Inter Miami kalah 3-2 dari Club León pada laga pamungkas fase grup Leagues Cup 2026 di Nu Stadium dan tersingkir dari kompetisi, berdasarkan laporan Goal.com serta Vietnam.vn yang dihimpun Optimaise News. Lionel Messi turun 45 menit dari bangku cadangan di babak kedua setelah ayahnya meninggal, tanpa latihan sepanjang pekan.
Inti artikel
- Lionel Messi turun 45 menit dari bangku cadangan di babak kedua setelah ayahnya meninggal, tanpa latihan sepanjang pekan
- The Herons sempat unggul dan butuh kemenangan besar demi selisih gol, tetapi León membalikkan skor
- Taruhannya tidak cukup satu kemenangan tipis
The Herons sempat unggul dan butuh kemenangan besar demi selisih gol, tetapi León membalikkan skor. Peta lolos berubah: hanya empat tim per wilayah menuju perempat final, sementara Columbus selamat lewat adu penalti dan sejumlah klub Liga MX mengunci atau mendekati delapan besar.
Kenapa Miami harus menang besar, bukan sekadar menang
Taruhannya tidak cukup satu kemenangan tipis. Miami perlu beberapa gol tambahan atas León agar selisih gol naik dan masih bisa mengejar empat besar wilayah MLS. German Berterame belum pulih cedera. Luis Suárez terkena skorsing.
León datang dengan dua kemenangan: atas Nashville dan Orlando. Inter Miami Vs Leon menjadi laga terakhir fase pertama bagi kedua klub. Prediksi pra-laga sempat condong ke tuan rumah di kandang, tetapi kondisi skuad membuat target “menang besar” terasa berat sejak awal.
Apa yang berubah setelah Messi masuk di babak kedua

Messi tiba di stadion dan menyatakan siap meski sempat meragukan dirinya bisa bermain usai duka keluarga. Ia masuk awal babak kedua. Di lapangan ia tampak hidup menyerang, tetapi dijaga ketat lini belakang León.
Daniel Pinter dan Yannick Bright sempat membuat Miami unggul dua kali. León merampungkan comeback lewat dua gol Daniel Arcila dan satu gol Juan Pablo Dominguez. Inter Miami Takluk 2-3 dari Leon di Leagues Cup, dan gelar musim ini pupus di fase grup.
Peta lolos MLS vs Liga MX setelah matchday terakhir
Klasemen Leagues Cup 2026 Terbaru Hasil Akhir Inter Miami, menurut Vietnam.vn, menempatkan The Herons dengan satu kemenangan, tiga poin, tujuh gol dan tujuh kebobolan, sekitar peringkat 15. Ambang yang sering disebut dekat delapan poin, seperti yang dirasakan Columbus, menjadi pembeda nasib.
Hanya empat tim MLS dan empat tim Liga MX yang lolos perempat final. León tampak sulit dikalahkan. Monterrey menang 2-1 atas Nashville lewat voli Hugo Cuypers pada injury time babak kedua. Club America, Cruz Azul, bahkan Toluca disebut sebagai ancaman nyata. Format pertandingan yang tersebar membingungkan, tetapi hasilnya jelas: Liga MX menempatkan lebih banyak penantang ketimbang unggulan MLS yang ambruk.
Ohio: Columbus lolos lewat adu penalti, Cincinnati hampir bubar
Columbus unggul lewat Tarun Karumanchi menit sembilan. Alvaro Angulo menyamakan menjelang istirahat. Keylor Navas membuat tiga penyelamatan di babak kedua hingga laga masuk adu penalti. Pumas gagal dua eksekusi. Nicolas Hagen menggagalkan satu tendangan lain. Imbang 2-2 terasa cukup untuk melewati ambang sekitar delapan poin.
FC Cincinnati sempat unggul lewat Evander sebelum kiper Evan Louro melakukan dua blunder di menit 79 dan lima menit kemudian. Klaim penalti injury time dibatalkan setelah pemeriksaan VAR panjang. Charlotte nyaman 90 menit lalu kebobolan Alan Bautista di menit 91 lawan Pachuca. Cincinnati kini bergantung kejutan di hasil tetangga. Dalam rangkuman Optimaise News, satu gambar klasemen cukup: Miami gugur meski Messi kembali, León hidup, Columbus selamat, Liga MX lebih padat calon juara.







