Saham Multipolar Technology (MLPT) langsung melonjak 25 persen ke Rp1.300 pada sesi perdana nominal baru. Harga dibuka di Rp1.120, di atas teoretis, lalu menyentuh high Rp1.300 dengan low Rp1.075. Gerakan ini menandai minat tinggi investor saat harga jadi jauh lebih terjangkau usai stock split 1:25.
Inti artikel
- Saham Multipolar Technology (MLPT) langsung melonjak 25 persen ke Rp1.300 pada sesi perdana nominal baru
- Harga dibuka di Rp1.120, di atas teoretis, lalu menyentuh high Rp1.300 dengan low Rp1.075
- Gerakan ini menandai minat tinggi investor saat harga jadi jauh lebih terjangkau usai stock split 1:25
Optimaise News merangkum alur lengkap dari cum Rp25.950 ke realisasi hari pertama. Frekuensi 9.753 kali dan nilai transaksi Rp25,1 miliar menunjukkan likuiditas aktual yang langsung hidup. Berikut rincian pergerakan, jadwal, dan target perseroan.
Lonjakan di Sesi Perdana Nominal Baru
Pada 21 Juli 2026, saham Multipolar Technology dibuka Rp1.120. Harga naik terus hingga high Rp1.300 atau naik 25 persen dari teoretis. Low tercatat Rp1.075 sebelum ditutup di puncak.
Volume mencapai 198.589 saham dengan frekuensi 9.753 kali. Nilai transaksi harian Rp25,1 miliar. Angka ini memberi sinyal kuat bahwa investor ritel langsung merespons harga yang kini di kisaran Rp1.000-an.
Data tick harian ini lebih lengkap dari sekadar penutupan. Ia memperlihatkan gap antara harga buka dan high yang diisi minat beli. Likuiditas aktual tampak dari frekuensi tinggi di hari pertama.
Dari Harga Cum Rp25.950 ke Teoretis Rp1.040

Harga akhir cum pada 20 Juli 2026 adalah Rp25.950. Setelah rasio stock split 1:25, harga teoretis disesuaikan fraksi menjadi Rp1.040. Realisasi buka Rp1.120 sudah di atas teoretis, lalu high Rp1.300 menutup gap positif 25 persen.
Sintesis alur ini sederhana. Cum tinggi dibagi 25 menghasilkan level sekitar Rp1.038, dibulatkan fraksi ke Rp1.040. Pasar kemudian mendorongnya lebih jauh. Bagi investor ritel, harga yang semula puluhan ribu kini masuk jangkauan modal lebih kecil.
PT Multipolar Technology Tbk memanfaatkan momen ini agar saham tidak terasa mahal. Kontras Rp25.950 ke kisaran Rp1.000-an menjadi magnet awal di sesi perdana.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Harga cum 20 Juli 2026 | Rp25.950 |
| Harga teoretis pasca-split | Rp1.040 |
| Harga buka 21 Juli 2026 | Rp1.120 |
| High / Low / Penutupan | Rp1.300 / Rp1.075 / Rp1.300 |
| Perubahan | +25% |
| Volume | 198.589 saham |
| Frekuensi | 9.753 kali |
| Nilai transaksi | Rp25,1 miliar |
Perubahan Jumlah Saham dan Parameter di JATS

Jumlah saham pasca-split menjadi 46.875.000.000 lembar. Nominal per saham turun dari Rp100 menjadi Rp4. Perubahan ini langsung tercermin di sistem JATS Bursa Efek Indonesia.
Harga dasar IHS individual MLPT disesuaikan menjadi 19.237. Parameter ini penting untuk perhitungan indeks dan posisi portofolio. Investor yang memegang sebelum split mendapat jumlah lembar 25 kali lebih banyak dengan nilai total yang setara secara teoretis.
Penyesuaian JATS memastikan perdagangan berjalan mulus tanpa distorsi data. Multipolar tbk kini memiliki basis saham yang jauh lebih besar untuk mendukung likuiditas harian.
Jadwal Reguler, Negosiasi, hingga Pasar Tunai
Perdagangan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi dimulai 21 Juli 2026. Investor bisa langsung bertransaksi di dua mekanisme itu dengan harga pasca-split.
Pasar tunai berbeda. Saham tidak diperdagangkan 21, 22 Juli 2026. Perdagangan pasar tunai dengan nominal baru baru dimulai 23 Juli 2026. Timeline ini wajib dicatat agar tidak tertukar saat order.
Blok jadwal ringkas: cum 20 Juli, ex dan reguler-negosiasi 21 Juli, tunai suspend dua hari, tunai aktif 23 Juli. Optimaise News menekankan pemisahan ini supaya ritel tidak salah entry di sesi yang salah.
Target Perseroan: Likuiditas dan Akses Investor Ritel
Perseroan menargetkan empat manfaat spesifik. Pertama, harga lebih terjangkau setelah split. Kedua, likuiditas naik lewat frekuensi dan volume yang lebih tinggi. Ketiga, menarik investor ritel dan pemegang saham baru. Keempat, meningkatkan daya saing saham di papan perdagangan.
Harga yang masuk level Rp1.000-an membuka akses modal kecil. Sinyal hari pertama dengan frekuensi hampir 10 ribu kali mendukung target likuiditas. Multipolar adalah emiten yang ingin memperluas basis pemegang lewat aksi korporasi ini.
Bagi investor ritel, arti praktisnya jelas. Unit lot jadi lebih mudah diisi, dan pergerakan harga lebih sensitif terhadap sentimen harian. Target tersebut sejalan dengan respons pasar yang langsung positif di sesi perdana.
Tanya Jawab Stock Split Multipolar Technology
Apa rasio stock split Multipolar Technology?
Rasio stock split MLPT adalah 1:25. Nominal lama Rp100 per saham menjadi Rp4 per saham. Jumlah saham tercatat naik menjadi 46.875.000.000 lembar.
Kapan perdagangan nominal baru dimulai di reguler dan tunai?
Pasar reguler dan negosiasi mulai 21 Juli 2026. Pasar tunai tidak diperdagangkan 21, 22 Juli 2026 dan baru aktif dengan nominal baru pada 23 Juli 2026.
Berapa harga teoretis dan realisasi di hari pertama?
Harga teoretis Rp1.040. Realisasi dibuka Rp1.120, high Rp1.300, low Rp1.075, dan naik 25 persen ke penutupan Rp1.300 dengan nilai transaksi Rp25,1 miliar.







