Palembang, Optimaise News – Dua direktur perusahaan bus dan truk tangki jadi tersangka dalam kecelakaan berat di Sumatera Selatan yang menewaskan 19 orang. Peristiwa tragis itu terjadi pada 6 Mei 2026 di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara.
Inti artikel
- Dua direktur perusahaan bus dan truk tangki jadi tersangka dalam kecelakaan berat di Sumatera Selatan yang menewaskan 19 orang
- Peristiwa tragis itu terjadi pada 6 Mei 2026 di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara
- Truk tangki milik PT Sinar Bumi Pertiwi dimodifikasi kapasitas dari 5.000 liter menjadi 8.000 liter sejak 2021 tanpa surat izin yang sah
Modifikasi Ilegal Truk Tangki Picu Kebocoran Minyak
Truk tangki milik PT Sinar Bumi Pertiwi dimodifikasi kapasitas dari 5.000 liter menjadi 8.000 liter sejak 2021 tanpa surat izin yang sah. Modifikasi ilegal ini menyebabkan minyak mentah tumpah saat benturan dengan bus ALS. Akibatnya, kebakaran hebat menyebar luas dan memperburuk korban jiwa.
Bus ALS mengangkut berbagai barang berat seperti lemari kayu, dipan tidur, sepeda motor, serta gulungan plastik hingga memenuhi seluruh kabin hingga menghalangi pintu darurat. Kendaraan itu juga tidak dilengkapi alat pemadam api ringan maupun alat pemecah kaca darurat sebagai perlengkapan keselamatan.
Izin penyelenggaraan angkutan bus ALS sudah habis masa berlakunya sejak 13 September 2024 dan permohonan perpanjangannya ditolak Kementerian Perhubungan. Perusahaan justru mengoperasikan kendaraan meski izin sudah tidak berlaku.
Penetapan Tersangka Pakai Metode Investigasi Canggih
Penetapan tersangka terhadap Direktur PT Sinar Bumi Pertiwi Shandy Hermanto dan Direktur PT ALS Candra dilakukan melalui penyidikan komprehensif dengan metode scientific crime investigation. Tim penyidik memeriksa secara mendalam bukti-bukti pendukung dari lokasi kejadian.
Perusahaan tetap bertanggung jawab atas unsur kelalaian korporasi yang menyebabkan hubungan sebab-akibat terhadap kecelakaan tersebut. Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kepatuhan pada regulasi angkutan darat agar keselamatan masyarakat tidak terancam.
Optimaise News menekankan bahwa kasus kecelakaan seperti ini bisa dicegah jika perusahaan lebih serius menerapkan standar keselamatan dan perizinan yang benar. Korban keluarga dilaporkan mengalami kehilangan yang sangat berat akibat insiden tragis ini.






