Kabel Palapa Ring Rusak Imbas Gempa: 286 Titik Naik ke 150 Mbps

Kabel Palapa Ring Tengah rusak imbas gempa M5,7. BAKTI naikkan 286 titik Satria-1 ke 50-150 Mbps. Kapal berangkat 28 Juli, target pulih 11 Agustus 2026.

Author Image

Dyah

Kabel Palapa Ring Rusak Imbas Gempa: 286 Titik Naik ke 150 Mbps

Warga Kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro bisa memakai internet sementara di 286 titik Akses Internet Bakti. Bandwidth tiap titik dinaikkan jadi 50, 100, atau 150 Mbps lewat satelit Satria-1. Gangguan sebagian serat optik terjadi di segmen Melonguane, Morotai Palapa Ring Tengah.

Kapal perbaikan dijadwalkan berangkat dari Bitung menuju Morotai 28 Juli 2026. Periode kritis layanan diperkirakan 12 hari. Target Ready for Service fiber penuh jatuh pada 11 Agustus 2026. Optimaise News merangkum lokasi akses dan jadwal agar warga tiga kepulauan siap.

Gangguan Sebagian di Melonguane, Morotai: Restorasi Preventif, Bukan Putus Total

Serat optik di segmen Melonguane, Morotai hanya terganggu sebagian. Pemicunya rangkaian aktivitas tektonik, termasuk gempa magnitudo 5,7 pada 26 Mei 2026. BAKTI Komdigi menekankan pekerjaan ini preventif. Tujuannya mencegah gangguan lebih luas ke jaringan backbone utara.

Kabel Laut Palapa Ring Tengah Gangguan ini tidak memutus total layanan. Komdigi jaga konektivitas lewat jalur alternatif satelit sambil menunggu perbaikan fisik. Warga tetap bisa terhubung meski kualitas fiber utama belum pulih.

Peta 286 Titik Akses Internet yang Dinaikkan via Satria-1

Peta 286 Titik Akses Internet yang Dinaikkan via Satria-1
Ilustrasi peta 286 Titik Akses Internet yang Dinaikkan via Satria-1.

Sebanyak 286 titik Akses Internet Bakti yang sudah ada dioptimalkan kapasitasnya, bukan titik baru. Rinciannya 106 titik di Sangihe, 132 di Talaud, dan 48 di Sitaro. Bandwidth dinaikkan ke 50, 100, atau 150 Mbps sesuai kebutuhan masing-masing lokasi.

Pemantauan user experience dilakukan berkala. Langkah ini menjamin kualitas layanan sementara tetap layak dipakai. Bagi warga, arti praktisnya sederhana: koneksi lebih stabil di fasilitas yang sudah terpasang alat Bakti.

Kedalaman 3.400 Meter: Mengapa Butuh Kapal Khusus dari Bitung

Kedalaman 3.400 Meter: Mengapa Butuh Kapal Khusus dari Bitung
Ilustrasi kedalaman 3.400 Meter: Mengapa Butuh Kapal Khusus dari Bitung.

Kerusakan berada di dasar laut sekitar 3.400 meter. Lokasinya kira-kira 95 kilometer dari Terminal Station Morotai. Perbaikan di kedalaman itu membutuhkan kapal khusus dan peralatan deep-sea yang tidak bisa diganti kapal biasa.

Kapal dijadwalkan berangkat dari Bitung setelah izin pelayaran selesai. Kabel Palapa Ring Rusak Imbas Gempa di Kedalaman memaksa proses lebih lama. Setiap tahap harus aman agar penyambungan tidak gagal di tekanan tinggi.

Periode Kritis 12 Hari dan Target Ready for Service 11 Agustus

Timeline lengkapnya dimulai dari gempa 26 Mei 2026. Anomali deteksi menyusul, lalu penetapan Plan of Work. Kapal berangkat 28 Juli 2026. Saat penyambungan berlangsung, estimasi periode kritis layanan sekitar 12 hari.

Target Ready for Service ditetapkan 11 Agustus 2026. Plt Direktur Infrastruktur Bakti Komdigi Darien Aldiano menyampaikan permintaan maaf. Ia juga menegaskan komitmen percepatan pemulihan agar dampak ke warga minimal.

Sintesis ini membantu warga daerah langsung tahu kapan puncak dampak dan kapan fiber diharapkan kembali normal. BAKTI Komdigi perbaiki kabel laut Palapa Ring Tengah dengan urutan kerja yang sudah disusun rapi.

Fasilitas Publik yang Bisa Dipakai Warga Selama Perbaikan

Selama masa restorasi, warga disarankan ke fasilitas publik yang sudah terhubung titik Bakti. Lokasinya mencakup kantor pemerintah daerah, sekolah, puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas hankam di tiga kepulauan.

Di tempat-tempat itu bandwidth sementara lebih terjamin. Warga bisa mengurus administrasi, belajar daring, atau berkomunikasi tanpa mengandalkan koneksi rumah yang mungkin terdampak. Optimaise News mendorong warga cek lokasi terdekat di lingkungan masing-masing.

Langkah praktis ini menutup celah informasi yang sering terlewat. Dengan peta 286 titik dan jadwal kapal yang jelas, warga punya pegangan konkret hingga 11 Agustus 2026.

Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.