Liverpool vs Monaco 2-3: Lini Belakang Roboh di Babak Kedua

Liverpool vs Monaco berakhir 2-3 di Anfield 9 Agustus 2026. Isak dan Wirtz unggul dulu, Golovin, Biereth, Brunner balikkan skor. Ini kekalahan pramusim kedua.

Author Image

Adel

Liverpool vs Monaco 2-3: Lini Belakang Roboh di Babak Kedua

– Liverpool menelan kekalahan 2-3 dari AS Monaco di Anfield pada Minggu 9 Agustus 2026. Skuad The Reds unggul dua gol dulu lewat Alexander Isak dan Florian Wirtz sebelum dikejar dan dibalikkan pada babak kedua.

Inti artikel

  • Liverpool menelan kekalahan 2-3 dari AS Monaco di Anfield pada Minggu 9 Agustus 2026
  • Skuad The Reds unggul dua gol dulu lewat Alexander Isak dan Florian Wirtz sebelum dikejar dan dibalikkan pada babak kedua
  • Gawang Alisson Becker jebol tiga kali setelah penalti Aleksandr Golovin, serangan Mika Biereth, lalu tandukan Paris Brunner di menit akhir

Gawang Alisson Becker jebol tiga kali setelah penalti Aleksandr Golovin, serangan Mika Biereth, lalu tandukan Paris Brunner di menit akhir. Optimaise News mencatat ini sebagai luka pramusim kedua beruntun usai kalah 2-4 dari Leeds United sepekan lalu.

Isak dan Wirtz buka keunggulan sebelum penalti

Alexander Isak mencetak gol pertama di menit 16 lewat tembakan ke sudut kiri gawang. Bola datang dari kombinasi umpan Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai yang membuka ruang di area penalti Monaco.

Florian Wirtz menambah skor di menit 29. Tembakan kerasnya menembus kiper Lukas Hradecky dan membuat Anfield sempat tenang dengan keunggulan 2-0.

Menit 44 semuanya berubah. Virgil van Dijk melakukan pelanggaran di kotak penalti terhadap Aleksandr Golovin. Golovin sendiri mengeksekusi penalti dengan tenang dan melewati Alisson Becker, sehingga skor jadi 2-1 jelang istirahat.

Biereth dan Brunner lengkapkan pembalikan Monaco

Babak kedua membawa tekanan baru. Di menit 56 bola liar usai tebisan kiper cadangan Giorgi Mamardashvili disambar Mika Biereth. Skor imbang 2-2 dan lini belakang Liverpool terlihat goyah.

Menit 88 Anis Soubeir mengeksekusi sepak pojok. Paris Brunner menyambut dengan tandukan akurat yang menjadi gol penentu. Monaco meraih kemenangan 3-2 di kandang Liverpool.

Urutan gol itu memperlihatkan pola yang sama: keunggulan awal diikuti kerentanan set-piece dan bola kedua. Van Dijk yang biasanya stabil justru memicu penalti, sementara permainan bola mati menjadi celah yang dieksploitasi tamu.

Jadwal berikutnya dan posisi pramusim

Setelah dua kekalahan beruntun, Liverpool masih punya satu uji coba lagi. Mereka dijadwalkan menghadapi Como pada 16 Agustus 2026. Laga itu menjadi kesempatan terakhir menyetel formasi sebelum kompetisi resmi.

Premier League 2026/27 dibuka dengan tandang ke Newcastle United pada 23 Agustus. Jeda pramusim semakin pendek, sehingga koreksi disiplin bertahan dan komunikasi lini belakang menjadi prioritas segera.

Dari sisi sudut pandang Optimaise News, skor 2-3 ini bukan soal semata kehilangan gelar ramah-tamah. Ia menandai tantangan adaptasi pemain baru dan kelelahan pola yang muncul berulang. Isak serta Wirtz memberi sinyal positif di fase serang, tetapi tiga gol kebobolan menunjukkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum Lawan Newcastle.

Monaco memanfaatkan momen bola mati dan transisi cepat. Golovin dari titik putih, Biereth dari bola lepas, dan Brunner dari set-piece menjadi contoh eksekusi yang rapi. Liverpool perlu memotong rantai itu di laga berikutnya agar pola yang sama tidak berulang saat liga dimulai.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.