Liverpool vs Monaco 2-3: Comeback Dramatis di Anfield

Liverpool vs Monaco berakhir 2-3 di Anfield. The Reds unggul Isak-Wirtz lalu ambruk lewat penalti Golovin, Biereth, dan Brunner; satu uji coba sisa sebelum PL.

Author Image

Adel

Liverpool vs Monaco 2-3: Comeback Dramatis di Anfield

Liverpool kalah 2-3 dari AS Monaco di Anfield pada Minggu, 9 Agustus 2026, dalam laga pramusim yang kickoff sekitar pukul 20.30 WIB. The Reds unggul lebih dulu lewat Alexander Isak dan Florian Wirtz, tetapi AS Monaco bangkit lewat penalti Aleksandr Golovin, gol Mika Biereth, lalu tandukan Paris Brunner di menit 88.

Inti artikel

  • Liverpool kalah 2-3 dari AS Monaco di Anfield pada Minggu, 9 Agustus 2026, dalam laga pramusim yang kickoff sekitar pukul 20.30 WIB
  • Ini kekalahan beruntun kedua skuad Andoni Iraola setelah kalah 2-4 dari Leeds United sepekan sebelumnya
  • Isak membuka skor menit ke-16 usai satu-dua Gravenberch-Szoboszlai, menempatkan bola di sudut kiri gawang Lukas Hradecky

Ini kekalahan beruntun kedua skuad Andoni Iraola setelah kalah 2-4 dari Leeds United sepekan sebelumnya. Optimaise News merangkum, sisa ujian tinggal lawan Como pada 16 Agustus sebelum Premier League 2026/27 dibuka dengan tandang ke Newcastle United pada 23 Agustus.

Urutan gol dan penalti setelah Van Dijk

Isak membuka skor menit ke-16 usai satu-dua Gravenberch-Szoboszlai, menempatkan bola di sudut kiri gawang Lukas Hradecky. Wirtz menggandakan di menit 29 dengan tembakan keras dari kemelut di depan kotak penalti, menjadikan skor 2-0 sebelum jeda.

Monaco pangkas jarak di menit 44. Pelanggaran Virgil van Dijk terhadap Golovin di kotak penalti The Reds berbuah penalti; Golovin mengeksekusi dan mengalahkan Alisson Becker. Di babak kedua Alisson digantikan Giorgi Mamardashvili.

Menit 56 Biereth menyamakan 2-2: tembakan jarak dekat ditepis Mamardashvili, namun bola liar disambar ulang oleh striker Denmark itu. Menit 88 tandukan Brunner menyambut corner Anis Soubeir mengunci 3-2 hingga peluit panjang. Peluang tambahan sempat muncul lewat tembakan luar kotak Rio Ngumoha yang diblok di menit 67, sementara Coulibaly, Konaté, dan Brunner menambah tekanan bagi lini belakang tuan rumah.

Susunan skuad dan statistik penguasaan bola

Liverpool bermain 4-2-3-1: Alisson; Frimpong, Ndukwe, van Dijk, Tsimikas; Szoboszlai, Gravenberch; Koumas, Wirtz, Gakpo; Isak. Monaco berformasi 4-4-2: Hradecky; Vanderoson, Sane, Dier, Nazinho; Detourbet, Camara, Cabral, Golovin; Abline, Biereth.

Penguasaan bola tipis 52 persen berbanding 48 persen untuk The Reds. Tembakan 15-14, tembakan tepat sasaran 6-8 ke arah Monaco, akurasi umpan 86 persen versus 85 persen. Angka itu menunjukkan rasa bola relatif seimbang, namun ketajaman babak kedua lebih berpihak tamu.

Konteks pramusim dan jadwal uji coba berikutnya

Duel ini bukan sekadar laga ramah: Iraola menakar intensitas 90 menit setelah pola ambruk yang sama saat unggul dulu lawan Leeds. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, satu sisa ujian melawan Como pada 16 Agustus menjadi jembatan terakhir sebelum tandang perdana Premier League ke Newcastle 23 Agustus.

Bagi pembaca di Indonesia, skor final dan pola dua kali gagal mempertahankan keunggulan dua gol memberi sinyal kesiapan fisik dan rotasi masih pekerjaan rumah nyata menjelang kompetisi resmi.

Dampak bagi Andoni Iraola jelang Liga Inggris

Iraola menilai pola laga mirip lawan Leeds: bagus 30 menit awal, lalu level turun setelah pergantian pemain dan kelelahan. Ia menekankan The Reds belum punya cadangan intensitas yang sama sepanjang 90 menit, sehingga ada pekerjaan rumah taktis dan kebugaran sebelum Newcastle.

Di sisi lawan, pelatih Filipe Luis menegaskan ingin menahan Lamine Camara setelah tontonan impresif lawan Gravenberch dan Szoboszlai. Camara terikat kontrak hingga 2029; Monaco menolak tawaran €50 juta dari Crystal Palace dan meminta setidaknya €60 juta, sementara Liverpool dan Manchester United ikut memantau situasinya.

Sintesis comeback ini, plus spekulasi Camara yang tampil di lini tengah Anfield, mempertegas bahwa formasi Iraola masih mencari keseimbangan bertahan pasca-rotasi, sementara bursa transfer gelandang papan atas tetap menjadi latar belakang pramusim yang relevan bagi fans lokal.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.