Laptop Tak Laku 2026, Pedagang Miris Akibat AI Picu Kelangkaan Chip

Pasar laptop global anjlok 4,9% di Q2-2026 karena kelangkaan chip memori dari AI. Pedagang di Jakarta kehilangan omzet dan rencanakan kenaikan harga 2027.

Author Image

Nurul

Laptop Tak Laku 2026, Pedagang Miris Akibat AI Picu Kelangkaan Chip

– Pasar perangkat komputer pribadi global mengalami penurunan tajam pada kuartal II tahun 2026. Pengapalan PC dunia turun 4,9 persen year-on-year menjadi 68,2 juta unit saja. Akibat kelangkaan chip memori yang memburuk akibat lonjakan penggunaan artificial intelligence, pedagang laptop di Jakarta mengalami kehilangan omzet besar dan mulai merencanakan kenaikan harga.

Inti artikel

  • Pasar perangkat komputer pribadi global mengalami penurunan tajam pada kuartal II tahun 2026
  • Pengapalan PC dunia turun 4,9 persen year-on-year menjadi 68,2 juta unit saja
  • Kelangkaan chip memori menjadi pemicu utama pelemahan pasar

Optimaise News mencatat bahwa situasi ini semakin mengkhawatirkan karena sudah berlangsung sembilan kuartal berturut-turut tren pertumbuhan berbalik menjadi pelemahan tajam. Pedagang lokal yang mengandalkan impor langsung merasakan dampaknya secara nyata.

Dampak Kelangkaan Chip Memori terhadap Penjualan Laptop Global

Kelangkaan chip memori menjadi pemicu utama pelemahan pasar. Demand chip DRAM dan NAND melonjak karena pabrikan mengandalkan memori besar untuk menjalankan model AI. Akibatnya, pemesanan pull-forward dari distributor memperlambat distribusi ke retailer.

Volume pengiriman turun, tetapi pendapatan justru meningkat karena harga unit lebih mahal. Mismatch ini membuat industri PC mengalami tekanan keuangan yang tidak terduga.

Mismatch Volume dan Pendapatan Industri PC yang Semakin Parah

Mismatch Volume dan Pendapatan Industri PC yang Semakin Parah
Ilustrasi mismatch Volume dan Pendapatan Industri PC yang Semakin Parah.

Volume turun 4,9 persen, tetapi pendapatan tetap naik karena harga yang diangkat. Industri PC mulai kehilangan momentum pertumbuhan setelah sembilan kuartal berturut-turut. Kelangkaan ini diproyeksikan berlanjut hingga awal 2028, ditambah risiko inventory pull-forward yang bisa memicu pendarahan di paruh kedua tahun ini.

Pedagang laptop di pasar lokal seperti Jakarta merasakan dampak langsung. Beberapa mengurangi stok dan menunda pembelian baru.

Konsolidasi Pasar: Apple dan Asus Selamat, Raksasa Lain Tumbang

Konsolidasi Pasar: Apple dan Asus Selamat, Raksasa Lain Tumbang
Ilustrasi konsolidasi Pasar: Apple dan Asus Selamat, Raksasa Lain Tumbang.

Dari lima produsen teratas, hanya Apple tumbuh positif 10,1 persen menjadi 6,7 juta unit dan Asus naik 0,2 persen menjadi 5 juta unit. Sementara itu, Lenovo turun 2,1 persen, HP turun 9 persen, dan Dell turun 5 persen.

Produsen Pengiriman Q2 2026 % YoY
Apple 6,7 juta unit +10,1%
Asus 5,0 juta unit +0,2%
Lenovo , -2,1%
HP , -9%
Dell , -5%

Raksasa seperti Apple, Dell, dan Lenovo unggul karena jaringan rantai pasok yang kuat dan daya beli konsumen yang tinggi. Sementara itu, pemain kecil mengalami ruang gerak yang semakin sempit.

Risiko Pendarahan Lanjutan di Paruh Kedua 2026

Krisis chip diproyeksikan berlanjut hingga awal 2028. Langkah antisipasi distributor untuk mengamankan stok berisiko memicu pendarahan lebih lanjut di paruh kedua tahun ini. Pabrikan sudah mulai merencanakan kenaikan harga PC dan laptop pada 2027 untuk menutup celah keuangan.

Pedagang laptop lokal harus waspada karena impor berpotensi lebih mahal. Konsolidasi pasar ini juga menyulitkan pelaku usaha kecil yang mengandalkan variasi model.

Proyeksi Kelangkaan Chip Hingga Awal 2028 dan Kenaikan Harga 2027

Pasar PC menghentikan tren pertumbuhan sembilan kuartal berturut-turut. Hanya Apple dan Asus yang bertahan dengan naik, sementara yang lain terpaksa menyesuaikan strategi.

Untuk penggantian, banyak pedagang beralih ke laptop asus yang masih menawarkan performa stabil. Pelajari juga cara screenshot di laptop agar tetap optimal meski spesifikasi menurun.

Sintesis data IDC menunjukkan dampak global ini akan merembes ke pasar Indonesia. Pedagang lokal di Jakarta harus menyesuaikan harga dan stok agar tidak kehilangan pelanggan. Geopolitik yang belum stabil serta inflasi komponen juga memperburuk situasi hingga 2028.

Secara keseluruhan, industri PC global mengalami konsolidasi yang ketat. Pelaku usaha disarankan diversifikasi dan pantau supply chain ketat agar tetap kompetitif.

Nurul
Redaktur Teknologi

Nurul adalah redaktur teknologi Optimaise News. Meliput gadget, laptop, handphone, spesifikasi, dan harga perangkat untuk pembaca yang banding-banding sebelum beli. Fokus pada fakta spek, rentang harga, dan konteks pemakaian (kerja, kuliah, gaming ringan).