Nanyang Film Festival Buka Jembatan Audiovisual dengan Tiongkok

CICC dan Garuda TV gelar forum 800 peserta di Jakarta 6 Agustus 2026, luncurkan FAST Alliance, MEKAR, inisiatif audiovisual, Nanyang Film Festival.

Author Image

Adel

Nanyang Film Festival Buka Jembatan Audiovisual dengan Tiongkok

– China Intercontinental Communication Center bersama Garuda TV menggelar kegiatan bertema Kreativitas Tanpa Batas, Menghubungkan Generasi Muda di Jakarta pada Kamis 6 Agustus 2026. Lebih dari delapan ratus undangan yang mencakup pejabat, pelaku budaya, awak media, dosen, industri kreatif, serta pemuda dari Indonesia dan Tiongkok memenuhi ruang acara.

Inti artikel

  • Optimaise News mencatat momentum ini sebagai langkah konkret mempererat ruang kolaborasi lintas generasi lewat cerita layar
  • FAST Alliance menjadi payung kerja sama pertama yang diperkenalkan
  • Serial mikro-drama berjudul MEKAR menyusul sebagai proyek cerita pendek yang digarap bersama

Empat inisiatif audiovisual diluncurkan langsung di forum itu, disertai dua pameran digital yang menyoroti warisan Luoyang dan karya seniman muda. Optimaise News mencatat momentum ini sebagai langkah konkret mempererat ruang kolaborasi lintas generasi lewat cerita layar.

Empat Inisiatif Audiovisual yang Diumumkan

FAST Alliance menjadi payung kerja sama pertama yang diperkenalkan. Serial mikro-drama berjudul MEKAR menyusul sebagai proyek cerita pendek yang digarap bersama. Inisiatif Audiovisual Indonesia-Tiongkok dan Nanyang Film Festival melengkapi daftar peluncuran yang ditujukan agar kreator muda mendapat platform distribusi lintas negara.

Penyelenggara menempatkan keempat program sebagai jembatan praktis. Mereka ingin hasil produksi tidak hanya diputar di festival, tetapi juga masuk ekosistem digital yang sudah akrab bagi generasi muda di kedua negeri.

Dua Pameran Digital Dibuka Bersamaan

Dua Pameran Digital Dibuka Bersamaan
Ilustrasi Dua Pameran Digital Dibuka Bersamaan.

MEKAR, Pameran Digital Warisan Budaya Luoyang menampilkan artefak dan narasi visual yang diolah secara interaktif. Pameran kedua bertajuk Tanpa Batas menampilkan tur karya seniman muda Tiongkok yang digelar di Indonesia. Kedua ruang pamer dirancang agar pengunjung bisa merasakan kedekatan budaya tanpa harus berpergian jauh.

Kurator menekankan bahwa format digital memudahkan akses bagi pelajar dan konten kreator. Mereka berharap pameran menjadi pintu masuk diskusi sebelum produksi bersama benar-benar dimulai.

Suara Kreator soal Kekuatan Masing-masing Pasar

Suara Kreator soal Kekuatan Masing-masing Pasar
Ilustrasi Suara Kreator soal Kekuatan Masing-masing Pasar.

Kim Pei Xuan dari Nanyang Bridge Media menilai film mampu membawa penonton merasakan kehidupan, budaya, dan cara pandang negara lain secara lebih intim. Ia menambahkan bahwa festival sejenis diharapkan menghubungkan kreator, industri, dan anak muda lewat cerita audiovisual yang otentik.

Menurutnya Indonesia memiliki ekosistem kreatif serta pasar yang bergerak cepat. Sebaliknya Tiongkok unggul di sisi produksi konten, teknologi digital, dan skala industri kreatif. Kombinasi dua kekuatan itu, kata dia, membuka peluang produksi bersama yang saling melengkapi.

Dalam percakapan sampingan, beberapa peserta menyinggung semangat serupa yang terlihat ketika Tiongkok tampil di olimpiade 2024. Mereka melihat event olahraga besar pun selalu menyertakan elemen budaya sebagai soft power, mirip dengan forum yang digelar hari ini.

Dialog Kebudayaan di Luar Jalur Pemerintah

Anindita Kusuma Listya, penasihat khusus Menteri Kebudayaan, menegaskan bahwa hubungan bilateral tidak hanya digarap di meja pejabat. Kebudayaan justru membuka ruang dialog dan kolaborasi yang lebih longgar bagi masyarakat sipil. Ia mendorong generasi muda memanfaatkan momentum ini untuk membangun jaringan jangka panjang.

Al Busyra Basnur, ketua umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok, menambahkan bahwa jumlah pemuda di kedua negara sangat besar. Potensi itu, ujarnya, bisa memperkuat kerja sama bilateral sekaligus mendorong kemajuan teknologi dan budaya di kawasan.

Para undangan dari akademisi dan media yang hadir menyambut baik arah tersebut. Mereka berharap output festival dan serial mikro-drama segera masuk kurikulum kreatif kampus agar dampaknya terukur.

Tanya Jawab Singkat Forum
Kapan dan di mana forum digelar?
Kamis 6 Agustus 2026 di Jakarta, digelar China Intercontinental Communication Center bersama Garuda TV.
Proyek apa saja yang diluncurkan?
FAST Alliance, serial mikro-drama MEKAR, Inisiatif Audiovisual Indonesia-Tiongkok, serta Nanyang Film Festival.
Mengapa generasi muda digarisbawahi?
Jumlah mereka besar dan dinilai mampu memperkuat hubungan bilateral sambil memajukan teknologi serta budaya kawasan, menurut Al Busyra Basnur.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.