Pekalongan, Optimaise News – Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin 3 Agustus 2026. Gol Nguyen Van Vi (menit 6), Nguyen Hai Long (15), dan Nguyen Xuan Son (71) menggeser Garuda ke peringkat ketiga Grup A Piala AFF 2026 dengan 6 poin.
Inti artikel
- Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin 3 Agustus 2026
- Vietnam naik ke puncak klasemen sementara dengan 7 poin, unggul selisih gol atas Singapura yang juga 7 poin
- Vietnam membuka keunggulan lewat Nguyen Van Vi
Vietnam naik ke puncak klasemen sementara dengan 7 poin, unggul selisih gol atas Singapura yang juga 7 poin. Hanya juara dan runner-up grup yang lolos semifinal, sehingga laga kontra Singapura di Jalan Besar Stadium pada 7 Agustus 2026 jadi penentu nasib Indonesia.
Skor dan gol Vietnam yang mengubah peta Grup A
Vietnam membuka keunggulan lewat Nguyen Van Vi. Umpan Nguyen Hoang Duc dipotong, lalu Van Vi menembak dari sudut sempit sisi kiri dan mengalahkan Nadeo Argawinata pada menit keenam.
Sekitar enam menit kemudian Mitchell Baker mendapat peluang dari umpan Ivar Jenner, tetapi kiper Le Giang Patrik menepis bola di sudut bawah. Vietnam segera menjawab dengan serangan balik: Nguyen Hai Long menembak kaki kanan ke pojok bawah di menit ke-15, skor 2-0.
Babak kedua Indonesia menguasai bola, namun kerapatan barisan Vietnam mempersulit Thom Haye mengalirkan bola ke Baker. Pada menit ke-71, striker naturalisasi Nguyen Xuan Son menyelesaikan serangan balik dan memastikan 3-0 hingga peluit akhir.
Klasemen sementara: Vietnam-Singapura 7 poin, Indonesia 6
Menurut pantauan Optimaise News, posisi Grup A berubah tajam setelah laga Pakansari. Vietnam mengantongi 7 poin dari tiga pertandingan (menang atas Timor Leste 7-1 dan Indonesia, imbang lawan Singapura). Singapura setara poin, kalah selisih gol. Indonesia tetap di 6 poin hasil menang 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor Leste, lalu kalah dari Vietnam.
Angka 7 versus 6 berarti Vietnam dan Singapura lebih dekat ke tiket semifinal. Selisih gol Vietnam jauh lebih tebal (+10 di data klasemen sementara), sementara Indonesia dan Singapura sama-sama +3. Kamboja 3 poin, Timor Leste 0.
| Pos | Tim | Main | M | S | K | GF | GA | GD | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Vietnam | 3 | 2 | 1 | 0 | 10 | 0 | +10 | 7 |
| 2 | Singapura | 3 | 2 | 1 | 0 | 4 | 1 | +3 | 7 |
| 3 | Indonesia | 3 | 2 | 0 | 1 | 7 | 4 | +3 | 6 |
| 4 | Kamboja | 3 | 1 | 0 | 2 | 5 | 7 | -2 | 3 |
| 5 | Timor Leste | 4 | 0 | 0 | 4 | 0 | 15 | -15 | 0 |
Bagi pembaca awam: tim di puncak dengan 7 poin sudah memegang kendali relatif, sementara 6 poin menempatkan Indonesia di ujung tanduk. Satu hasil buruk di laga terakhir bisa menutup pintu semifinal.
Laga 7 Agustus: Indonesia vs Singapura di Jalan Besar
Partai penutup grup digelar Jumat 7 Agustus 2026 di kandang Singapura, Jalan Besar Stadium. Indonesia wajib menang agar peluang finis runner-up Grup A tetap hidup. Singapura, sebaliknya, cukup mengamankan hasil imbang untuk mengunci tiket semifinal dari posisi mereka saat ini.
Taruhannya jelas: tiga poin di tanah lawan mengembalikan Garuda ke jalur lolos. Hasil seri atau kalah memperketat skenario dan bisa mengorbankan tempat di fase gugur.
Skenario lolos semifinal dan laga Vietnam vs Kamboja
Pada hari yang sama Vietnam menjamu Kamboja di My Dinh Stadium. Di atas kertas Vietnam diunggulkan; kemenangan mereka berpeluang menyegel tiket semifinal lebih awal. Indonesia tidak mengendalikan hasil laga itu, sehingga fokus utama tetap di Jalan Besar.
Ringkasan Optimaise News: dua laga paralel membagi beban. Vietnam bermain dengan bantalan poin dan selisih gol, Indonesia harus memenangkan laga sendiri agar angka 6 poin tidak menjadi penutup grup. Siapa yang menang di lapangan sendiri lebih dulu menentukan nasib, bukan menunggu hasil tetangga grup.
Catatan pelatih soal awal laga yang mahal
Pelatih John Herdman menyoroti gol mudah di 10-15 menit pertama yang membuat laga sulit. Ia menilai Vietnam efektif di serangan balik, sementara skuad Garuda belum rapi menjaga keseimbangan saat menyerang. Setelah unggul, Vietnam tidak memaksakan penguasaan bola dan menunggu kesalahan lawan.
Pesan itu menempatkan pekerjaan rumah jelas sebelum laga Singapura: rapikan fase awal, jaga struktur saat menekan, dan kurangi ruang untuk counter. Peluang lolos masih ada, tetapi hanya jika tiga poin di Jalan Besar berhasil digenggam.






