Multipolar Melonjak 25% ke Rp1.300 di Perdana Nominal Baru

Saham Multipolar melonjak 25% ke Rp1.300 di sesi perdana stock split 1:25. Rincian harga teoretis Rp1.040, jadwal pasar tunai, frekuensi, dan nilai Rp25,1.

Author Image

Adel

Multipolar Melonjak 25% ke Rp1.300 di Perdana Nominal Baru

Saham Multipolar Technology (MLPT) langsung melonjak 25 persen ke Rp1.300 pada sesi perdana perdagangan nominal baru, 21 Juli 2026. Pembukaan di Rp1.120 sudah jauh di atas harga teoretis Rp1.040, menandai antusiasme investor ritel usai stock split 1:25.

Inti artikel

  • Saham Multipolar Technology (MLPT) langsung melonjak 25 persen ke Rp1.300 pada sesi perdana perdagangan nominal baru, 21 Juli 2026
  • Pembukaan di Rp1.120 sudah jauh di atas harga teoretis Rp1.040, menandai antusiasme investor ritel usai stock split 1:25
  • Lonjakan itu menjadi sinyal respons pasar terhadap upaya emiten membuat harga lebih terjangkau

Lonjakan itu menjadi sinyal respons pasar terhadap upaya emiten membuat harga lebih terjangkau. Dari level cum Rp25.950, nominal per saham turun ke Rp4, sementara jumlah lembar membengkak menjadi 46,875 miliar. Optimaise News merangkum pergerakan lengkap, penyesuaian bursa, dan jadwal transisi pasarnya.

Respons Harga di Sesi Perdana Nominal Baru

Pasar menyambut nominal Rp4 per saham dengan permintaan kuat. Harga tertinggi menyentuh Rp1.300, sementara terendah hanya Rp1.075. Rentang itu menunjukkan volatilitas wajar di hari pertama setelah penyesuaian unit.

Frekuensi transaksi mencapai 9.753 kali dengan volume 198.589 saham. Nilai perdagangan terekam Rp25,1 miliar. Angka-angka ini memberi gambaran likuiditas yang mengalir di sesi perdana Multipolar Tbk.

Metrik perdagangan 21 Juli 2026 Nilai
Harga pembukaan Rp1.120
Harga tertinggi Rp1.300
Harga terendah Rp1.075
Harga penutupan Rp1.300
Perubahan harian +25%
Frekuensi 9.753 kali
Volume 198.589 saham
Nilai transaksi Rp25,1 miliar
Harga teoretis acuan Rp1.040

Pembukaan Rp1.120 yang jauh di atas teoretis Rp1.040 menjadi indikasi permintaan aktif. Investor ritel tampak memanfaatkan harga yang kini masuk kisaran seribu rupiah. Sintesis metrik hari pertama ini sejalan dengan target emiten meningkatkan daya tarik dan perputaran lembar.

Cara BEI Menyesuaikan Harga Teoretis dan Parameter JATS

Cara BEI Menyesuaikan Harga Teoretis dan Parameter JATS

Harga cum terakhir pada 20 Juli 2026 tercatat Rp25.950. Bursa Efek Indonesia menghitung harga teoretis dengan membagi angka itu dengan rasio 25, menghasilkan Rp1.038 per saham.

Karena fraksi harga bursa, angka kemudian disesuaikan menjadi Rp1.040 sebagai acuan tawar-menawar. Parameter JATS ikut diubah agar sistem perdagangan menerima nominal baru tanpa gangguan teknis.

Penyesuaian ini standar untuk aksi korporasi stock split. PT Multipolar Technology Tbk memastikan data investor dan unit kepemilikan sudah terupdate sebelum sesi perdana dibuka.

Jadwal Transisi: Reguler, Negosiasi, hingga Pasar Tunai

Jadwal Transisi: Reguler, Negosiasi, hingga Pasar Tunai

Perdagangan di pasar reguler dan negosiasi dengan nominal baru dimulai 21 Juli 2026. Investor sudah bisa membeli dan menjual lembaran hasil split pada hari itu tanpa menunggu sesi lanjutan.

Pasar tunai ditiadakan pada 21 dan 22 Juli 2026. Transaksi tunai kembali dibuka 23 Juli 2026 dengan nominal baru Rp4 per saham. Jeda dua hari itu memberi ruang penyesuaian settlement di sistem bursa.

Timeline ringkas dalam satu tempat: cum 20 Juli di harga Rp25.950, reguler dan negosiasi 21 Juli, pasar tunai 23 Juli. Rangkaian ini membantu investor merencanakan order tanpa bolak-balik pengumuman terpisah.

Target Likuiditas dan Daya Tarik Investor Ritel

Stock split 1:25 membuat harga yang dulu sekitar Rp26 ribu turun ke kisaran Rp1 ribuan. Entry ritel jadi jauh lebih mudah karena unit lot lebih terjangkau bagi modal kecil.

Multipolar Technology menargetkan likuiditas lebih tinggi lewat aksi ini. Metrik sesi perdana frekuensi 9.753 kali dan nilai Rp25,1 miliar memberi sinyal awal bahwa pasar merespons positif target tersebut.

Bagi investor ritel, arti praktisnya sederhana. Modal yang sama kini bisa membeli lebih banyak lembar, sementara perputaran harian yang lebih padat memudahkan keluar-masuk posisi. Respons harga di atas teoretis memperkuat indikasi permintaan di level baru.

Perubahan Jumlah Saham dan Harga Dasar Indeks

Jumlah saham beredar membengkak 25 kali lipat menjadi 46,875 miliar lembar. Proporsi kepemilikan investor tetap sama, hanya unit yang dipecah agar harga per lembar lebih rendah.

Harga dasar indeks individual baru ditetapkan 19.237. Penetapan ini menjaga kontinuitas perhitungan indeks setelah split agar tidak muncul lompatan artifisial di papan.

Multipolar adalah emiten di Grup Lippo yang bergerak di bidang teknologi. Penyesuaian nominal, jumlah lembar, dan harga dasar indeks menjadi satu paket agar daya tarik di bursa tetap terjaga setelah aksi korporasi.

FAQ Stock Split Multipolar Technology

Kapan saham Multipolar mulai diperdagangkan dengan nominal baru?
Perdagangan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi dimulai 21 Juli 2026. Pasar tunai menyusul pada 23 Juli 2026 setelah penangguhan dua hari.

Berapa rasio stock split Multipolar Tbk dan berapa nominal barunya?
Rasio stock split adalah 1:25. Nominal lama Rp100 per saham berubah menjadi Rp4 per saham, sementara jumlah lembar menjadi 46,875 miliar.

Mengapa harga buka Rp1.120 padahal teoretis Rp1.040?
Pembukaan di atas teoretis menandakan permintaan yang kuat di sesi perdana. Investor bereaksi positif terhadap harga yang lebih terjangkau setelah penyesuaian unit.

Apa yang terjadi pada pasar tunai setelah stock split?
Pasar tunai ditiadakan 21, 22 Juli 2026, lalu dibuka kembali 23 Juli 2026 dengan nominal baru. Jadwal itu membedakan fase reguler-negosiasi dari fase tunai.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.