Jorge Messi, ayah sekaligus figur kunci di balik transfer Lionel Messi ke Barcelona, meninggal dunia di usia 68 tahun di sebuah klinik medis di Rosario, Argentina. Kabar duka itu dikonfirmasi Jumat malam waktu setempat sekitar pukul 22.00 usai ia menjalani perawatan penyakit yang telah lama diderita selama berbulan-bulan.
Inti artikel
- Bagi banyak penggemar sepak bola di Indonesia, sosok ini sering dikaitkan dengan fondasi karier global sang putra
- Pada tahun 2000, Jorge Messi menjadi orang yang menuntaskan kepindahan Lionel yang kala itu baru berusia 13 tahun ke klub Spanyol Barcelona
- Langkah itu membuka jalan bagi karier yang kelak membawa Lionel menjadi legenda dunia
Reuters melaporkan kematian terjadi setelah perjuangan medis yang panjang, sementara media Argentina seperti Infobae dan Rosario3 beserta Radio Catalonia menjadi sumber awal yang mengutip perkembangan tersebut. Bagi banyak penggemar sepak bola di Indonesia, sosok ini sering dikaitkan dengan fondasi karier global sang putra.
Peran Jorge Messi di transfer Barcelona 2000
Pada tahun 2000, Jorge Messi menjadi orang yang menuntaskan kepindahan Lionel yang kala itu baru berusia 13 tahun ke klub Spanyol Barcelona. Langkah itu membuka jalan bagi karier yang kelak membawa Lionel menjadi legenda dunia. Tanpa campur tangan sang ayah, perjalanan Lionel dari Newell’s Old Boys ke panggung Eropa mungkin berbeda.
Newell’s Old Boys dan CONMEBOL langsung menyampaikan belasungkawa. Klub masa kecil Lionel menekankan pentingnya sosok Jorge dalam karier sang bintang. Unggahan klub menyebut ia wafat di Rosario pada Jumat malam, menegaskan ikatan keluarga yang tak terpisahkan dari dunia bola Argentina.
Keluarga Messi minta ruang pribadi dihormati
Sebelum berita duka menyebar luas, keluarga Messi sempat merilis pernyataan bahwa Jorge sedang berjuang masalah kesehatan di bawah pengawasan medis dan pemulihannya terlihat berjalan baik. Mereka menyesalkan spekulasi publik yang muncul dan meminta agar privasi, kerahasiaan, serta ruang pribadi Jorge dan seluruh anggota keluarga dihargai sepenuhnya.
Permintaan itu muncul di tengah rumor yang sempat beredar. Optimaise News mencatat bahwa keluarga menekankan sifat pribadi urusan kesehatan ini. Tidak ada rincian medis lebih lanjut yang dibagikan selain fakta perawatan berbulan-bulan di klinik Rosario.
Lionel Messi hadapi momen sulit di lapangan dan keluarga
Pada Piala Dunia Juni, Lionel Messi terlihat emosional usai mencetak gol melawan Aljazair. Ia mengatakan telah melalui beberapa hari yang sulit, dan menegaskan momen itu sama sekali tak berhubungan dengan sepak bola. Peristiwa tersebut kini terbaca sebagai indikasi beban pribadi yang sedang dihadapi.
Lionel sempat melewatkan laga All-Star Game Major League Soccer di akhir Juli demi mendampingi ayahnya. Beberapa hari kemudian ia kembali ke Inter Miami. Keputusan itu menunjukkan prioritas keluarga di atas jadwal kompetisi.
Bagi pembaca Indonesia, terutama pengusaha kecil yang mengikuti kisah Lionel sebagai inspirasi kerja keras, kepergian Jorge Messi menjadi pengingat bahwa di balik prestasi besar selalu ada sosok yang bekerja diam-diam. Optimaise News merangkum rangkaian fakta multi-sumber tanpa spekulasi agar informasi tetap akurat dan menghormati privasi keluarga.
Kabar meninggalnya Jorge Messi menutup satu bab penting dalam narasi keluarga Messi. Dari transfer ke Barcelona hingga dukungan di masa-masa sulit, ia meninggalkan jejak yang terus dirasakan di lapangan hijau maupun di luarnya. Penggemar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, kini turut berduka sambil mengingat kontribusi diam-diam sang ayah.







