Olympique Lyonnais membalikkan keadaan di leg kedua kualifikasi ketiga Liga Champions UEFA. Di Stadion Groupama, Selasa 11 Agustus 2026, Lyon vs Sparta Praha berakhir 3-0 sehingga agregat final 4-2 untuk tuan rumah Prancis.
Inti artikel
- Olympique Lyonnais membalikkan keadaan di leg kedua kualifikasi ketiga Liga Champions UEFA
- Di Stadion Groupama, Selasa 11 Agustus 2026, Lyon vs Sparta Praha berakhir 3-0 sehingga agregat final 4-2 untuk tuan rumah Prancis
- Tiket babak play-off ke fase liga sudah di tangan Les Gones
Tiket babak play-off ke fase liga sudah di tangan Les Gones. Optimaise News merangkum, skor leg pertama di Letna Park 1-2 untuk Sparta jadi dihapus lewat performa solid di kandang.
Detail gol dan kartu merah di Groupama Stadium
Ernest Nuamah membuka skor di menit ke-20. Sparta sempat menahan tekanan awal, tetapi peta laga berubah total setelah Adam Ševinský diganjar kartu merah langsung di menit ke-34 karena pelanggaran sebagai bek terakhir.
Dengan keunggulan personil, Lyon terus menekan. Ainsley Maitland-Niles menambah gol di menit ke-66, disusul Tyler Morton di menit ke-72. Data Sofascore yang dihimpun menunjukkan penguasaan bola Lyon 56 persen dan 19 tembakan, sementara kiper Jakub Surovčík mencatat delapan penyelamatan.
Leg pertama sempat memberi Sparta keunggulan tipis lewat gol Matej Rynes dan John Mercado, dengan balasan Lyon lewat gol bunuh diri Martin Suchomel. Comeback di Groupama mengunci lolos tanpa babak tambahan.
Agregat 4-2 dan jadwal play-off lawan Fenerbahce
Setelah agregat 4-2, Lyon menunggu lawan play-off: Fenerbahce. Klub Turki itu melaju usai menyingkirkan Sturm Graz di babak kualifikasi ketiga. Leg pertama digelar di markas Fenerbahce pada 18 Agustus 2026, leg kedua di Prancis pada 26 Agustus 2026.
Berdasarkan sumber yang dirangkum Optimaise News, rangkaian play-off Fenerbahce versus Lyon rencananya disiarkan lewat saluran TRT. Jadwal 11 Agustus 2026 juga memuat sederet leg kedua kualifikasi, termasuk Sturm Graz vs Fenerbahce, NEC Nijmegen vs Olympiacos, dan Bodø/Glimt vs Union Saint-Gilloise.
Kick-off Lyon-Sparta di Groupama sempat tercatat sekitar pukul 04.00 WIB dalam daftar kompetisi hari itu. Laga di Decines-Charpieu tersebut menjadi penentu apakah Lyon tetap di jalur Champions atau terlempar ke fase grup Europa League bila gagal comeback.
Konteks pertemuan dan tekanan pasca leg pertama
Situasi sebelum kick-off leg kedua jelas: Lyon wajib menang minimal dua gol agar aman tanpa perpanjangan. Kalah atau imbang langsung mengeliminasi, sedangkan menang tipis satu gol berisiko membawa babak tambahan hingga adu penalti.
Sparta membawa keunggulan agregat dari epet Arena dan menurunkan susunan inti, termasuk Surovčík di gawang serta linimasa yang dihuni Rynes, Sorensen, Ševinský, dan Suchomel. Lyon bermain di kandang dengan desakan publik untuk membalikkan predikat setelah kalah 1-2 di Praha.
Perbandingan singkat di rantai kualifikasi yang sama: Fenerbahce datang ke Austria dengan keunggulan 2-0 atas Sturm Graz, sementara NEC-Olympiacos masuk leg kedua dengan agregat 0-0. Lyon-Sparta jadi salah satu duel paling dinantikan karena selisih hanya satu gol dari leg pertama.
Komentar Skriniar soal Guendouzi menjelang play-off
Kapten Fenerbahce Milan Skriniar menilai laga menuju fase utama akan ketat. “Target kami adalah melaju ke babak berikutnya. Kami berhasil mencapainya. Tentu saja kami tahu pertandingan hari ini akan sulit,” kata Milan Skriniar, kapten Fenerbahce.
Dia menekankan pola lawan yang “tidak rugi apa-apa”, terutama di laga kedua. “Jika kami bisa mencetak gol lebih awal, mungkin segalanya akan menjadi lebih mudah bagi kami. Kami senang bisa melaju ke babak berikutnya,” tuturnya lagi.
Skriniar juga memuji Matteo Guendouzi di lini tengah. “Guendouzi adalah pemain yang sangat cerdas dan berkualitas. Dia tahu betul kapan harus mendekat ke kami dan kapan harus bertahan di tengah. Dia selalu memberi kami pilihan saat membangun serangan. Dia benar-benar luar biasa,” ujar Milan Skriniar. Pujian itu memberi bayangan gaya press dan build-up yang mungkin dihadapi Lyon di play-off.
Lyon kini tinggal dua leg lagi menuju fase utama. Fans Indonesia yang mengikuti tren pencarian Lyon vs Sparta Praha bisa menandai 18 dan 26 Agustus 2026 sebagai penentu apakah Les Gones benar-benar masuk liga Champions musim ini.







