Saham Multipolar Technology langsung diburu di hari pertama perdagangan nominal baru. Harga dibuka Rp1.120, menyentuh tertinggi Rp1.300 atau naik 25 persen, dengan frekuensi 9.753 kali dan nilai transaksi Rp25,1 miliar.
Inti artikel
- Saham Multipolar Technology langsung diburu di hari pertama perdagangan nominal baru
- Harga dibuka Rp1.120, menyentuh tertinggi Rp1.300 atau naik 25 persen, dengan frekuensi 9.753 kali dan nilai transaksi Rp25,1 miliar
- Lonjakan ini jadi sinyal minat pasar terhadap level harga yang kini jauh lebih terjangkau
Lonjakan ini jadi sinyal minat pasar terhadap level harga yang kini jauh lebih terjangkau. Optimaise News merangkum detail aksi korporasi PT Multipolar Technology Tbk serta arti praktisnya bagi investor ritel.
Lonjakan Harga dan Volume di Hari Perdana Nominal Baru
Pada 21 Juli 2026, saham multipolar technology diperdagangkan dengan nominal baru. Harga terendah sempat menyentuh Rp1.075 sebelum rebound kuat ke Rp1.300.
Volume mencapai 198.589 lembar. Frekuensi 9.753 kali dan nilai Rp25,1 miliar menunjukkan aktivitas yang cukup padat untuk sesi perdana pasca-split.
Data frekuensi dan nilai transaksi ini memberi indikasi awal bahwa likuiditas mulai bergerak. Pasar merespons positif harga yang lebih murah dibanding level Rp25.000-an sebelumnya.
Perbandingan Parameter Saham: Sebelum vs Sesudah Split
Rasio stock split Multipolar adalah 1:25. Nominal lama Rp100 per saham berubah menjadi Rp4. Jumlah saham beredar melonjak dari 1,875 miliar menjadi 46,875 miliar lembar.
Harga penutupan cum 20 Juli 2026 di angka Rp25.950. Harga teoretis disesuaikan menjadi Rp1.040. Realisasi hari pertama justru melampaui level itu hingga Rp1.300.
| Parameter | Sebelum Split | Sesudah Split |
|---|---|---|
| Nominal per saham | Rp100 | Rp4 |
| Jumlah saham beredar | 1,875 miliar | 46,875 miliar |
| Harga acuan | Rp25.950 (cum) | Rp1.040 teoretis; realisasi hingga Rp1.300 |
| Harga dasar indeks individual | – | 19.237 |
Tabel di atas memperlihatkan skala perubahan sekaligus penyesuaian harga dasar indeks individual MLPT menjadi 19.237. Perubahan ini menjaga kontinuitas perhitungan indeks setelah penyesuaian jumlah saham.
Jadwal Perdagangan dari Pasar Reguler hingga Pasar Tunai

Perdagangan dengan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi resmi dimulai 21 Juli 2026. Investor bisa langsung bertransaksi di dua pasar tersebut tanpa penundaan.
Pasar tunai dihentikan sementara pada 21 hingga 22 Juli 2026. Pembukaan kembali terjadwal 23 Juli 2026 dengan memakai nominal baru Rp4 per saham.
Jadwal khusus ini memberi ruang penyesuaian sistem dan penyelesaian transaksi. Emiten dan bursa memastikan transisi berjalan rapi bagi semua pelaku pasar.
Tujuan Emiten: Likuiditas, Akses Ritel, dan Daya Saing
PT Multipolar Technology Tbk menyatakan tujuan utama stock split adalah meningkatkan likuiditas. Harga yang lebih rendah diharapkan menarik lebih banyak investor ritel.
Dengan nominal Rp4 dan harga di kisaran Rp1.000-an, ambang modal masuk menjadi lebih ringan. Emiten juga ingin memperkuat daya saing di papan perdagangan saham teknologi.
Sintesis data hari pertama mendukung arah itu. Frekuensi 9.753 kali dan nilai Rp25,1 miliar menandakan partisipasi aktif yang sejalan dengan target akses ritel. Multipolar tbk memosisikan diri lebih ramah bagi pemodal kecil.
Arti Praktis bagi Investor: Dari Level Rp25.000-an ke Kisaran Rp1.000
Bagi investor ritel, pindah dari level Rp25.000-an ke kisaran Rp1.000-an mengubah perhitungan modal. Lot yang sama kini membutuhkan dana jauh lebih kecil.
Volatilitas persentase bisa terasa lebih besar karena basis harga lebih rendah. Namun likuiditas yang meningkat memberi peluang masuk-keluar posisi lebih fleksibel.
Investor perlu menyesuaikan ukuran posisi dan manajemen risiko. Harga yang terjangkau memperluas partisipasi, tapi tetap menuntut disiplin pada fundamental emiten.
FAQ Stock Split Multipolar Technology
Apa rasio dan nominal baru stock split Multipolar?
Rasio 1:25. Nominal berubah dari Rp100 menjadi Rp4 per saham. Jumlah saham beredar naik menjadi 46,875 miliar lembar.
Berapa harga teoretis dan realisasi hari pertama?
Harga teoretis disesuaikan Rp1.040 dari penutupan cum Rp25.950. Realisasi 21 Juli 2026 dibuka Rp1.120 dan tertinggi Rp1.300 atau naik 25 persen.
Kapan pasar tunai dibuka kembali setelah dihentikan?
Pasar tunai dihentikan 21, 22 Juli 2026. Dibuka kembali 23 Juli 2026 dengan nominal baru. Pasar reguler dan negosiasi sudah aktif sejak 21 Juli.
Mengapa frekuensi dan nilai transaksi penting?
Frekuensi 9.753 kali dan nilai Rp25,1 miliar jadi bukti awal bahwa tujuan likuiditas dan tarik ritel mulai terlihat di sesi perdana. Optimaise News mencatat data ini sebagai indikator minat pasar yang konkret.







