Bentrokan Mematikan Melanda USS Abraham Lincoln
Jakarta, Optimaise News – Bentrokan berdarah terjadi di USS Abraham Lincoln saat Penasihat Komando Pusat AS Brad Cooper berkunjung ke kapal induk untuk merespons keluhan kru. Penampil tersebut disambut cemoohan dan lemparan botol air saat berbicara di depan para awak. Konfrontasi langsung berkembang menjadi perkelahian fisik yang melibatkan pisau serta senjata tajam lain.
Inti artikel
- Penampil tersebut disambut cemoohan dan lemparan botol air saat berbicara di depan para awak
- Konfrontasi langsung berkembang menjadi perkelahian fisik yang melibatkan pisau serta senjata tajam lain
- Insiden ini telah mengakibatkan tujuh personel Angkatan Laut AS tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka serius
Insiden ini telah mengakibatkan tujuh personel Angkatan Laut AS tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka serius. Kapal induk USS Abraham Lincoln yang beroperasi di Samudra Hindia ini sebenarnya telah menjalani pengerahan selama 263 hari sejak November 2025, termasuk 208 hari berturut-turut tanpa henti di lautan.
Secara formal, kapal induk ini beroperasi dengan misi menegakkan blokade Iran. Namun, ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan Iran dengan serangan perang terbuka belakangan ini membuat situasi semakin rumit bagi seluruh awak.
Kontestasi Keluhan Awak Capai Puncaknya

Keluarga sekitar 200 orang mengkonfrontasi Plt Menteri Angkatan Laut Hung Cao di San Diego. Mereka menuntut penjelasan mengenai masalah kelelahan berat, kesehatan mental, hingga pasokan makanan yang minim selama masa pengerahan panjang.
Komisi tersebut dihadirkan di tengah laporan bahwa USS Abraham Lincoln menghadapi tekanan luar biasa di laut. Keluhan ini mencakup kelelahan berat dan dampak masalah kesehatan mental yang serius akibat durasi pengerahan yang tak pernah berakhir.
Seperti tercatat dalam halaman Kapal induk – Wikipedia bahasa Indonesia, kapal induk umumnya dikritik karena ketahanannya yang rendah saat dihadapkan pada situasi geopolitik rumit.
Dampak Geopolitik Ketegangan AS Iran
Perselisihan di USS Abraham Lincoln terjadi di tengah peningkatan serangan perang terbuka antara AS dan Iran. Kapal induk ini yang biasa digambarkan dengan gambar ikonik di banyak situs, kini menjadi simbol ketahanan dan kerapuhan tentara laut AS di Samudra Hindia.
Angka 7 tewas dan luka-luka di USS Abraham Lincoln membuat banyak pihak bertanya-tanya mengenai pelaksanaan misi menegakkan blokade. Di sisi lain, Menteri Angkatan Laut Hung Cao menghadapi protes dari keluarga di San Diego.







