Kejagung Bedah Status Koin Money Changer Febrie

Kejagung Dalami SOP Money Changer melalui pemeriksaan pihak Bank Indonesia di kasus Febrie. Tim Sembilan gelar pemeriksaan saksi S pada 10 Agustus 2026.

Author Image

Adel

Kejagung Bedah Status Koin Money Changer Febrie

– Tim Sembilan Kejagung menggelar pemeriksaan pada pihak Bank Indonesia dalam kasus tindak pidana pencucian uang yang melibatkan Febrie Adriansyah. Penekanan khusus jatuh pada dalami SOP money changer dan mekanisme operasionalnya sebagai bagian dari upaya melengkapi alat bukti serta memperjelas perkara yang sedang ditangani.

Inti artikel

  • Bank Indonesia jelas menjadi saksi utama karena memiliki data lengkap tentang SOP ‘Money Changer’ serta mekanisme sistem usahanya
  • Kasus ini menjadi konteks penting mengapa Kejagung segera menurunkan tim untuk memverifikasi ketersediaan data dari Bank Indonesia
  • Dari 13 saksi yang dipanggil, baru tujuh yang muncul pada hari Senin 10 Agustus 2026 dan memberikan keterangan

Pemeriksaan ini mengisyaratkan peran penting Bank Indonesia karena institusi tersebut dipandang paling paham regulasi terkait sistem usaha money changer. Kepala Puspenkum Kejagung Anang Supriatna menyatakan bahwa pertanyaan inti adalah apakah money changer tersebut terdaftar secara resmi atau beroperasi di luar ketentuan hukum yang berlaku.

Dasar Kunci BI yang Dipilih sebagai Saksi

Bank Indonesia jelas menjadi saksi utama karena memiliki data lengkap tentang SOP ‘Money Changer’ serta mekanisme sistem usahanya. Anang Supriatna menegaskan bahwa saksi BI nantinya akan memaparkan secara rinci aturan perizinan, prosedur pencatatan transaksi dan pengawasan agar setiap aktivitas money changer tetap sesuai regulasi nasional.

Di luar itu, sebelumnya telah terjadi geledahan terhadap Koin Money Changer di Jakarta Selatan yang dilakukan tim gabungan Polri dan terkait langsung dengan tersangka Don Ritto. Kasus ini menjadi konteks penting mengapa Kejagung segera menurunkan tim untuk memverifikasi ketersediaan data dari Bank Indonesia.

Proses Pemeriksaan yang Melibatkan Beberapa Saksi

Dari 13 saksi yang dipanggil, baru tujuh yang muncul pada hari Senin 10 Agustus 2026 dan memberikan keterangan. Mereka antara lain terdiri dari TTS dan BH dari PT TBI, TB selaku direktur OBP, ACT selaku lawyer, S dari Bank Indonesia, MM dari PT P serta RC dari PT BBBU. Setiap saksi diperiksa secara individual untuk menghindari gangguan dan memastikan kelengkapan informasi.

Tujuan Utama Pemeriksaan Alat Bukti dan Penelusuran Aset

Tujuan pemeriksaan adalah mengumpulkan bukti yang sah, memperjelas konstruksi perkara serta menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana. Kejagung menekankan bahwa setiap langkah tetap dilakukan dengan prinsip profesional, independen dan akuntabel dengan asas praduga tidak bersalah serta kehati-hatian tinggi.

Penegasan Tindakan yang Jelas dan Bertanggung Jawab

Anang Supriatna mengulangi bahwa Kejagung tidak akan terburu-buru dan selalu mengikuti tahapan hukum yang sudah ditetapkan. Hal ini bertujuan menjaga integritas proses penyidikan di tengah isu yang sensitif seputar regulasi perbankan dan anti pencucian uang.

FAQ Kejagung dan SOP Money Changer

Apa yang akan ditanyakan pada saksi Bank Indonesia?

Pertanyaan inti akan menyangkut status pendaftaran money changer serta ketentuan sistem usaha yang harus dijalankan setiap harinya.

Siapa saja saksi yang hadir?

Hanya tujuh orang yang memberikan keterangan antara lain dari Bank Indonesia, PT TBI dan beberapa perusahaan terkait lainnya.

Bagaimana konteks geledahan Koin Money Changer?

Koin di Jakarta Selatan sebelumnya digeledah tim gabungan aparat dan diduga ada hubungannya dengan kasus Don Ritto.

Apa sajakah prinsip penyidikan yang dipakai?

Proses berjalan profesional, independen dan menghormati praduga tidak bersalah tanpa kelengahan berlebih.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.