Pontianak, Optimaise News – Pelatih baru Newcastle United, Matthias Jaissle, mengincar dua kemenangan beruntun setelah debut positif melawan Valencia. Dia akan berhadapan dengan Everton dalam pertandingan persahabatan pramusim di Scottish Gas Murrayfield, Edinburgh, Rabu 12 Agustus 2026 pukul 23.15 WIB.
Inti artikel
- Pelatih baru Newcastle United, Matthias Jaissle, mengincar dua kemenangan beruntun setelah debut positif melawan Valencia
- Laga ini bagian penting persiapan kedua klub menuju Premier League 2026/2027
- Newcastle membawa modal kemenangan 2-1 atas Valencia, sementara Everton berusaha bangkit setelah kalah 1-3 dari Stuttgart
Laga ini bagian penting persiapan kedua klub menuju Premier League 2026/2027. Newcastle membawa modal kemenangan 2-1 atas Valencia, sementara Everton berusaha bangkit setelah kalah 1-3 dari Stuttgart. Optimaise News merangkum fakta pramusim, head-to-head, dan faktor yang membuat duel ini seimbang.
Perjalanan Awal Jaissle di Newcastle Setelah Transisi Besar
Matthias Jaissle baru saja mengambil alih Newcastle usai periode transisi besar. Klub kehilangan Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, dan Anthony Gordon. Debutnya di Mestalla berakhir positif lewat kemenangan 2-1 atas Valencia, dengan Yoane Wissa mencetak dua gol.
Dalam konferensi pers di St James’ Park, Jaissle mengakui tim masih dalam masa adaptasi. Dia menekankan fokus pada pekerjaan yang bisa dikendalikan. “Kami ingin berkembang dan membaik dalam waktu yang singkat, serta menggunakan setiap menit setiap hari,” kata Jaissle seperti dikutip situs resmi Newcastle United.
Identitas yang dia bangun jelas: permainan agresif, intens, berorientasi menyerang, dan pressing tinggi. “Berani mengambil inisiatif, intens, agresif, dan tentu saja sukses,” ujarnya. Newcastle masih punya opsi serang seperti Wissa, Anthony Elanga (meski absen vs Valencia), Harvey Barnes, dan Nick Woltemade. Namun lini tengah masih dibangun ulang lewat Joelinton, Aladji Bamba, Jacob Ramsey, dan pemain muda.
Persiapan Everton di Era Baru vs Momentum Magpies
Everton di bawah David Moyes menjalani rangkaian pramusim yang lebih panjang. Mereka menang 4-0 atas Dundee, imbang 0-0 dengan Bolton, menang 1-0 lawan Stoke, kalahkan Hamburg 2-1, lalu kalah 1-3 dari Stuttgart. Total delapan gol dicetak dan empat kebobolan, dengan tiga kemenangan dari lima laga.
Moyes mempertahankan gaya klasik: formasi rapat, duel keras di lini tengah, dan transisi cepat. Opsi serang mencakup Tyler Dibling, Charly Alcaraz, Kiernan Dewsbury-Hall, dan Thierno Barry. Kekuatan lain ada di duel udara lewat Jarrad Branthwaite, Michael Keane, dan Barry. Kekalahan dari Stuttgart menunjukkan pertahanan bisa goyah jika lawan mempercepat bola lewat lini tengah.
Newcastle memiliki keunggulan kecepatan individu, sementara Everton unggul organisasi dan konsistensi. Kedua manajer diperkirakan banyak merotasi pemain di babak kedua karena status laga persahabatan. Newcastle masih punya dua ujian lagi melawan Bayer Leverkusen dan Strasbourg, Everton akan jumpa Lille sebelum kompetisi resmi.
Analisis Head-to-Head yang Unggulkan Toffees
Rekor lima pertemuan terakhir di Premier League menguntungkan Everton. The Toffees menang dua kali, imbang dua kali, dan hanya kalah sekali. Yang paling segar adalah kemenangan 3-2 di St James’ Park pada 28 Februari 2026, di mana Thierno Barry mencetak gol penentu di menit-menit akhir setelah Jacob Murphy sempat menyamakan skor.
Sebelumnya Newcastle menang telak 4-1 di markas Everton pada November 2025. Enam gol The Magpies dan empat gol The Toffees dari dua duel terakhir itu menandakan laga sering terbuka. Secara keseluruhan Everton tak terkalahkan dalam empat dari lima pertemuan terakhir, memberi kepercayaan diri tambahan bagi skuad Moyes yang relatif lebih stabil.
Faktor Kunci untuk Prediksi Pertandingan di Murrayfield
Lokasi netral di Scottish Gas Murrayfield, Edinburgh, membuat kedua sisi bebas bereksperimen. Prediksi formasi Newcastle 4-3-3 sering disebut dengan opsi Martin Dúbravka atau Horníček di gawang, botman-thiaw di tengah, plus Miley-Ramsey-Joelinton di gelandang, dan Wissa-Osula di depan. Everton diproyeksikan 4-5-1: Pickford; O’Brien, Branthwaite, Keane, Mykolenko; Hackney, Röhl, Dewsbury-Hall, Dibling, Alcaraz; Barry.
Faktor penentu termasuk kemampuan Newcastle menambal kekosongan gelandang bertahan berpengalaman dan konsistensi Everton menjaga struktur sepanjang 90 menit. Wissa sedang dalam performa bagus, sementara rotasi dan status pemain baru membuat prediksi skor 1-1 masuk akal. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, laga diperkirakan ketat meski modal psikologis Jaissle dari Valencia sedikit lebih kuat.
Bagi penggemar di Indonesia, duel ini jadi cerminan transisi kedua klub menjelang musim Premier League 2026/27. Identitas pressing tinggi Jaissle berbeda dari era sebelumnya, dan dampak kepergian bintang di lini tengah Magpies bisa dieksploitasi pressing Everton.
Streaming Vidio dan Potensi Gol di Laga Pramusim
Siaran langsung Everton vs Newcastle tersedia lewat platform Vidio sebagai Pre-season Friendly Match 12 Agustus 2026, termasuk opsi highlight dan full match. Kick-off setara 17.15 waktu Inggris. Banyak pergantian pemain di babak kedua berpotensi membuka celah, sehingga peluang gol dari bola mati Everton atau serangan cepat Newcastle tetap terbuka.
Kedua pelatih bisa mengistirahatkan pemain kunci di tengah laga. Momentum Wissa dan ancaman transisi The Toffees jadi sorotan utama. Laga pramusim ini lebih soal uji coba taktik daripada hasil final, tapi tetap menjadi barometer kesiapan menjelang kompetisi resmi.







