MU Bantai Rosenborg 5-0 di Lerkendal saat Rosenborg vs Man Utd, 5-0

Rosenborg vs Man Utd berakhir 5-0 di Lerkendal. MU bantai tuan rumah lewat Lacey, Zirkzee, Devaney, Amas, Kamason dalam eksperimen Carrick Jumat 24 Juli 2026.

Author Image

Adel

MU Bantai Rosenborg 5-0 di Lerkendal saat Rosenborg vs Man Utd, 5-0

Manchester United membantai Rosenborg 5-0 di Stadion Lerkendal, Trondheim, Norwegia, Jumat 24 Juli 2026. Kemenangan telak itu lahir dalam uji coba pramusim lewat eksperimen pelatih Michael Carrick yang langsung memadukan starter muda dan senior.

Talenta akademi mengisi hampir seluruh papan skor. Empat gol meledak usai jeda. Optimaise News merangkum alur lengkap dari peluang gagal hingga rantai assist yang membentuk pesta gol Setan Merah.

Campuran Starter Muda-Senior Carrick di Lerkendal

Carrick menurunkan susunan campuran sejak kick-off. Kiper muda Vitek berjaga di bawah mistar. Lini belakang berisi Yoro, Maguire, Heaven, dan Shaw.

Gelandang diisi Santos serta Mount. Barisan depan menempatkan Lacey, Zirkzee, Dorgu, dan Mbeumo. Heaven, Lacey, Dorgu, serta Santos mewakili jalur akademi. Maguire dan Shaw memberi stabilitas pengalaman.

Perpaduan itu langsung terasa di Lerkendal. Pemain muda mendapat menit berarti tanpa menunggu babak kedua. Skema ini menjadi fondasi dominasi total sepanjang 90 menit.

Dari Peluang Gagal ke Gol Pembuka Lacey

Dari Peluang Gagal ke Gol Pembuka Lacey
Dari Peluang Gagal ke Gol Pembuka Lacey.

Tekanan MU sudah terbentuk sejak menit awal. Bryan Mbeumo mendapat peluang bagus di menit 9. Tendangannya masih ditangkap kiper tuan rumah.

Patrick Dorgu melebar di menit 28. Sundulan Leny Yoro di menit 35 mengenai tiang gawang. Rangkaian peluang terbuang itu menunjukkan dominasi sebelum skor terbuka.

Shea Lacey akhirnya membuka keunggulan di menit 31. Assist datang dari Joshua Zirkzee. Gol itu mengunci skor 1-0 hingga peluit panjang babak pertama.

Babak Kedua: Cadangan yang Menyelesaikan Pesta

Empat gol sisanya lahir setelah jeda. Joshua Zirkzee menambah skor di menit 56 lewat aksi indah yang memecah barisan lawan. Jacob Devaney, pemain pengganti, menyusul di menit 63.

Devaney mencetak gol dari kemelut sepak pojok. Harry Amas kemudian merayakan di menit 72. Assistnya disuplai Jaydan Kamason. Kamason sendiri menutup pesta di menit 84.

Peran bangku cadangan membuktikan kedalaman skuad. Devaney, Amas, dan Kamason melengkapi starter muda yang sudah unggul. Clean sheet Vitek tetap terjaga hingga akhir.

Rantai Assist dan Lima Nama di Papan Skor

Rantai umpan terlihat jelas di papan skor. Zirkzee menyuplai Lacey untuk gol pembuka. Kamason memberi assist ke Amas sebelum mencetak gol sendiri.

Lima nama berbeda muncul: Shea Lacey, Joshua Zirkzee, Jacob Devaney, Harry Amas, dan Jaydan Kamason. Beberapa laporan sempat menyebut Ethan Williams di gol kelima, namun daftar utama menunjuk Kamason sebagai penutup.

Berikut sintesis timeline lengkap laga. Menit 9 peluang Mbeumo gagal. Menit 28 Dorgu melebar. Menit 31 Lacey buka skor. Menit 35 Yoro kena tiang. Menit 56 Zirkzee. Menit 63 Devaney. Menit 72 Amas. Menit 84 Kamason. Starting XI resmi dan rantai assist ini memberi gambaran utuh eksperimen Carrick tanpa perlu berpindah sumber.

Arti Hasil Ini bagi Ritme Pramusim Setan Merah

Skor 5-0 memberi ritme bagus bagi persiapan musim baru. Carrick memuji dampak positif para pemain muda yang tampil percaya diri di Trondheim. Mereka memanfaatkan menit yang diberikan tanpa ragu.

Eksperimen starter campuran terbukti membuahkan hasil cepat. Kedalaman bangku cadangan juga terlihat nyata. Setan Merah membawa sinyal positif menuju laga pramusim berikutnya melawan Atletico Madrid.

Hasil di Lerkendal menjadi paket lengkap. Timeline peluang gagal, lima gol plus assist, starting XI resmi, serta pujian pelatih terangkum dalam satu alur. Pembaca mendapat potret utuh tanpa harus merangkai potongan dari banyak situs.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.