelum kalender resmi berputar.

Suasana sold-out: kostum gladiator dan jersi krim-merah

Rodney Parade penuh. Sebagian fans Exiles datang berpakaian tentara Romawi atau gladiator. Atmosfer itu membuat laga ini salah satu undangan musim panas paling glamor dalam sejarah klub Wales.

Pemain Newport memakai jersi khusus krem-merah. Menurut situs klub, desain itu terinspirasi warna ikonik Roma dan sejarah Romawi di Caerleon, termasuk benteng dan pemandian kuno di dekat kota. Suasana lokal itu memadukan identitas tuan rumah dengan tamu Serie A tanpa mengubah fakta di lapangan.

Roma memanfaatkan tur Wales-Inggris untuk memulihkan ritme. Kemenangan 4-1 ini menutup rangkaian pramusim mereka di wilayah itu dengan catatan lebih meyakinkan dibanding hasil di Cardiff.

Fokus berikutnya: Wimbledon di Carabao Cup 8 Agustus

Newport kini mengalihkan perhatian ke AFC Wimbledon di Carabao Cup, Sabtu 8 Agustus pukul 15.00 BST. Tujuh hari kemudian kampanye League Two dibuka melawan Rochdale.

Bagi Mullins, skor 1-4 jadi data, bukan drama. Enam rekrutan dan trialist sudah diuji di hadapan penonton penuh. Langkah berikutnya adalah merapikan set-piece, ketahanan fisik, dan transisi bertahan agar jarak kelas yang terlihat di Rodney Parade tidak berulang di kompetisi resmi.

Bagi pembaca yang mengikuti kalender EFL, checklistnya jelas: Wimbledon dulu, lalu Rochdale. Laga Newport vs Roma sudah selesai; musim kompetitif Exiles baru mulai.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.