Uji prapeluncuran di area sempit Kota Bintang, Bekasi, menyingkap bagaimana RWD dan EPS Chery Q memberi rasa seimbang bagi pengemudi kota. PT Chery Sales Indonesia mengundang media otomotif nasional untuk mencoba model listrik perkotaan itu menjelang debut resmi di GIIAS 2026.
Estimasi harga berada di kisaran Rp 200 jutaan. Kesan pertama berkendara Chery Q: mobil listrik yang menyenangkan sudah terasa di lintasan terbatas, meski unit yang dicoba masih setir kiri.
Kabin digital dengan pusat kendali layar besar
Begitu pintu terbuka, kabin menyambut nuansa digital yang terpusat pada layar sentuh 15,6 inci. Layar itu menjadi pusat kendali berbagai fitur kendaraan sekaligus.
Antarmuka digambarkan sederhana dan responsif. Pengguna juga dapat mempersonalisasi tampilan sesuai kebutuhan harian.
Kamera HD 540 derajat menampilkan area sekeliling hingga bagian bawah bodi. Manfaatnya terasa saat parkir atau melewati gang sempit di kawasan padat.
Respons tenaga listrik dan kelincahan di lintasan terbatas

Injakkan pertama pada pedal gas langsung memunculkan tarikan listrik yang responsif. Karakter itu selaras dengan sifat mobil bertenaga baterai.
Handling dinilai cukup baik saat unit diajak meliuk di area pengetesan. Belokan tajam dan lintasan sempit tetap dilalui dengan lincah.
Pengujian di Kota Bintang memang sangat terbatas. Namun kesan lincah tetap muncul dan melengkapi kesan singkat menyetir mobil EV Chery Q yang beredar di media.
Keseimbangan RWD plus karakter kemudi EPS

Keunggulan yang menonjol dibanding banyak EV perkotaan lain adalah sistem Rear Wheel Drive. Saat belok tajam atau berputar arah, distribusi bobot terasa lebih seimbang.
Rasa percaya diri pengemudi meningkat berkat keseimbangan itu. Electric Power Steering memperkuat kenyamanan lewat bobot yang menyesuaikan laju.
Pada kecepatan rendah, EPS terasa ringan. Saat laju meningkat, kemudi terasa semakin mantap tanpa terkesan lemas.
Peredaman suspensi independen dan paket keselamatan aktif
Suspensi belakang independen meredam guncangan saat melewati polisi tidur dan jalan bergelombang. Peredaman itu mendukung kenyamanan di kondisi jalan kota yang tidak selalu rata.
Paket keselamatan aktif mencakup 20 fitur ADAS. Sistem memantau kondisi sekitar dan memberi peringatan bila terdeteksi potensi bahaya.
Autonomous Parking Assist membantu parkir otomatis, terutama paralel dan mundur. External Communication Audio memungkinkan pesan suara disampaikan ke pejalan kaki atau pengendara di sekitar.
Enam airbag melindungi penumpang. Ruang baris belakang tetap lega untuk tinggi sekitar 175 cm, dilengkapi 38 kompartemen penyimpanan di berbagai titik kabin.
Frunk berkapasitas 70 liter di depan menampung tas, kabel pengisian daya, atau bawaan lain. DC Fast Charging diklaim mengisi baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam sekitar 16,5 menit.
Catatan unit tes setir kiri versus model pasar Tanah Air
Unit yang dicoba media masih berkonfigurasi setir kiri. Model itu bukan unit yang akan dijual di Indonesia dan bukan hasil produksi lokal.
Chery mengklaim spesifikasi unit tes hampir sama dengan versi yang akan dipasarkan di Tanah Air. Optimaise News merangkum poin itu agar pembaca memisahkan pengalaman uji dari spek final peluncuran.
Dengan rencana debut di GIIAS 2026, publik masih menunggu konfirmasi harga resmi dan spesifikasi pasar. Pengalaman di lintasan sempit Bekasi setidaknya memberi gambaran awal karakter RWD dan kenyamanan kemudi.
FAQ
Kapan Chery Q direncanakan debut resmi di Indonesia?
Model ini dijadwalkan rilis resmi di gelaran GIIAS 2026.
Berapa estimasi harga Chery Q?
Kabar yang beredar menempatkannya di kisaran Rp 200 jutaan.
Apa keunggulan penggerak Chery Q dibanding EV kota lain?
Sistem Rear Wheel Drive membuat distribusi bobot terasa seimbang saat manuver tikungan dan putar arah.
Apakah unit yang diuji media sama dengan yang dijual di Indonesia?
Unit tes masih setir kiri dan bukan produksi lokal, namun diklaim speknya hampir sama dengan versi pasar Tanah Air.







