Lip-Bu Tan Kembalikan Hyper-Threading di Xeon Coral Rapids 2028

Lip-Bu Tan pastikan hyper-threading kembali di Xeon Coral Rapids 2028 lewat strategi ganda lawan AMD-Arm. Simak timeline SMT Granite hingga Diamond Rapids.

Author Image

Dyah

CEO Intel Lip-Bu Tan merilis strategi ganda demi merebut kembali pangsa pasar CPU. Ia mengembalikan hyper-threading di prosesor data center sambil memperkuat kinerja single-thread. Langkah itu dikonfirmasi saat laporan keuangan kuartal kedua 2026.

Inti artikel

  • CEO Intel Lip-Bu Tan merilis strategi ganda demi merebut kembali pangsa pasar CPU
  • Ia mengembalikan hyper-threading di prosesor data center sambil memperkuat kinerja single-thread
  • Langkah itu dikonfirmasi saat laporan keuangan kuartal kedua 2026

Target utamanya menyaingi AMD dan Arm di segmen ritel serta korporat. Tan menekankan kedua pendekatan itu berjalan beriringan sebagai paket pemulihan daya saing jangka panjang.

Pengumuman Lip-Bu Tan di Laporan Keuangan Q2 2026

Tan menyampaikan rencana itu saat menjawab pertanyaan analis Morgan Stanley Joe Moore. Ia diminta menguraikan peta lima tahun Intel berhadapan dengan AMD dan Arm. Jawaban Tan langsung menempatkan hyper-threading sebagai salah satu pilar utama.

Simultaneous multi-threading atau hyper-threading akan diaktifkan kembali di lini data center. Bersamaan itu Intel menargetkan lonjakan performa single-thread di pasar inti. Kombinasi keduanya digambarkan sebagai paket utuh, bukan pilihan terpisah.

Menurut Tan, langkah ini menjadi fondasi untuk merebut kembali pangsa ritel dan korporat yang sempat tergerus. Ia tidak merinci angka target pangsa, tetapi menekankan urgensi pemulihan daya saing.

Coral Rapids 2028 dan Peta SMT di Lini Xeon Data Center

Fitur hyper-threading dijadwalkan hadir bersama keluarga Xeon 8 Coral Rapids pada 2028. Itu menjadi titik balik setelah beberapa generasi tanpa dukungan penuh. Intel menyusun peta yang jelas di lini Xeon data center.

Xeon 6 Granite Rapids masih mendukung hingga 128 core fisik dan 256 thread. Generasi berikutnya berubah. Clearwater Forest membawa hingga 288 E-cores dengan fabrikasi Intel 18A tanpa SMT. Xeon 7 Diamond Rapids menyusul dengan 192 P-cores, juga tanpa simultaneous multi-threading.

Baru di Coral Rapids 2028 hyper-threading dihidupkan lagi. Sintesis timeline ini menunjukkan pola keputusan Intel: Granite Rapids tetap pakai, Clearwater Forest dan Diamond Rapids ditinggalkan, lalu Coral Rapids mengembalikan. Bagi manajer data center, pola itu memberi gambaran kapan kapasitas thread per core akan naik kembali.

Sikap Intel soal AMD serta Kemitraan dengan Arm

Saat ditanya soal rivalitas dengan AMD, Tan memilih tidak menjawab langsung. Ia lebih menekankan fokus internal Intel. Strategi ganda hyper-threading plus single-thread diposisikan sebagai jawaban teknis tanpa konfrontasi verbal.

Sikap berbeda ditunjukkan terhadap Arm. Tan menyebut Arm sebagai mitra hebat dengan hubungan kerja sama yang kuat. Ia menegaskan kemitraan itu tetap berjalan meski Intel juga bersaing di beberapa segmen. Pendekatan ini menjaga opsi kolaborasi tetap terbuka.

Jejak Pengurangan Hyper-Threading sejak Alder Lake

Pengurangan hyper-threading dimulai bertahap sejak Alder Lake 2021. Saat itu fitur hanya tersedia di performance cores. Proses berlanjut hingga hilang sepenuhnya di Arrow Lake-S 2024 untuk lini klien.

Teknologi itu sendiri sudah hadir sejak awal 2000-an lewat Xeon single-core dan Pentium 4. Intel sempat mengandalkannya untuk menambah throughput tanpa menambah core fisik. Keputusan menghapusnya di beberapa generasi terakhir memicu pertanyaan soal efisiensi arsitektur hybrid.

Kini pengembalian di data center menandai koreksi arah. Intel menilai kebutuhan beban kerja server modern kembali membutuhkan thread tambahan per core.

Status Terbuka untuk Prosesor PC Konsumen

Hingga saat ini belum ada konfirmasi penerapan serupa di lini prosesor klien atau PC konsumen. Statusnya masih terbuka. Pengguna yang mengikuti transisi arsitektur hybrid harus menunggu sinyal lebih lanjut.

Ketidakpastian ini menjadi pertanyaan lanjutan bagi pasar desktop dan laptop. Banyak pengguna mengandalkan hybrid core untuk multitasking harian. Jika hyper-threading tidak kembali di sisi klien, pola kinerja bisa berbeda jauh dari data center.

Bagi pembeli PC yang merencanakan upgrade 2027-2028, kondisi ini memaksa mereka memantau roadmap klien secara terpisah. Intel belum menutup kemungkinan, tetapi juga belum memberi janji. Ringkasan implikasinya jelas: data center sudah pasti, PC masih menunggu keputusan final.

Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.