Jakarta, Optimaise News – Laga persahabatan di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, Minggu 9 Agustus 2026, berakhir dingin di atas kertas tapi memanas di lapangan. Johor Darul Ta’zim FC menahan imbang Chelsea 3-3, lalu menjadi sorotan karena gaya main keras, kericuhan di lorong, dan kecaman warganet Malaysia yang merasa malu.
Inti artikel
- Laga persahabatan di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, Minggu 9 Agustus 2026, berakhir dingin di atas kertas tapi memanas di lapangan
- Pemain The Blues kerap terpancing karena tuan rumah bermain agresif
- Bek Tosin Adarabioyo sempat marah dan mendorong lawan usai rekannya dilanggar
Dalam rangkuman Optimaise News, drama enam gol, dua penalti Liam Delap, gol bunuh diri menit 89, serta adu mulut pasca laga mengubah uji coba pramusim menjadi catatan sportivitas yang ramai dibahas di media sosial.
Momen buruk di lapangan dan lorong stadion
Pemain The Blues kerap terpancing karena tuan rumah bermain agresif. Bek Tosin Adarabioyo sempat marah dan mendorong lawan usai rekannya dilanggar. Striker Nicolas Jackson juga terlihat bersitegang di lapangan.
Usai pluit panjang, ketegangan berlanjut ke lorong. Klip media sosial menampilkan pemain kedua tim saling adu mulut hingga suasana memanas. Video itu cepat menyebar dan memicu gelombang komentar negatif terhadap perilaku di laga yang seharusnya formalitas pramusim.
Bagi pembaca di Indonesia yang mengikuti tur Asia Chelsea, momen ini menonjol bukan karena skor semata, melainkan karena suasana persahabatan yang retak di depan pendukung tuan rumah.
JDT unggul, Delap balas, skor 3-3 di menit akhir

Pertandingan johor darul ta’zim fc dibuka dengan keunggulan tuan rumah. Arif Aiman menyelesaikan umpan silang Marcos Guilherme di menit ke-14. Chelsea menyamakan lewat penalti Liam Delap di menit 42 setelah kontroversi di kotak penalti.
Babak kedua lebih liar. Delap lagi-lagi mencetak gol dari titik putih di menit 62 usai pelanggaran terhadap Jamie Gittens. Oscar Arribas menjawab di menit 65 lewat tendangan bebas yang berubah arah setelah mengenai lawan. Bergson kemudian membawa JDT unggul 3-2 lewat tembakan jarak jauh sekitar menit 86-87.
Chelsea lolos dari kekalahan di menit 89. Umpan silang Mykhailo Mudryk berujung gol bunuh diri bek tuan rumah Cristobal Marquez. Sekitar 28.741 penonton menyaksikan penutup tur Asia-Australia The Blues itu.
Susunan tuan rumah mengandalkan Arribas, Aiman, dan Guilherme di lini kreatif. Chelsea menurunkan rotasi berbeda dari kemenangan 3-0 atas AC Milan di Jakarta sehari sebelumnya, dengan nama seperti Tosin, Delap, Jackson, dan kiper yang diganti di babak kedua.
Detail dugaan pelanggaran kontrak yang jadi sorotan
Selain ribut visual, laporan terkait laga menyebut catatan pelanggaran tuan rumah lebih banyak: 19 pelanggaran dilawan 15 dari Chelsea. Ada momen tekel yang menjatuhkan Delap dan kontak kepala yang melibatkan pemain JDT terhadap Dario Essugo.
Menurut ringkasan sumber yang dihimpun Optimaise News, kedua sisi sempat menyepakati adu penalti jika skor tetap imbang sampai akhir. Namun, skuad tuan rumah langsung meninggalkan lapangan tanpa menjalani skenario itu. Klaim ini memperkuat narasi kurangnya kesepakatan profesional di laga uji coba johor darul ta’zim fc football melawan raksasa Liga Inggris.
Bagi publik, kombinasi main kasar, adu mulut di tunnel, dan pengingkaran janji prosedural menjelma menjadi satu cerita: uji coba yang gagal menjaga standar sportivitas meski skor imbang pantas di apresiasi secara teknis.
Analisis dampak viral di media sosial Malaysia
Reaksi warganet Malaysia dominan marah dan malu. Banyak yang menegaskan ini hanya laga persahabatan, sehingga kekerasan dan kericuhan dianggap berlebihan. Ada yang menyindir tuan rumah sebagai juara lokal yang tidak menunjukkan rasa hormat kepada tamu Eropa.
Kutipan yang beredar menekan sportivitas. “Ini cuma persahabatan, untuk apa sampai ribut-ribut?” tulis seorang netizen. Lainnya menyebut rasa malu sebagai warga Malaysia dan menuduh sumpah sportivitas kosong karena set adegan diisi banyak pemain impor.
Kritik lain mengarah ke kesan “ingin membunuh” di laga ramah tamah. Perdebatan itu memperluas istilah klasemen johor darul ta’zim fc di percakapan online dari prestasi domestik ke reputasi internasional yang retak dalam satu malam.
Nilai tambah di sini bukan hanya skandal viral, melainkan citra pembinaan: tuan rumah yang ingin tampil gagah di depan raksasa justru meninggalkan kesan tak profesional di mata audiens global dan netizen sendiri.
Lanjutan tur pramusim Chelsea: Real Sociedad di depan mata
Bagi Chelsea, laga ini menutup tur Australia dan Asia. Pelatih Xabi Alonso memutar banyak johor darul ta zim fc pemain lawan dan rotasi sendiri setelah laga padat di Jakarta. Beberapa pemain sempat keluar lebih awal karena masalah fisik sebelum atau selama babak pertama.
Skuad The Blues dijadwalkan kembali ke Inggris, memoles formasi di Cobham, lalu menghadapi Real Sociedad di Stamford Bridge pada 15 Agustus 2026 sebagai penutup pramusim di kandang. Hasil 3-3 di Johor menjadi data evaluasi, bukan piala, sebelum kompetisi resmi.
Sementara itu, pertandingan johor darul ta’zim fc lawan Chelsea tetap menjadi rujukan fans ASEAN: skor imbang bersejarah di lapangan, tetapi catatan ethik di luar skor yang lebih lama beredar di linimasa.







