Ironi kental mewarnai malam di Hard Rock Stadium, Miami. Kylian Mbappe menyumbang brace untuk Prancis meski Les Bleus tumbang 4-6 dari Inggris pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB.
Brace itu mengangkat total golnya di Piala Dunia menjadi 22 dari 22 pertandingan. Catatan tersebut menempatkannya di puncak sementara sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah, melampaui Lionel Messi yang masih mengoleksi 21.
Brace di Miami antar Mbappe lampaui 21 gol Messi
Dua gol penyerang Real Madrid itu lahir dari umpan Michael Olise di tengah drama sepuluh gol. Prancis sempat tertinggal 0-4 di babak pertama sebelum bangkit ganas setelah jeda.
Gol-gol Mbappe mengapit lesakan Bradley Barcola yang muncul usai berlari mengejar umpan terobos sang kapten. Dalam sekejap, koleksi sepanjang masa penyerang Prancis itu melewati angka 21 milik Messi.
Menurut pantauan Optimaise News, status puncak baru itu masih bersifat sementara. Final Argentina versus Spanyol menyisakan ruang bagi Messi untuk menambah koleksi.
22 gol dalam 22 laga: efisiensi gila hanya tiga edisi

Rasio satu gol per pertandingan di level Piala Dunia jarang terjadi di era modern. Mbappe meraih 22 gol itu hanya lewat tiga edisi saja: 2018, 2022, dan 2026.
Efisiensi setinggi itu mempertegas reputasinya sebagai predator paling tajam generasi ini. Ia juga menjadi pemain pertama yang mencetak dua digit gol di satu turnamen Piala Dunia sejak Gerd Mueller pada 1970, nyaris enam dekade silam.
Pencapaian lewat hanya tiga edisi menonjol dibanding legenda yang butuh lebih banyak turnamen untuk menumpuk angka serupa. Catatan rasio sempurna ini menjadi nilai tambah yang membedakan era Mbappe dari pendahulunya.
Pimpin Sepatu Emas 2026 dengan 10 gol, status predator Real Madrid

Selain rekor sepanjang masa, bintang Prancis itu juga memimpin persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Koleksi 10 golnya di turnamen ini memperkokoh posisinya di puncak daftar pencetak gol edisi tahun ini.
Prestasi ganda—rekor historis plus pimpinan Sepatu Emas—diraih saat Real Madrid menaruh harapan tinggi pada striker tersebut. Brace di Miami menjadi penutup kuat meskipun medali perunggu lolos dari genggaman Les Bleus.
Di level klub dan negara, status predatornya kian sulit dibantah. Sepuluh gol di satu edisi saja sudah cukup menempatkannya di jajaran elit sepanjang sejarah turnamen.
Final Argentina-Spanyol masih bisa ubah peta raja gol
Duel Messi vs Mbappé kini menentukan raja gol sepanjang sejarah Piala Dunia, setidaknya hingga final usai. Lionel Messi jadi raja gol Piala Dunia, tapi rekornya langsung terancam setelah brace di babak perunggu.
Messi masih bisa menambah angka saat memimpin Argentina melawan Spanyol di partai puncak. Jika ia mencetak dua gol atau lebih, peta topskor sepanjang masa bisa berbalik lagi dalam hitungan jam.
Hasil final berpotensi mengubah kembali daftar pencetak gol historis. Untuk sementara, puncak daftar diisi nama Mbappe setelah rekor sementara itu tertoreh di Miami.
Prancis tumbang 4-6 tapi rekor sejarah tetap tertoreh
Skor akhir 4-6 mencerminkan laga terbuka yang gila-gilaan di Florida. Inggris mengamankan perunggu lewat penalti Bukayo Saka dan tembakan Jude Bellingham, sementara Ousmane Dembele menambah satu gol untuk Prancis.
Meski kalah telak di babak perunggu, tinta sejarah tetap tertoreh atas nama Mbappe. Rasio sempurna 22 dari 22 laga menjadikannya monumen tersendiri di buku rekor Piala Dunia.
Optimaise News mencermati bahwa drama sepuluh gol itu sekaligus menjadi panggung peralihan puncak topskor. Prancis pulang tanpa medali, namun rekor individu striker andalannya tetap bersinar.
FAQ
Berapa total gol Kylian Mbappe di Piala Dunia sekarang?
Totalnya 22 gol dari 22 pertandingan setelah brace melawan Inggris di Hard Rock Stadium.
Apakah Messi masih bisa merebut kembali puncak daftar topskor?
Bisa. Messi masih berpeluang menambah gol di final Argentina versus Spanyol.
Siapa pemimpin Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
Mbappe memimpin dengan koleksi 10 gol di edisi 2026.
Di mana laga perebutan peringkat ketiga digelar?
Laga digelar di Hard Rock Stadium, Miami, dan usai Minggu dini hari WIB pada 19 Juli 2026.







